Cari Blog Ini

Minggu, 08 Maret 2026

Indah dengan Ahklak

Indah dengan Ahklak

Penulis: Sumarjiyati

Apa yang ada dalam hati akan terlintas dalam pikiran dan apa yang terlintas dalam pikiran akan terwujud dalam perbuatan. Di dalam hati yang baik maka akan tercermin sikap dan perbuatan yang baik pula. Terkadang kita suka berpikir, kok bis ya..sesorang melakukan itu? Kok tega ya.. sederet pertanyaan muncul jika kita tahu ada yang melakukna hal yang tak sewajarnya. 

Jangan heran karena semua perbuatan seseorang itu berawal dari hati dan pikiran masing-masing. Jika kita sibuk dengan pikiran negatif tentang orang lain, maka kapan kita akan sibuk dengan perilaku positif kita sendiri.

Sekarang berhenti untuk memikirkan dan menilai pebuatan orang lain yang tak sesuai dengan apa yang kita pikirkan. Sibukkan diri dengan hal positip dan tunjukkan pada sikap dna perilaku kita yang mulia. Ramadhan bukan tentang.  siapa Yang paling banyak terlihat banyak beribadah tapi tentang siapa yang paling lembut menjaga sikapnya.

Hilangkan sikap merasa diri lebih baik amal ibadahnya dari pada orang lain. Boleh jadi justru karena kita merasa paling baik ibadahnya, justru malah hilang nilai amal kebaikan kita karena diri berbangga hati atau ujub.
Puas Ramadhan mengajarkan kita untuk hidup sederhana dan tidak berlebih-lebihan termasuk dalam hal makan, pakain dan sikap.

Semoga puasa Ramadhan yang kita laksanakan di terima di sisiNya dan berdamapak positif pada diri kita. Salam sehat tetap semangat hingga kita bisa mencapai kemenangan. Aamiin

Day-14
#CHIRA2026

Jumat, 06 Maret 2026

Dekat dengan Al-Quran di Tengah Sibuknya Kehidupan

Dekat dengan Al-Quran di Tengah Sibuknya Kehidupan
Waktu bergulir seperti roda yang begitu cepat, seabrek aktivitas seolah membuat 24 jam waktu yang ada terasa masih kurang. Di awal waktu pagi di waktu sahur sederet agenda sudah tertata rapi. Satu persatu agenda di jalankan. Mulai dari rapikan rumah sebelum meninggalkan rumah untuk bekerja itu adalah hal rutin yang di jalankan, bahkan di luar agenda yang tertera. Rasanya masih mengganjal jika hal itu tidak di lakukan. Setelah subuh pun sebelum beraktivitas lainnya harus kita biasakan untuk membaca Al-Quran. Tidak harus banyak, karena amalan yang di cintai Allah adalah yang konsisten walaupun itu sedikit. Apalagi kita tahu di bulan penuh berkah ini setiap amal kebaikan akan di lipat gandakan pahalanya. Sayang jika kita hanya sekedarnya saja dalam beribadah atau berbuat kebaikan.

Al-Quran sebagai Cahaya kehidupan, dekat dengan Al-Quran akan membawa  kedamaian hati. Seberapun banyak pekerjaan atau sesibuk apapun aktivitas. Kita akan selalu mendapat ketenangan. Allah akan selalu membimbing langkah kita. Di siang hari setelah sebagian agenda telah di jalankan, ada waktu kita untuk istirahat. Tenaga dan pikiran yang kita curahkan harus kita istirahatkan jika ingin kerja kita tetap optimal dan berkah. Jangan memaksa diri untuk semua pekerjaan harus segera kelar. Diri dan tubuh kita butuh ruang dan waktu untuk bisa memulihkan tenaga dan pikiran. Nha bersama Al-Quran kita baca sebentar itu dapat me-refrees diri kita. 

Setelah badan dan pikiran merasa lebih nyaman, kita akan melanjutkan pekerjaan. Badan segar hati riang pekerjaan lancar. MasyaAllah betapa Allah sayang kepada kita yang selalu ingin mendekatNya. Limpahan Rahmad untuk kita manusia yang lemah perlu kita syukuri. Hal yang awalnya menumpuk di pikiran kita satu persatu bisa terurai dengan bimbinganNya. Terimaksih Ya Rabb… atas segala Rahmad dan kasihMu. 

Salam sehat salam Ramadhan selamat menyambut Nuzulul Quran, semoga kita senantiasa dekat dengan Al-Quran sehingga hidup kita  mendapatkan keberkahan hingga kita selamat sampai JannahNya. Aamiin


#CHIRA2026

Kamis, 29 Januari 2026

Siap Diri Menuju Pramuka Garuda

                                                           KARANG PAMITRAN

GERAKAN PRAMUKA KWARTIR RANTING PALIYAN

                                                                 Siap Diri Menuju  Pramuka Garuda




Kamis, 29 Januari 2026 Kwaran Ranting Paliyan melaksanakan kegiatan karang pamitran. Kegiatan ini  mengusung tema “Siap Diri Menuju Pramuka Garuda”. Karang Pamitran di ikuti 40 peserta 20 kamabigus dan 20 pembina  pramuka sekwaran Paliyan. Kegiatan di mulai di mulai pukul 07.30 sampai pukul 14,15 WIB. Acara di buka dengan berdoa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Ketua Kwaran Ranting Paliyan Kak Suradinyanto, S,Pd. MM dalam sambutanya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak serta merta , namun atas inisiatif dari bulan Desember ketika ada kunjungan dari pengurus Kwarcab ke Kwaran Paliyan.

Pramuka Garuda merupakan Impian besar bagi seluruh pengurus dan Pembina Pramuka Kwaran Paliyan. Sebagai bentuk semangat Kwaran paliyan telah membentuk grup menuju Pramuka Garuda. Ka Kwaran Paliyan juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kak Winarto yang telah memotivasi kepada seluruh Pembina dan pengurus Kwaran Paliyan, Ucapan terimaksih kepada seluruh Pembina Pramuka untuk semangatnya mengantarkan anggota baik siaga atau penggalang menuju Pramuka Garuda.

 


Kak Hanafiah selaku Korwil Bidik Kapanewon Paliyan menyampaikan apresiasi kepada Ka Kwaran dan juga para Pembina dan kamabigus  karena telah semangt mengikuti kegiatan Karang Pamitran ini. Hal ini dapat merupak ajang silaturahmi dan untuk mempererat  kekerabatan Pembina pramuka selain itu juga  sebagia wahana untyuk berbagi pengalaman, meningkatkan penmgetahuan, ketrampilan dan kecakapan sehingga para Pembina bisa memberikannya kepada anggota pramuka binaan masing-masing di gudepnya. Sehingga harapannya dapat bermanfaat untuk kegiatan kepramukaan. Yang terepenting juga dapat mengantarkan mencapai pramuka garuda.

 

 Materi pertama di sampaikan oleh Kak Winarto tentang Pencapaian Pramuka Garuda. Dalam materi ini Kak Win menyampaikan terkait dengan apa itu pramuka garuda? Bagaimana kita menyiapkan panggota pramuka sampai mencapai tingkatan tertinggi daalm pramuka yaitu Pramuka Garuda. Beliau juga berpesan untuk jangan pernah lelah berbuat baik. Semangat  dampingi anggota pramukannya hingga sampai pada Pramuka Garuda.

Materi SKU, SKK, SPG di sampaikan oleh narasumber kedua yaitu Kak Tri kundari. Beliau menyampaikan materi sangat berguna untuk bisa menganyarkan anggota ptamuka ke tingkatn tertinggi pramuka yaitu Pamuka garuda.

Angggota pramuka harus menyelesaikan SKU(syarat kecakpan umum dan SKK(syarat kecakapan khusus)  serta SPG (syarat Pramuka Garuda).

Mengapa SKU di gunakan sebagai syarat Pramuka Garuda, karena SKU merupakan kurikukum yang digunakan dalam kepramukaan yang mencakup kompetensi dasar. Ada lima  aspek dalam SKU yaitu Spiritual, Emosional, Sosial, Intelektual dam fisik. Terdapat 100 butir  untuk siaga yaitu siaga mula 34 siaga bantu  33 dan siaga tata 33. Setiap tingkatan di tandai dengan  TKU (Tanda Kecakapan Umum. Berupa satu dua tiga atau janur.

Bagaiman SKU bisa terlampau? Kita harus membuat pemetaan materi agar setiap semester bisa di programkan sehingga semua nbutir dalm SKU bisa terlampaui.

Sebagai Pembina kita harus berkolaborasi dengan wali  karena ada beberapa butir yang bisa terpenuhi jika kita pembina bisa berkolaborasi dangan  wali. Setelah tingakatan dalam siaga terlampaui maka harus ada pelanikan. Ketika ada pelantikan anggota pramuka, maka hal itu dapat memotivasi temannya agar bisa maju . Besar harapan kakak Pembina di Kawaran Paliyan

Selanjutnya  anggota pramuika harus menguasai 5 bidang dalam SKK.

Materi terakhir di sampaikan Kak Iriana terkait dengan materi Penyiapan Portofolio Pramuka

Garuda. Apa saja yang harus di isi dan di lenkapai di portopolio anggota pramuka. Mulai dari kartu anggota, surat keterangan. penomeran suarat serta dokumen-dokumen yang harus di lengkapi.

Alhamdulilah kegiatan Karang Pamitran di kwaran Paliyan berjalan dengan lancar. Semoga materi bermanfaat bagi pembina dan khususnya nanati dapat di terapakn kepada anggota.

Salam pramuka

Gunungkidul, 2026

 

Selasa, 30 Desember 2025

Pada Mentari Tertumpu Harapan

Pada Mentari Tertumpu Harapan
Oleh: Sumarjiyati

Suasana pagi hari Selalu memberikan semangat
Tanda dimulainya hari baru 
Menanti sang  mentari  menyapa
Tangis bayi mungil memecah keheningan
Setelah perjuangn panjang terlewati

Tubuh mungil hadir dalam pelukan 
Berbalut kasih pancarkan kebahagiaan
Sinar itu tak pernah pudar 
Di hujung timur disinggasana kekar
Sang bayunpun terhirup begitu segar 

Mengiringi kaki menapak masa depan
Tertumpu harapan padamu sang pujaan
Jadilah sosok yang menawan
Selalu menebar kebaikan
Tetap rendah hati dalam segala keadaan
Karena semua yang kita punya adalah titipan

Dua puluh dua tahun genap usiamu
Doa terindah mengiringi langkahmu
Tiada yang dapat ibu berikan
Selain cinta dan kasih sayang
Sehat selalu bahagia mentyertaimu


Gunungkidul, 31 Desember 2025

Minggu, 21 Desember 2025

Challenge-Day 10

Calleng grup menulis cerpen: 🌻Hari 10 — Flash Drama

☘️Tugas:
Tulis adegan pertengkaran 5–8 baris. No backstory, langsung konflik.

 Farel (30-an) berdiri di bawah pohon di tepi jalan, memegang kotak kecil berwarna merah wajahnya tegang.
Elsa (25-an) datang dari arah  seberang jalan, tampak marah dan frustrasi.
Farel
Aku butuh jawabmu sekarang, Elsa katakan apa maumu.
Elsa
(Melangkah maju)
Tidak! Aku sudah bilang tidak. Kamu tidak perlu jawaban semua sudah jelas.
Farel
Jelas bahwa kamu ketemuan dengan mantan kamu itu, Berapa kali harus aku katakan? pilih satu di antara kami.
ELsa
(Menunjuk ke arah Adam)
jadi kamu tidak percaya! Ok! Ya aku memang ketemuan dengan dia
Farel
(Tertawa sinis)
Konsekuensi? Kamu yang bicara soal konsekuensi? Setelah apa yang kamu lakukan itu?
Elsa
(Suaranya meninggi, ada nada sakit hati)
Kemarin itu karena kamu duluan yang memulai! Kamu menghancurkan semuanya,Farel! Semuanya!

Farel
(Membuang kotak merah yang ada dalam genggamannya)
Baik! Ambil saja! Dan buang terserah kamu. Tapi jangan harap aku kembali.
Farel berbalik dan berjalan menuju mobi, membanting pintu mobil depan dengan keras.
Elsa terdiam, menatap kotak kecil merah tepat di hadapannya dengan mata berkaca-kaca dada berdetak kencang.
HANCUR.

(Atik) tugas ke 10
Gunungkidul, 22 Desember 2025

Kamis, 18 Desember 2025

Gerakan Pengembangan Pangan dan Gizi SD N Mulusan Paliyan

 

Gerakan Pengembangan Pangan dan Gizi SD N Mulusan Paliyan

“kamu mungkin tidak menanam jutaan pohon, tetapi jika kamu dapat , merawat  satu pohon dengan cinta dan perhatian, itu akan membuatmu hebat.”- Amit Ray


 

Sesuai himbauan dari Bupati Gunungkidul Ibu Endah Subekti Kuntarini,S.P, M.P agar menjaga kedamaian dan persatuan di tengah isu nasional, mendorong program pangan (Gerbang Pagi), edaran ramah lingkungan (Idul Fitri tanpa plastik), aturan ASN (tidak pamer kemewahan), serta himbauan keamanan dan ketertiban umum (Kamtibmas), yang semuanya bertujuan untuk menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat Gunungkidul melalui kebijakan publik dan ajakan moral.

Hari ini hari terakhir sekolah untuk menerima Raport semester satu tahun Pelajaran 2025/2026 SD Negeri Mulusan sebelum pembagian raport melaksanakan salah satu anjuran Bupati Gunungkidul yaitu Gerakan Pengembangan Pangan dan Gizi (Gerbang Pagi): Mendorong warga memanfaatkan pekarangan untuk menanam sayuran dan tanaman obat sebagai lumbung pangan keluarga.

Di pimpin Bapak kepala sekolah SD N Mulusan  Bp Efa Mardidatun,S.Pd.SD menanam satu pohon Nangka di lingkungan sekolah di isaksikan oleh murid dan juga guru SDN Mulusan. Ketika di saksikan murid-murid kami berharap dapat menumbuhkan cinta lingkunganterhadap mereka. Semoga  pohon Nangka dapat tumbuh subur dan kelak berbuah. Kami tanamkan  kepada murid untuk mencintai dangan menjaganya dengan bergiliran menyiram dan merawat pohon Nangka tersebut.

Terimakasih salam sehat tetap semangat manfaatkan momen liburan dengan aktivitas positif Selamat berlibur.

Gunungkidul, 19 Desember 2025

Senin, 08 Desember 2025

Doa Bersama dan Penggalangan Donasi untuk Aceh, Sumbar dan Sumut

 

Doa Bersama dan Penggalangan Donasi untuk Aceh, Sumbar dan Sumut



Keyakinan bahwa semua peristiwa, baik yang menyenangkan maupun yang sulit, telah diatur sebelumnya oleh Allah SWT adalah bagian dari rukun iman (percaya pada takdir baik dan buruk). Tentu saja dalam setiap peristiwa ada hikmah di dalamnya. Kita tahu bahwa Aceh merupakan serambi Mekkah boleh jadi Allah membersihkan Aceh dari hal-hal buruk dengan cara mengirimkan banjir bandang.

Meskipun cobaan terasa berat, umat beragama meyakini ada hikmah atau pelajaran tersembunyi di baliknya yang mungkin tidak langsung terlihat.

 Ujian sering kali dipandang sebagai cara untuk menguatkan iman, menghapus dosa, atau meningkatkan derajat seseorang.

Kita sebagai warga negara Indonesia tentu merasakan betapa pedih yang di rasakan saudara-saudar kita di Aceh, Sumatra Barat dan juga Sumatra utara. Dari jauh kita hanya bisa mendoakan semoga mereka di beri katabahan, kesabaran dan bagi yang meninggal dunia semoga di ampuni dosa-dosanya di terima amal ibadahnya dan  mendapatkan surga yang indah di sisiNya. Ammin Selain itu kita juga bisa memberikan sedikit bantuan materi.


Warga SDN Mulusan Paliyan megadakan doa bersama dan penggalangan donasi untuk Masyarakat Aceh, Sumatra utara dan juga Sumatra Barat sebelum ASAS (Asesmen  Sumatif Akhir Semester Satu) di mulai. Semoga sedikit yang bisa di berikan bisa bermanfaat dan dapat memberikan pelajaran bagi  murid-murid dan seluruh warga SDN Mulusan Paliyan Gunungkidul.

Dengan ujian dari Allah ini kita bisa belajar bahwa takdir Allah itu pasti terjadi, yang kedua kita harus  bersikap sabar dan menerima kenyataan hidup dengan lapang dada. Dengan meyakini bahwa segala sesuatu adalah baik, seseorang didorong untuk lebih ikhlas dalam menghadapi kesulitan.

Selanjutnya bersikap Husnudzon (Berprasangka Baik). Ini mencerminkan sikap berprasangka baik kepada Allah SWT, meyakini bahwa Tuhan tidak akan memberikan cobaan di luar batas kemampuan hamba-Nya .

Bismilah semoga kejadian yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh dapat kita jadikan sebagai pengingat untuk tetap optimis, bersyukur, dan tabah dalam menghadapi tantangan hidup, dengan keyakinan penuh pada rencana Ilahi. Kita Yakini bahwa segala hal yang terjadi dengan takdir atau ketetapan Allah Swt.

Gunungkidul. 09 Desember 2025

Indah dengan Ahklak

Indah dengan Ahklak Penulis: Sumarjiyati Apa yang ada dalam hati akan terlintas dalam pikiran dan apa yang terlintas dalam pikir...