Cari Blog Ini

Senin, 31 Mei 2021

Kata Mutiara

 #KataMutiaraku

Tema Mentari



"Selama mentari masih bersinar disitu terbentang sejuta harapan, sambut hari baru dengan harapan baru tetap tersenyumlah "


#Day12AiseiWritingChallenge
Gunungkidul, 31 Mei 2021


Minggu, 30 Mei 2021

Pesonanya

Sedikit sunyi malam
Dalam bungkus temaram
Sibaklah mega mega berarak
Agar aku ditemani sang rembulan perak
Dan kuuntai bayangmu
Di selaput rindu dan khayalku
Di bawah garis garis sinar rembulanku
Kan kupagurkan belai lamunan
Temani aku rembulan dalam rengkuhan hati

Tersungkur dalam sujud malamku
Kusebut namamu dalam doa
Sembari berharap kan ada temu
Tuk bisa gugurkan rindu

Menyatu dalam dekapan asa
Agar senantiasa terjaga
Segala hal yang di rasa
Selamatkan jiwa dan raga

Bersyukur atas segala karunia-Nya
Bulan telah hadirkan pesonanya
Agar tak lupa pada sang pencipta
Sang pemberi rasa cinta

#ceritamalamku
Gunungkidul, 30 Mei 2021




Jumat, 28 Mei 2021

Kau Diam, Akupun Membisu


 Kau Diam,  Akupun Membisu



Event Kelas Cerpen

#WCS_EVENT CERPEN_01WCS_WCS70_Atik Suripto

Kau Diam, Akupun Membisu

Senja...  Di balik tabir surya tenggelam, mengerucut menghilang berganti peraduan. Hening, jingga kemerah merahan yang mewakili rasa sendu. Aku mengeja sebuah pilu yang selalu menghampiri di kala senja, warna itu yang memberi rasa rindu teramat dalam. 

Ku melihat kau beranjak pergi tinggalkanku, bukan bukan untuk pergi tak kembali. Kau hanya pergi tuk tunaikan tugasmu,  namun kenapa aku merasa kau akan meninggalkanku.  Waktu serasa cepat berlalu dan tanpa aku sadari hari telah senja. Bersamamu selalu mampu mengukir indah deretan kisah hingga detik waktu terasa berjalan begitu cepat. 

Kau  katakan "Jangan sedih aku akan kembali, seperti senja itu esok pasti kan kita jumpai senja lagi tuk dapat kita nikmati". 

Bibirku seperti terkunci aku hanya bisa katakan " Hati-hati jaga hati dan diri baik-baik disana.  Aku akan selalu menuggu". Tak kuasa aku menahan butiran bening jatuh di pipiku, hangatnya buatku semkin pilu.  "Hai.. Jangan  cengeng,  katamu padaku. Aku menutup wajah dengan tanganku.  Berharap dia tak lagi melihatku menangis. 

" Kamu yaqin kan dengan mimpi kita?  Kembali kau bertanya tentang itu. 

"Kamu harus kuat harus sabar dengan semua ini,  tunggu waktu yang akan menyatukan kita",  bujukmu dengan sabar.  

Aku semakin terisak,  aku coba membuka tangan yang menutupi wajahku,  berusaha berikan senyumku untuknya. "Iya aku masih sangat yaqin,  aku ga boleh cengeng aku harus kuat dan aku harus sabar", ucapku pelan.

Kau  diam, akupun membisu. Hanya tatapan mata wakili segala rasa yang tersimpan dalam dada yang tak mampu tuk terucap.  Ya dari tatapan mata itu aku begitu yaqin akan ketulusanmu, aku yaqin denganmu aku nyaman bersamamu. 

Waktupun berlalu, kau juga belum kembali. Siang malam hanya doa yang kupanjatkan Tuhan lindungila dia yang kusayangi, satukanlah hati kami berdua selamanya.

Aku seperti diruang hampa yang sepi. Dengan tangisku yang tak terhenti, memandang langit-langit kamar. Dan ternyata aku pun sendiri di tempat ini,  hanya di temani bayangmu yang selalu menari-nari di pelupuk mataku.  Ku menunggu hadirmu dengan membawa sejuta mimpi kita. Banyak godaan yang kita hadapi. Mendoakanmu dapat tenangkan jiwaku. Dan melihatmu dari jauh itu yang hanya bisa kulakukan sebagai pengobat rinduku. 

Derrt derrt... suara getar ponselku terdengar. Aku liat satu nomor mengirim pesan. Benar adanya kau datang saat hatiku benar-benar inginkan dirimu. Setelah sekian waktu kau tidak bisa tuk temui diriku karena kesibukanmu. Hampir saja aku menyerah menunggumu, namun perasaan yaqin akan janjimu akan  datang dan menemuiku untuk mimpi kita yang membuatku sabar menunggu.

[Assalamu’alaikum, apa kabar?, sapamu dalam chat itu.]

[Wa’alaikumsalam, alhamdulilah baik", jawabku.]

Terasa hujan di siang yang terik. Kau mampu siram hatiku dengan kesejukan. Kau katakan sesuatu yang selama ini aku nantikan.

[Aku telah selesaikan proyekku di kantor, dan alhamdulilah aku di beri ijin untuk libur dan sekalian ambil cuti, aku akan pulang  selama delapan hari. Waktu yang ada akan aku gunakan untuk melamarmu.] Kau ungkapkan panjang lebar keinginamu tanpa sedikitpun kau memberi waktu untuk ku mengatakan sesuatu, hingga akhirnya aku bisa katakan padamu bahwa aku akan terima dengan senang hati.

 Hari yang di nanti tiba dan kami akan mewujudkan mimpi kami. 


Gunungkidul, 29 Mei 2021



Kamis, 27 Mei 2021

Kata Mutiaraku

 #KataMutiarakuHariIni

Tema Perjuangan



"Kebahagiaan bukan hadiah dari langit melainkan sebuah perjuangan yang harus kita perjuangkan oleh kita sendiri dan setiap perjuangan rasa sakit itu pasti ada maka tetaplah bertahan terus berjuang dan selalu mohonlah kekuatan pada Tuhan"



#Day11AiseiWritingChallenge
Gunungkidul, 28 Mei 2021


Rabu, 26 Mei 2021

Kata Mutiaraku

 #KataMutiaraku

Tema Kesuksesan







" Mulailah dan lakukan serta berkomitmen pada apa yang kita lakukan maka rencana kita akan sukses"



#Day10AiseiWritingChallenge

#kataMutiarakuHariIni

Gunungkidul, 26 Mei 2021

Flush

 

#Tugas_Petama

WCS_KLS_CERPEN_Atik Suripto

WCS70

-Suntinglah naskah di bawah ini

 

Flush

 

“September ceria.. September ceria..”, merdu suara Vina Panduwinata mengiringi Minggu pagi ku yang riang.

Bagaimana tidak, dibulan September ini, aku akan pergi keluar negeri! Akhirnya, apa yang aku impikan sejak bertahun-tahun lamanya akan segera terwujud, tepat tiga hari dari sekarang.

“Ma...! kacamata hitam punya dede dimana yaa?”, teriakku. Wah aku sibuk sekali beberapa hari ini, pokoknya akan kupastikan perjalanan ini sempurna dan dipenuhi kisah luar biasa untuk ku tulis di website pribadiku.

Tujuh September, akhirnya hari ini datang juga. Berbekal koper ukuran kabin dan carrier 60 L, aku siap menjelajah Istanbul!

Deru jantungku berpacu, perjalanan berjam-jam menuju Doha untuk transit menjadi tak terasa. Aku sangat excited menonton di atas pesawat, duh, maklum saja, ini penerbangan pertamaku.

Akhirnya, pesawatpun mendarat di bandara Hamad International Airport, Doha, tepatnya di negara Qatar yang kaya akan minyak itu. Dengan menggeret koper merah ku, lengkap dengan pakaian casual dan kacamata hitam kebangganku aku berjalan menuju terminal transit untuk menunggu penerbangan berikutnya ke Istanbul, Turki. Tapi.. ups, perutku berkontraksi, sepertinya ini gara-gara aku yang terlalu banyak makan di pesawat tadi. Dengan langkah setengah berlari, aku hampiri petugas bandara.

“Excuse me sir, do you know where the toilet is?” tanyaku dengan terburu-buru pada petugas bandara, perutku sudah tidak dapat menunggu lebih lama lagi.

Setelah mendapatkan jawaban tentang dimana toilet berada, aku pun segera menuju toilet dengan setengah panik.

Tapi, masalah menghampiri lagi. Ini… kok toilet ini tak ada tombol flush ya? Setengah panik aku meraba-raba dinding-dinding toilet, barangkali ada tombol tersembunyi. Lima belas menit aku berusaha, tetap saja tombol flush itu tidak menampakkan diri.

Akupun berdiri, bangkit mengambil tissue di pojok toilet. “Srrrr” bunyi flush toilet terdengar. Oh my god, ternyata seluruh toilet di bandara ini memiliki flush otomatis. Baiklah, saatnya aku menertawakan diri sendiri.

-Gunungkidul, 260521- Bersama Sokoomah

Selasa, 25 Mei 2021

Mengenal Cerpen


*MENGENAL CERITA PENDEK (CERPEN)*
Alhamdulilah bersyukur atas segala rahmatNya, Allah telah berikan nikmat sehat dan kesempatan hingga malam ini aku masih bisa mengikuti  writer class school, walau diawal aku merasa minder karena peserta di class ini adalah peserta muda-muda yang kebanyakan masih usia SMA. Semangat belajar telah mengalahkan segala rasa minderku,  walau di usia hampir kepala empat aku tetap mengikuti class ini. Berharap di class ini aku mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk mencapai apa yang aku impikan.  Inilah mateti pada malam ini yaitu mengenal cerpen. 

Menulis cerpen sama halnya dengan menulis cerita pada umumnya, hanya saja ada beberapa penekanan dalam gaya tulisnya, termasuk penekanan narasinya. Pasti kalian sudah bisa menjabarkan apa itu *CERPEN*.

Cerita Pendek atau cerpen merupakan karangan pendek yang berbentuk prosa naratif fiktif yang dapat dibaca sekali duduk. Jumlah kata di dalam cerpen relatif sedikit, dengan maksimal 10.000 kata atau kurang dari 10 halaman. 
Cerpen memuat tentang kisah hidup manusia yang diceritakan secara ringkas, cenderung padat, dan langsung pada tujuannya.
Isi cerpen umumnya hanya mengisahkan satu permasalahan yang dialami oleh satu tokoh pada situasi tertentu yang penuh konflik, peristiwa, dan pengalaman.

=> *Ciri-Ciri Cerpen* :

1. Jalan ceritanya lebih pendek dari novel
2. Sebuah cerpen memiliki jumlah kata yang tidak lebih dari 10.000 (10 ribu) kata
3. Biasanya isi cerita cerpen berasal dari kehidupan sehari-hari
4. Tidak menggambarkan semua kisah para tokohnya, hal ini karena dalam cerpen yang digambarkan hanyalah inti sarinya saja.
5. Tokoh yang ada dalam cerpen digambarkan mengalami masalah atau suatu konflik hingga pada tahap penyelesainnya.
6. Memakai kata yang sederhana serta ekonomis dan mudah dikenal pembaca.
7. Kesan yang ditinggalkan dari cerpen tersebut sangat mendalam sehingga pembaca dapat ikut merasakan kisah dari cerita tersebut.
8. Biasanya hanya 1 kejadian saja yang diceritakan.
9. Memiliki alur cerita tunggal dan lurus.
10. Penokohan cerpen sangatlah sederhana, tidak mendalam serta singkat.

=> *Kerangka Struktur Cerita Pendek*

Terdapat 6 (enam) elemen yang membangun suatu cerpen, atau lebih sepesifiknya dikenal dengan struktur cerpen yakni: 
1. Abstrak
Abstrak itu sendiri ialah elemen pertama yang harus berada dalam suatu cerpen. Abstrak sendiri merupakan gambaran yang mengawali suatu cerita dan mempunyai sifat yang opsional.
2. Orientasi
Orientasi mempunyai hubungan dengan waktu, suasana, tempat yang ada pada cerita pendek tersebut. Hal ini lah yang membuat sebuah cerpen semakin menarik karna menggunakan latar belakang yang menarik.
3. Komplikasi
Komplikasi ialah sebuah gambaran bagaimana urutan suatu kejadian yang bisa dihubungkan, dengan bagaimana sebab dan akibat cerita itu dengan karakter dan tokoh yang biasanya terlihat di struktur cerita pendek yang satu ini.
4. Evaluasi
Evaluasi ialah sebuah konflik yang terjadi dan menuju pada sebuah klimaks. Disinilah mulai didapatkan bagaimana penyelesaian dari masalah yang ada pada jalannya cerita cerpen tersebut.
5. Resolusi
Pada bagian elemen ini, pengarang mulai mengemukakan bagaimana solusi dari masalah yang ada atau pada elemen evaluasi yang dilalui oleh para tokoh dalam cerpen tersebut.
6. Koda
Dalam sebuah cerpen, elemen terakhir yang harus ada didalam cerpen ialah koda. Koda disini ialah nilai atau pelajaran apa yang diperoleh dari cerita cerpen ini. Hal ini yang biasanya digunakan sebagai salah satu kesan oleh para pembaca.
Setelah materi selesai ada beberapa pertanyaan dari peserta diantaranya :

Pertanyaan 1.@⁨CaturDewi-ISOKUYOIKI⁩ dan @⁨SENJAMON ( Aku masih bingung di bagian abstrak) 

Agar lebih paham, kita bisa menyederhanakan struktur cerpen.

Namun, untuk Abstrak sendiri, merupakan ringkasan atau inti cerita. Abstrak ini selalu dipaparkan di awal cerita.

Untuk abstrak sendiri sifatnya opsional, artinya boleh ada dan boleh juga tidak.

Sebagai contoh Abstrak, dalam cerpen Ahmad Thohari yang berjudul "Senyum Karyamin"

Mereka tertawa bersama. Mereka, para pengumpul batu itu, memang pandai bergembira dengan cara menertawakan diri mereka sendiri. Dan karyamin tidak ikut tertawa, melainkan cukup tersenyum. Bagi mereka, tawa atau senyum sama-sama sah sebagai perlindungan terakhir. Tawa dan senyum bagi mereka adalah simbol kemenangan terhadap tengkulak, terhadap rendahnya harga batu, atau terhadap licinnya tanjakan. Pagi itu senyum Karyamin pun menjadi tanda kemenangan atas perutnya yang sudah mulai melilit dan matanya yang berkunang-kunang.

Pertanyaan kedua
Pertanyaan @⁨alwaties⁩ 

Cara membuat kesan yang mendalam,
Pertama, kita tentukan dulu emosi inti cerita. Artinya, kita harus paham dan tema yang kita ambil harus disertai oleh pengembangan kontekstual yang bisa diterapkan pada struktur cerpen. 

Kedua, mulai dengan kalimat awal yang menarik. 
Sebagai kalimat pembuka, kita bisa menentukan suasana cerita dari mulai memperkenalkan karakter sekaligus bisa mengambil perhatian pembaca. 

Ketiga, tulislah cerita.
Menulis cerpen itu harus memiliki suasana emosi tunggal dan setiap kalimat yang ditulis harus dibangun menuju emosi yang dimaksud. 

Keempat, cerpen yang dibuat harus memiliki akhir yang kuat. 
Maksudnya, lihatlah kembali konflik yang dituliskan dalam cerita dan bayangkan bagaimana pembaca menginginkan cerita berakhir.

Demikian materi Writer Class School day 1 malam ini,  semoga bermanfaat.
Salam sehat salam literasi tetap semangat untuk terus belajar. 
" Makkin aku banyak membaca,  makin aku banyak berpikir,  makin aku banyak belajar, makin aku aadar bahwa aku tak mengetahui apa-apa.

#Day1WriterClassSchool
Gunungkidul, 25 Mei 2021

Minggu, 23 Mei 2021

Kata Mutiaraku

 #KataMutiara

"Tema Keberanian"




" Beranilah bermimpi dan beranilah mewujudkannya, impian tak kan terwujud tanpa keberanian"



#Day9AiseiWritingChallenge

#KataMutiarakuHariIni

Gunungkidul, 24 Mei 2021

Jumat, 21 Mei 2021

Terimakasih Team Jejak Warna

Terimakasih Team Jejak Warna

Alhamdulilah,  bersyukur untuk semua yang telah kita lakukan setiap hari hal terkecil apapun itu.  Hargai setiap apa yang telah kita lakukan agar kita tetap terus mampu berjalan meraih apa yang telah kita impikan. 

Jejak warna telah membawaku mampu kalahkan tantangan hingga berhasil lewati tantangan 30 hari menulis.  Terimakasih team jejak warna  yang telah mampu membawaku berlatih untuk bisa menuangkan sebuah rasa teruai dalam tulisan yang awalnya hanya mampu terpendam tak bisa terucap akhirnya bersamamu aku bisa. 

Apalah arti sebuah sertifikat namun bagiku itulah sebagai tanda diriku pernah mencoba dan tetap akan terus belajar dan belajar untuk bisa lebih baik lagi dalam menghasilkan sebuah karya.  

#bersyukurbersamajejakwarna
Gunungkidul,  22 Mei 2021

Kamis, 20 Mei 2021

Selamat Idul Fitri


*السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ*

اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللّهُ اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، وَلِلّهِ الْحَمْدِ

Dengan kerendahan hati ijinkan, Kami keluarga SD Karanganyar mengucapkan :

*Selamat  Idul Fitri 1 Syawal 1442 H,*

*Mohon Maaf Lahir Bathin atas segala Kesalahan Kami 

*تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ تَقَبَّلْ ياَ كَرِيْمُ وَجَعَلَنَا اللهُ وَاِيَّاكُمْ مِنَ الْعَاءِدِيْنَ وَالْفَائِزِيْنَ وَالْمَقْبُوْلِيْنَ كُلُّ عاَمٍ وَأَنْتُمْ بِخَيْرٍ*

*“Taqabbalallaahi minnaa wa minkum taqabbal yaa kariim, wa ja’alanaallaahu wa iyyaakum minal ‘aaidin wal faaiziin wal maqbuulin kullu ‘aamin wa antum bi khair.”*

*_Dan semoga الله masih akan mempertemukan kita dengan Ramadhan-Ramadhan berikutnya dalam keadaan Iman, Islam ini serta Sehat  Sejahtera_*

*آمِــــــــــيْنَ آمِــــــــــيْنَآمِــــــــــيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِــــــــــيْنَ*

Salam Hormat Kami  Keluarga besar SD Karanganyar

*وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ اللهوَبَرَكَاتُه*

#Selamat untuk kembali mengikuti pembelajaran daring untuk anak-anakku semoga Allah memudahkan kita dalam belajar hingga bermanfaat untuk dunia dan akhirat. Aamiin

Kata Mutiaraku

 #KataMutiaraku


"Kehidupan seperti gelombang, hadapi sekuat dan sebesar apapun gelombang dengan kekuatan doa, niscaya kita akan baik-baik saja"


#Day8AiseiWritingChallenge
#KataMutiarakuHariIni
Gunungkidul, 20 Mei 2021

Rabu, 19 Mei 2021

Bahagiaku Hari Ini

Bahagiaku Hari Ini

Hari ini adalah hari terakhir libur lebaran tahun 1442 H. Dari pesan WAG SD aku jumpai undangan untuk syawalan dari ibu Kepala Sekolah. Waktu yang tertera dalam undangan pukul 10.30 WIB.  Masih ada waktu untuk aku ikuti acara syawalan juga di lingkungan Kemenag DIY yang di adakan secara virtual. 

Alhamdulilah rangkaian acara syawalan virtual dapat aku ikuti dengan lancar walau bisa bergabung dalam room setengah jam setelah acara di buka, namun sedikit ilmu yang aku dapatkan bahwasanya kita hidup selalu membutuhkan orang lain dan dalam bersosialisasi tentu kita pernah berbuat salah dan khilaf baik yang kita sengaja ataupun tidak. Untuk itu di moment lebaran ini mari saling memaafkan sucikan hati  perbaiki diri untuk tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama.  Ciptakan suasana damai dimana kita berada. Tebar kebaikan niscaya kita kan dapatkan kebahagian. Bersyukur dan bersyukur atas segala yang Allah berikan pada kita. 

Tepat pukul 10.30 acara syawalan kemenag DIY selesai,  aku langsung leave dari room dan segera pergi untuk penuhi undangan Ibu Kepala Sekolah  di "kampung emas". Dari namanya mungkin kita berpikir disitu banyak emas yang menghiasi kampung tersebut ya.. Hehe..  Ya benar sekali. Disana kita bisa melihat hamparan sawah yang hijau dan saat musim panen tiba hamparan hijau itu berubah menjadi kuning seperti emas. 
Acara segera dimulai saat anggota keluarga SD Karanganyar telah berkumpul.  Salah satu dari kami membuka acara dan langsung untuk menyampaikan sepatah kata untuk ibu Kepala sekolah. Ibu kepala sekolah langsung menanggapi.  Kami saling memaafkan dan berharap hubungan silaturahmi keluarga SD Karanganyar baik guru ataupun karyawan bisa tetap terjalin dengan baik sampai kapanpun. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya tiap acara syawalan kami saling bersalaman, namun dua tahun terakhir  ini kami cukup dengan ucapan tanpa perlu bersalaman. 

Alhamdulilah rangkaian acara telah selesai dan setelah makan siang kani pun melaksanakan salat duhur kemudian di lanjutkan bincang-bincang sebentar dan kami pun saling berpamitan.  
Aura kebahagian terpancar pada wajah keluarga SD Karanganyar.  Bersyukur Allah karuniakan kesehatan kepada kami walau ada di antara guru di SD kami terpapar corona beberapa waktu lalu.  Alhamdulilah hari ini di berikan kesembuhan dan bisa berkumpul bersama lagi. 

Perjalanan pulang dari kampung emas berjalan lancar. Sesampainya di rumah si kecil langsung menghampiri dan sampaikan paket dari Aisei dan juga dari bu kanjeng buku antologi puisi kartini.  
Waaw betapa hati sangat bersyukur atas segalah limpahan rahmat Allah hari ini.  Syukurku hari ini kehadirat ilahi rabbi membuatku bertambah bahagia.  Semoga Allah selalu anugrahkan rasa syukur dalam diri ini hingga aku selalu dapat rasakan kebahagiaan. Aamiin. 

Tak lupa di setiap moment bahagia yang kita rasa kita harus sadar bahwa ada sebagian saudara-saudara kita yang merasakan sakit dan pedih. Untuk itu di tengah bahagia yang kita rasa kita tidak boleh berlebihan dalam kesenangan kirim doa terbaik untuk mereka   saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Semoga mereka terbebas dari rasa duka yang menghimpit jiwa. Karena sesungguhnya kebahagiaan kita adalah bisa melihat saudara kita juga merasakan kebahagiaan.  
Terimakasih,  salam sehat salam literasi tetap semangat dan terus berkarya. 


#ceritakuhariini
#bersyukur
Gunungkidul,  19 Mei 2021

Selasa, 18 Mei 2021

Kata Mutiaraku

 #KataMutiaraku

Tema Harapan




"Harapan adalah kekuatan untuk kita  tetap mampu melangkah walau dalam keadaan menyesakkan"


#Day7AiseiWritingChallenge

#KataMutiarakuHariIni

Gunungkidul, 18 Mei 2021

Senin, 17 Mei 2021

Selamat Hari Buku Nasional

Selamat Hari Buku Nasional

Sinar hangat mentari pagi ini menghangatkan tubuhku. Sembari aku lihat tanaman dan bunga-bunga yang bermekaran di taman depan rumah. Seolah mengajakku semangat tuk memulai hari baru.  Tetesan embun pagi menyejukkan mampu membuat hatiku semakin damai dengan rasa syukur yang teramat dalam. 

Bersyukur pagi ini Allah masih memberikan berjuta nikmat untukku. Betapa besar kasih sayang Allah tercurah untukku.  Dan nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan. 

Tanggal 17 Mei di peringati sebagai hari buku nasional. Alhamdulilah di hari buku nasional tahun ini aku bisa berikan sesuatu sebagai bukti bahwa aku mencintai buku.  Ya.. Tahun ini buku solo perdanaku telah berhasil aku selesaikan. Beberapa buku antologi juga ada dalam pelukan.  Sedikit bisa menorehkan hasil dari usahaku untuk menumbuhkan budaya literasi di lingkungan sekitarku,  berharap bisa merambah ke seluruh nusantara.  
Buku adalah sumber ilmu buku adalah jembatan tuk kita bisa mengenal dunia dengan membaca buku, kita bisa tau berbagai ilmu yang tentu bermanfaat untuk kehidupan kita.  Mulai dari diri kita, anak kita dan orang-orang di sekitar kita mari kita cintai buku tumbuhkan budaya membaca buku sejak dini. 

#SelamatHariBukuNasional
#TulisyangAndaLakukan,LakukanyangAndaTulis

Minggu, 16 Mei 2021

Impian

 

Impian



Bicara soal impian rasanya kita akan lebih bersemangat, setiap orang pasti punya impian dan impian adalah sesuatu yang bisa buat kita lebih semangat dalam jalani hidup. Ya.. hidup tak pernah mudah bagi mereka yang bermimpi. Waktu yang ada ia gunakan untuk selalu bisa meniti satu demi satu langkah untuk meraih mimpinya. Waktu yang ada tak kan mereka buang sia-sia hanya untuk mengurusi sesuatu yang tidak penting. Waktu adalah tangga untuk mereka gunakan meraih mimpinya. Jadi sayang jika waktu yang ada hanya untuk hal yang kurang penting. Jangan buang waktu yang ada, waktu tak kan bisa kembali dan jangan biarkan waktu membuat kita menyesal untuk hari esok.

Kejar impianmu, yaqinlah bahwa impianmu kan jadi nyata, lalu bagimana kita harus bisa mengejar impian kita? satu yang pasti  kita harus punya keberanian untuk mengejarnya. Jangan menyerah teruslah berusaha dan jangan lupa sertakan Allah selalu dalam setiap harimu tuk mengejar impian.

Kita tunggu hari dimana kita kan dapati impian kita dalam genggaman kita. Kita butuh waktu tuk berproses meraih impian kita. Kesabaran, keuletan dan kerja keras dan teruslah berjuang. Selama mentari masih bersinar disitulah kita harus yaqin kita kan dapat raih semua mimpi kita.

Kita tunggu waktu kan menjawab semuanya. Senyum indah selalu menemani hari-hari kita, impian kita dan kebahagiaan kita. Aamiin

Gunungkidul, 16 Mei 2021

Kata mutiaraku

 #katamutiaraku

Tema impian



"Impian kita bisa jadi nyata jika kita punya keberanian untuk mengejarnya"


#Day6AiseiWritingChallenge
#Katamutiara
Gunungkidul, 16 Mei 2021

Sabtu, 15 Mei 2021

Maaf

 

Maaf



 

Takbir berkumandang bersaut-sautan menggema di seluruh alam raya, memahabesarkan Allah atas segala karunia-Nya. Sebulan penuh kita belajar untuk bersabar menahan haus, lapar dan juga amarah. Berusaha melaksanakan amalan-amalan  di bulan suci Ramadhan dengan semaximal mungkin. Sayang jika bulan yang berlimpah berkah dan pahala dilipat gandakan ini namun kita hanya melakukan ibadah dengan seperlunya.

 

Berharap amalan-amalan yang kita lakukan diterima Allah dan tetap kita pertahankan untuk di laksanakan pada bulan-bulan setelahnya. Sudah berusaha dengan sebaik mungkin untuk tetap bisa jaga hati jaga lisan agar tidak menyakiti hati orang lain namun tentu saja kita tak luput dari kesalahan. Sebagimana manusia pada umumnya akupun juga tak luput dari salah dan khilaf. Untuk itu dalam moment lebaran ini kata "maaf" itulah yang paling tepat kita sampaikan kepada orang lain. Berharap setelah kita meminta maaf dan memberi maaf maka kita kan kembali pada kesucian hati untuk meraih ridho ilahi.

 

Meminta maaf dan memberi maaf adalah hal terbaik yang harus kita lakukan. Meminta maaf adalah suatu kebesaran hati sedangkan memaafkan adalah kemulian. Pemberian maaf bukan hanya sekedar dalam lisan saja melainkan  dari hati yang selaras dengan perubahan sikap terhadap orang yang meminta maaf. Untuk itu mari kita raih kemuliaan itu dengan iklas memberi maaf.

 

Betapa dunia kan terasa indah dan damai jika kita semua bisa membuang ego, berbesar hati untuk minta maaf dan iklas memberikan maaf pada orang lain. Raih hati nan suci di hari yang fitri dengan berbesar hati untuk mewujutkan kedamaian, kemuliaan dengan meminta maaf dan memberi maaf.

 

Salam sehat, salam literasi, salam idul fitri, raih kemengan dengan saling memafkan.

 #gematakbirmasihterasa


Jumat, 14 Mei 2021

Kata Mutiaraku

 #KataMutiaraku

Tema Maaf




"Pemberian maaf bukan hanya sekedar dalam lisan melainkan dari hati yang selaras dengan perubahan sikap terhadap orang yang meminta maaf"



#Day5MutiaraKata

#AiseiWritingChallenge

Gunungkidul, 14 Mei 2021

Rabu, 12 Mei 2021

Kata Mutiaraku

 KataMutiaraku

AiseiWritingClub


Tema Sahabat

"Sahabat adalah ada dan tiada kehadirannya dapat dirasakan, selalu berbagi susah dan senang"


#Day4AiseiWritingChallenge

#MutiaraKata

Gunungkidul, 12 Mei 2021


Tinggal Tangisan

 

Tinggal Tangisan


Senja terakhir di bulan Ramadhan 1442 H, ku berjalan telusuri jalan setapak menuju pemakaman di desaku. Aku ingin mendoakan ayah, ibu, kakek, nenek dan juga anakku yang tahun 2020 telah Allah ambil untuk kembali kepangkua-Nya. Hal yang sering aku lakukan sebelum tiba bulan suci Ramadhan atau menjelang datang hari raya Idul Fitri. Dalam moment ini aku doakan mereka dengan begitu sedikit rindu dapat terobati. Kutabur bunga kusiram air di atas pusaran mereka berharap mereka bisa melihat dan merasakn kehadiranku. Ya rabb sampaikan salam rinduku untuk mereka. Berikan rahmatMu untuk mereka.

Perlahan aku langkahkan kakiku meninggalkan pemakaman itu, tak terasa air mata jatuh membasahi pipi, tak kuasa aku menahannya ayah ibu aku rindu kalian, aku ingin peluk kalian. Teringat dimana moment lebaran bersama kalian, kubersimpuh mohon maaf dan ridho kalian. Terasa tenang dan damai hatiku tat kala berada dalam pelukmu. Ayah ibu tenanglah disana, maafkan anakmu yang dulu belum bisa buat kalian bahagia.

Kulihat senja di ufuk barat, dari senja aku bisa belajar bahwa keindahan itu hanya sementara tidak ada yang abadi. Indahnya senja akan segera tergantikan dengan gelap malam. Ya rabb bimbing hamba tuk dapat berbuat kebaikan, berlaku rendah hati dan selalu qonaah menerima segala ketetapan-Mu. Ya Rabb bimbing hamba agar hamba tak lupa dan terlena gemerlabnya dunia.

Ya Rabb Ramadhan akan segera pergi meninggalkan kami, ya rabb merasa diri belum seberapa dalam mengamalkan amalan-amalan di bulan Ramadhan tapi kini aku harus berpisah dengannya. Ampuni aku ya Rabb terimalah amal ibadah puasaku, panjangkan umurku agar dapat bertemu Ramadhan tahun depan hingga masih bisa melakukan amalan-amalan di bulan Ramadhan.

Bagaimana mungkin air mata seorang mukmin tidak berlinang kala berpisah dengan bulan Ramadhan, sementara dia tidak mengetahui tersisa dari umurnya untuk kembali bertemu dengannya.

Kutarik nafas panjang dan kubuang pelan seiring lembayung senja yang segera tenggelam. Tangisku kian menghilang dan kan tergantikan seulas senyum mengembang dengan sejuta harap bintang kan bersinar menghiasi gelapnya malam.

Bismilah ya Rabb kumohon kekuatan hanya pada-Mu.

Gunungkidul, 12 Mei 2021

 

Selasa, 11 Mei 2021

Malam Terakhir

Malam Terakhir


Ramadhan

Kan pergi
Tinggalkan kita

Sudahkah isi hari
Dengan sucikan hati
Agar hidup berseri

Mohon ampunan illahi rabbi
Agar diri kembali suci
Basahi lidah dengan zikir
Jadikan sujudmu selalu bersyukur

Bulan Ramadhan akan pergi
Sebulan penuh kita bersamanya
Semoga kan bisa jumpai
Kembali bertemu bulan suci

Semoga kepompong Ramadhan
Menjelma jadi kupu
Indah berwarna warni

Hidupkan malam
Selalu memohon 

Ampunan-Nya

#30Ramadhan
#mohonampunan
Gunungkidul,  12 Mei 2021

Aku Bahagia Mengenalmu

Genap sudah 30 hari aku mengenalmu aku bersamaimu, berjuta rasa hadir dalam hatiku saat ini. Ketika hari ini adalah hari terakhir challenge yang kau berikan.  Rasanya berat tuk tinggalkanmu ingin hati selalu bersamamu saat ini dan nanti sampai aku bisa wujutkan mimpiku. 

Bersamamu aku berusaha tuk kalahkan rasa malas tuk berjuang membagi hati untukmu untuk mimpiku bersamamu.  Dan hari ini tantangan darimu telah kupenuhi. Berharap ini jalan bagiku tuk mewujut mimpiku. Jangan, jangan kau tinggalkan aku bawa aku serta bersamamu menggapai asaku. Aku yaqin bersamamu aku bisa.   

Melalui proses panjang  untuk mencapai hari ini dan itulah kebahagiaan yang kurasa, dimana aku tahu bagaimana berjuang, berproses dan akhirnya berhasil 30 hari menulis menuangkan segenap rasa. 

Terimakasih team jejak warna terimakasih sahabat-sahabatku, bersyukur aku dipertemukan dengan kalian. Aku ingin tetap bersama kalian hari ini esok dan nanti. Akan kita jumpai dimana kita melihat satu sama lain menggapai semua mimpi kita mimpi mulia kita menulis untuk bisa berbagi hal yang bermanfaat, bisa beri inspirasi dan motivasi pada orang lain. 

Sahabat mari kita sambut mentari pagi dengan senyum indah. Tetap  semangat tuk tapaki jalan yang panjang yang tentu berliku,  saling suport saling doa kita tetap saudara. Walau telah berlalu 30 hari challenge jejak warna yang kita lalui namun aku berharap silaturahmi kita tetap terjalin erat. 
Salam sehat, salam literasi tetap semangat dan terus berkarya. 

#Day30JejakwarnaWritingChallenge
#GetCloserToMe
@jejakwarna.Id

Senin, 10 Mei 2021

Menulis Buatku Bahagia

 

Menulis Buatku Bahagia


Waktu begitu cepat berlalu, bersyukur di bulan penuh berkah ini aku masih bisa selesaikan challenge yang aku ikuti di @jejakwarna.id. Terimakasih Mayor Nani yang sudah aku anggab seperti kakak sendiri beliaulah  yang telah mengenalkanku pada @jejakwarna.id. Disini aku bisa menyalurkan hal yang aku sukai akhir-akhir ini. Ya.. menulis, disini setiap hari di suguhkan tema untuk di jadikan tulisan. Tema setiap hari berbeda jadi dari sini aku bisa berlatih untuk mengeluarkan apa yang terpendam dan aku ungkapkan lewat tulisan sederhana.

Walau aku tahu tulisanku mungkin tidak begitu bagus bahkan jauh dari kata sempurna, namun aku tak menyerah aku berusaha untuk bisa kalahkan challenge ini. Selain itu dari menulis aku bisa ungkapkan hal yang tak bisa aku katakan secara langsung dari sana aku merasakan kebahagiaan tersendiri. Menulis bukan hanya buat kita bahagia namun juga buat kita sehat, bagaimana tidak pikiran kita selalu aktif dan di saat itu maka akan muncul seperti maghnet yang akan membawa kita pada sebuah pikiran positif dan jauh dari hal-hal atau pikiran negative yang membuat hati kita sakit. 

Dengan setiap hari menulis maka pikiran kita akan terasah dan kita akan semakin terampil dalam menulis. Tulisan yang kita anggab sampah tapi mungkin  sangat berguna bagi sebagian orang yang membaca. Berharap tulisan sederhanaku ini nantinya bisa bermanfaat untuk diriku dan juga orang lain. Seperti pada event sebelumnya di komunitas lain aku telah berhasil kalahkan rasa malas hingga berhasil kalahkan challenge dengan menulis setiap hari hingga telah terbit buku solo perdanaku. Berharap challenge ini juga bisa aku jadikan buku solo selanjutnya.

Dari menulis kita juga tambah teman dan saudara, mengenal berbagai karakter yang membuat kita semakin memahami akan arti sebuah perbedaan. Kita dalam komunitas ini dengan latar belakang dan usia yang berbaeda dan kebanyakan di komunitas ini masih sangat muda.  Semangat mereka mampu membawa diri ini pada jiwa muda yang begitu meggelora.

Dua puluh sembilan hari telah terlewati dan esok adalah hari terakhir aku ikuti tantangan ini, terimakasih Ya Rabb atas segala karunia sehat yang kau berikan untukku. Terimakasih sahabat mayaku di @jejekwarna.id yang tak pernah lelah untuk baca tulisanku serta beri koment yang membuat diriku bersemangat untuk menyelesaikan challenge ini.

Sukses untuk kita semua, ayo gerakkan literasi yang di canangkan pemerintah agar Indonesia Maju  dan tak tertinggal jauh dari dunia luar. Membaca dan menulis adalah satu paket. Membacalah jika ingin mengenal dunia menulislah jika ingin di kenal dunia. Salam literasi salam sehat tetap semangat dan terus berkarya.

 

#Day29JejakWarnaWritingChallenge

#GetCloserToMe

@jejakwarna.id

Kata Mutiara "Lingkungan"

 #KataMutiaraku

#Tema Lingkungan
"Hijaukan Lingkungan
 Bumi tampak Berseri 
Asri Sepanjang Hari"



#Day3AiseiWritingChallenge
Gunungkidul, 10 Mei 2021

Sabtu, 08 Mei 2021

Bersyukur Untuk Hari Ini

Bersyukur Untuk Hari Ini

Allah SWT menjanjikan pada orang-orang yang bersyukur akan di tambah nikmatnya.  Betapa  Allah begitu baik dan sayang kepada kita. Allah telah memberikan apa yang kita butuhkan, walau terkadang tidak sesuai yang kita harapkan ( berupa kesedihan atau kesenangan) namun itu merupakan cara Allah menyayangi kita. Tidak ada alasan untuk kita tidak mensyukurinya.  Jangan sampai kita tidak bersyukur.  Jangan biarkan kita menjadi orang yang kufur nikmat.
Kadang manusia lupa dengan dua nikmat yang Allah berikan kepada kita yaitu nikmat sehat dan waktu.  Untuk itu dalam kesempatan ini hal yang buatku bersyukur hari ini adalah Allah karuniakan aku nikmat sehat dan waktu.  Allah menjadikanku seorang istri, ibu dan juga seorang guru, dan aku mensyukuri semua itu. 

Dengan sehat aku bisa melakukan segala aktivitasku dengan baik dan lancar. Begitu pula dengan waktu yang Allah berikan untukkku. Aku berusaha memanfaatkan waktu yang Allah berikan dengan sebaik-baiknya.  Apalagi sekarang bulan suci Ramadhan yang Allah akan lipat gandakan segala amal. Sayang jika kita tidak manfaatkan waktu kita.

Semua orang di berikan waktu sehari semalam sama yaitu 24 jam. Namun setiap orang pasti beda dalam menyikapi dan menggunakan waktu yang ada. Banyak orang yang merasa sibuk hingga waktu begitu cepat berlalu hingga tak sempat untuk melakukan kebaikan. Hal itu menjadikanya orang yang rugi.  Dalam Al- Quran pun di jelaskan tentang waktu, jangan sampai kita tergolong orang yang rugi yang menyia-nyiakan waktu. Kecuali orang yang beriman dan beramal solih itulah orang-orang orang yang beruntung.

Bersyukur dengan waktu bisa bertemu dan bergabung di "jejakwarna.Id" di sini aku bisa berlatih untuk menggapai mimpiku. Dengan berlatih menulis setiap hari aku yaqin suatu saat aku akan mampu wujutkan mimpiku. 

Terimakasih ya rabb Kau hadirkan orang-orang yang sudi bersamaiku dan menyayangiku.Terimakasih untuk orang-orang di sekitarku baik yang didepan mata ataupun di dunia maya yang selalu mendukungku mendoakanku dan selalu berikan hal terbaik untukku. Doa terbaik selalu aku panjatkan untuk kalian yang tak dapat aku sebutkan satu persatu.  
Cinta dan kasih sayang kalian sangat berarti untukku, tanpa kalian apalah aku, sosok insan lemah yang kadang untuk sekedar  berdiri saja  tak mampu namun berkat kalian kini aku mampu berjalan dan bahkan berlari. 

#Day28JejakWarnaWritingChallenge
#GetCloserToMe
@jejakwarna.Id

Cita-citaku

 

Cita-citaku


Setiap orang pasti punya mimpi ataupun cita-cita. Begitu pula dengan ku. Hidup di lingkungan dekat pasar membuatku juga bercita-cita ingin menjadi pengusaha sukses yang memiliki toko sendiri dan memiliki beberapa karyawan. Toko yang aku bangun  di daerahku sendiri dan membuka cabang di daerah-daerah lain.

Seiring berjalannya waktu cita-citaku berubah layaknya anak-anak seumuranku waktu itu jika di tanya pingin jadi apa kelak. Mereka banyak yang menjawab, pingin jadi dokter, tantara, pramugari, dosen, arsitek, guru dan lain-lain. Ya kita semua boleh bermimpi dan bercita-cita sah sah saja kok. Jika kita sudah punya mimpi maka kita lebih semangat belajar untuk menggapai mimpi tersebut.

Cita-citakupun berubah ingin jadi guru, karena termotivasi pada guru TK yang saat itu benar-benar membuat diriku kagum. Ibu guru yang ramah cantik dan selalu damai jika aku melihatnya. Sampai-sampai tiap kali bermain bersama teman-teman aku berperan jadi seorang guru dan teman-temanku muritnya. Hal itu di ketahui orang tuaku dan mereka pun mendukungku untuk menjadi guru.

Saat remaja ternyata jiwa guruku sudah terlihat disana, aku sering membantu belajar adek-adek di rumah dan juga saat di masjid aku mengajar TPA setiap ba’da maghrib. Mereka sangat senang jika yang mengajar TPA diriku, akupun juga sangat bahagia bisa membuat mereka bisa membaca Al-Qur’an.

Banyak kesempatan untuk aku berlatih menjadi guru, selain mengajar TPA akupun di minta untuk membimbing pramuka di salah satu SMP di daerahku. Dari sana tentu aku lebih banyak lagi mendapatkan pengalaman. Honor yang aku terima dari membina pramuka tidak seberapa namun ilmu yang aku daptkan sungguh luar biaa. Bersyukur aku dengan hal itu. Seperti Allah telah tunjukkan jalanku untuk menggapi apa yang aku citakan.

Alhamdulilah saat ini apa yang aku cita-citakan benar-benar tercapai. Semoga aku tidak hanya menjadi guru untuk orang lain namun juga bisa jadi guru untuk diriku sendiri, untuk bisa memperbaiki diri dan terus berusaha belajar dan belajar. Tiga tahun terakhir ini ternyata aku punya cita-cita ingin jadi penulis, bukan berarti aku harus meninggalkan cita-citaku yang sudah tercapai. Ternyata cita-citaku saat ini juga masih ada hubungannya dengan  dunia guru.

Ya Rabb bimbing hamba tuk bisa capai mimpiku, tiada niat lain aku ingin bisa lebih bermanfaat untuk orang lain. Inilah cita-citaku. Semoga Allah meridhoi.

Apa cita-citamu saat ini ? Apapun cita-citamu  semoga tercapai dan Allah mudahkan jalan untuk menggapainya. Aamiin

 

#Day27JejakWarnaWritingChallenge

#GetCloserToMe

@jejakwarna.id

Benang Rindu

Benang Rindu Merah senja membawa kisah Pada sebait kata yang menggugah Jiwa meronta karena terpisah Bukan karena tak cinta namun...