Cari Blog Ini

Sabtu, 12 September 2026

KEGIATAN KARANG PAMITRAN TINGKAT DAERAH TAHUN 2026

 

KEGIATAN KARANG PAMITRAN TINGKAT DAERAH TAHUN 2026


Sabtu, 12 September 2026, kegiatan karang pamitran tingkat daerah tahun 2026 dilaksanakan di Sanggar Bakti Pramuka Kwarcab Gunugkidul dengan tema “Karya Nyata, Progresif Berkarya, Budaya Terjaga”. Kegiatan ini di ikuti oleh 50 pembina se daerah Istimewa Yogyakarta baik Pembina Siaga, Penggalang dan penegak bersama 16 orang nara sumber. Dalam kegiatan  karang pamitran ini di harapkan  lahir semangat baru bagi para Pembina  untuk terus berinovasi dan  lebih berkualitas dalam melaksankan tugas nya. Karang Pamitran juga merupakan kesempatan untuk menambah wawasan, tempat untuk berdiskusi baerbagi oengalaman saling membantu dan mencari Solusi bersama untuk menjadikan kegiatan Pramuka lebih bermakna.

Kegiatan karang Pamitran ini di mulai dari pukul 08.00-09.00 daftar ulang peserta di lanjutkan  upacara pembukaan bersama Kak Nunuk Setyiowati dan penjelasan kegiatan oleh panitia kegiatan. Materi pertama  yaitu Kesehatan Mental dan pendampingan Generasi Z/Alpha dari Kak Edi. Pada materi ini kita di bekali banyak hal terkait dengan  Kesehatan mental dan pendampingan Gen Z/Alpha, bagaiman kita menghadapi mereka, bagaimana Solusi yang tepat untuk mengadapi mereka yang notabennya beda dengan generasi kita sebagai pembina. Dalam hal ini kita harus memiliki trik-trik bagaimana melakukan pendekatan agar mereka bisa menerima apa yang kita samapikan. Generassi Z memang sejak lahir sudah di hadapkan dengan smartphone, media sosial,  AI dan sebagainya yang berhubungan dengan internet. Mereka mudah mengakses berita denagn cepat dan tidak bisa menyaring hal negative yang mereka terima tanpa ada pendampingan maka akan sangat berdampak buruk bagi Kesehatan mental mereka. Terkadang kita menasehati sering tidak di denagar karena beberapa hal diantaranya  kita sering memberi Solusi sebelum memahami maslaah yang mereka hadapi kita sering membandingkan kita dulu dengan mereka saat ini, kita juga sering mengintograsi saat mereka sedang defensive. Maka dari itu kita sebagai pembina atau pendidik atau orang tua harus bisa komuikasi yang baik dengan mereka denagn di mulai dari rasa aman bukan ceramah.

Kita harus tau Batasan kita bahwa sebagi guru atau pendidik buaknlah spikolog dan tidak harus mendiagnosis. Tigas kita adlah : mengamati, mendengar, mendampingi, menjaga keselamatan dan menghubungkan denagn bantuan yang tepat. Hindari diagnosis seperti “depresi”, AHAD atau trauma tanpa asesmen professional. Jaga kerahasiaan sesuia kebijakan sekolah, tetapi jangn menjanjikan kerahasiaan absolut ketika keselamatn peserta didik terancam.

Selanjutnya mateeri kedu tentang Safe From Harm bagi Pembina Pramuka Oleh Kak Muhammad Laiyin Nento wakil Kepala pusdiklatnas, Ketua komite perlindungan anggota Pramuka Kwarnas. Kak Laiyin menyampaikan mengapa SFH  apa dasar yang digunakan serta mengapa kita sebagai pembina pramuka harus bisa memberi rasa aman.  Perlindungan anak adlah  segala kegiatan untuk menjamin anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berproses  secara optimal denag harkat dan martabat. Jika kita searchcing di goglle kita masih banyak berseliweran berita-berita terkait dengan hak asasi anak yang tidak aman, pelecehan seksual pembulian dan sebagainya. Maka Serangkaian upaya untuk menciptakan Lingkungan Berlatih dan Berkegiatan Kepramukaan yang Aman-Nyaman-Selamat bagi semua perlu di ciptakan di lingkungan kita berlatih kepramukaan.

Di sini di jelakan 4 area implemtasi Self From Harm. Empat area, satu sistem perlindungan untuk menciptakan lingkungɛan kepramukaan yang aman, nyaman, sehat dan selamat bagi semua.

1.      Program Pembinaan Anggota Muda

"Anak dan kaum muda bukan hanya dilindungi, tetapijuga diberdayakan untuk menjaga dirinya."

2.      Pengelolaan serta Pendidikan dan Pelatihan Anggota Dewasa

"Orang dewasa yang aman adalah kunci lingkungan kepramukaan yang aman."

3.      Struktur Organisasi dan Tata Kelola Gerakan Pramuka

"Sistem yang baik membuat perlindungan berjalan, bukan sekadar bergantung pada individu."

4.      Penyelenggaraan Kegiatan Gerakan Pramuka

"Kegiatan Pramuka yang seru, juga harus aman."

Dari materi SFH ini pembina di harapkan mampu :

1.      Меманамі Safe From Harm

2.      Merancang Pembinaan Yang Sesuai Usia

3.      Menciptakan Ruang Yang Aman & Inklusif

4.      Menyiapkan Sistem Perlindungan Di Gudeр

5.      Menjadi "Кakak Pendengar"

6.      Membiasakan Asesmen Risikо

7.      Memastikan Keamanan Di Ruang Digital

8.      Bersinergi dengan Sekolah

Kak Laiyin meminta untuk pembina bisa praktik mengisi modul  e-learning. Malalui laman Ayo Pramuka Kwarnas kitab isa membuka dan mendaftar dan nantinya bisa mendapatkan sertifikat terkait kegiatan SFH ini.

Setelah materi kedua ini peserta Karang Pamitran istirahat, makan siang dan ibadah siang. Yang menarik adlah menu makan siang terdapat hidangan makan khas Gunungkidul yaitu tiwul, nasi merah ayam ikan, sayur khas Gunungkisul serta tidak lupa samabel bawang dan kulupan ( Sayur daun papaya dan nikir).

Selanjutkan Materi terakhir yaitu tentang Pramuka Istimewa dan garuda. Dalm kesematan ini Kak Cris menyampiakan materi terkait beberapa hal yaitu :

Seorang Pramuka dari Yogyakarta diharapkan tidak hanya memiliki kecakapan kepramukaan, tetapi juga menunjukkan karakter yang mencerminkan budaya Yogyakarta. Oleh karena itu, pembinaan tidak cukup hanya mengenalkan berbagai istilah dan materi budaya. Nilai-nilai tersebut perlu diterjemahkan menjadi pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Pramuka Istimewa pada dasarnya merupakan perpaduan antara kecakapan, karakter, budaya, dan pengabdian. Anggota Pramuka tetap memenuhi ketentuan kepramukaan secara nasional, tetapi dilengkapi dengan kecakapan sesuai potensi, minat, bakat, dan lingkungan. Selain itu, mereka diharapkan memiliki karakter yang sesuai dengan nilai budaya dan keistimewaan Yogyakarta serta memiliki semangat untuk berperan dalam pembangunan.

Dasar -dasar terkait denagn pramuka Istimewa. Yaitu Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta, Peraturan Daerah DIY Nomor 4 Tahun 2011 tentang Tata Nilai Budaya Yogyakarta, Peraturan Daerah DIY Nomor 5 Tahun 2011 tentang Pendidikan Berbasis Budaya, Pergub DIY Nomor 68 Tahun 2012, serta AD/ART Gerakan Pramuka.

Nilai keistimewaan Yogyakarta menjadi ruh yang menghidupkan proses pembinaan. Nilai tersebut antara lain Hamemayu Hayuning Bawana, yaitu membangun kehidupan yang selaras dan memberikan kemaslahatan; Golong Gilig, semangat kebersamaan dan persatuan; Sawiji, kemampuan memusatkan perhatian; Greget, semangat untuk bergerak dan berkarya; Sengguh, percaya diri tanpa kehilangan kerendahan hati; serta Ora Mingkuh, keteguhan dalam menjalankan tanggung jawab.

Selain materi Pramuka Istimewa Kak Cris juga menyampaikan kaitannya dengan Percepatan Pramuka garuda bagaimana harus memulai agar mencapai pramuka garuda. Ada Strategi Empat Tahun Menuju Pramuka Garuda Siaga. Regu Menjadi Laboratorium Kepemimpinan Penggalang. Bagimana Penegak: Menyiapkan Pemimpin Muda. Mengatasi Titik Kritis Penegak.

Satu Anak, Satu Rekam Jejak

Setiap peserta didik perlu memiliki dokumentasi perkembangan yang mencakup buku SKU pribadi, kartu pengembangan karakter, buku prestasi dan pengalaman, serta portofolio digital gugus depan.

Aspek karakter yang dapat direkam antara lain kehadiran, disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kerja sama, dan kepemimpinan.

Kak Cris juga menyampaikan Lima Kunci Menuju Pramuka Istimewa dan Pramuka Garuda

1.      Pembinaan harus dirancang sejak awal dan memiliki target yang jelas

2.      Pembinaan tidak boleh berhenti pada kegiatan sesaat atau hanya pada satu jenjang tertentu.

3.      Setiap anak perlu diperhatikan perkembangan dan kebutuhannya.

4.      Setiap peserta didik perlu memiliki rekam jejak perkembangan yang terdokumentasi.

5.      Pembinaan akan lebih kuat jika melibatkan gugus depan, sekolah, orang tua, masyarakat, dan kwartir..

Saatnya Bergerak

Gagasan Pramuka Istimewa membutuhkan langkah nyata. Proses tersebut dapat dimulai dengan mendata seluruh peserta didik, memetakan posisi SKU, SKK, karakter, pengalaman, serta rekam jejak masing-masing.

Selanjutnya, gugus depan dapat menyusun target pembinaan setiap golongan, membuat kalender pembinaan, menetapkan pendamping, dan membangun sistem dokumentasi sejak awal. Seluruh proses tersebut perlu dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

Pada akhirnya, Pramuka Garuda Istimewa tidak lahir dari satu kegiatan. Ia tumbuh dari kebiasaan baik yang dilakukan secara terus-menerus, kecakapan yang senantiasa diasah, karakter yang terus dibentuk, budaya yang terus dihidupi, serta pengabdian yang terus dilakukan.

Membina Hari Ini, Menyiapkan Generasi Unggul Esok Hari

Pramuka Istimewa adalah sebuah perjalanan. Perjalanan untuk menjadikan setiap anak tidak hanya cakap dalam kepramukaan, tetapi juga berkarakter, berbudaya, mandiri, memiliki jiwa kepemimpinan, dan siap mengabdi kepada masyarakat.

Melalui pembinaan yang terencana, berkelanjutan, terdokumentasi, dan kolaboratif, Gerakan Pramuka DIY dapat terus menumbuhkan generasi yang tidak hanya memenuhi standar Pramuka Garuda, tetapi juga memiliki jati diri sebagai Pramuka yang Istimewa.

Peserta Karang Pamitran sangat antusias dalam mengikuti dan menerima 3 Materi dari narasumber. Selanjutnya sesi diskusi kelompok materi PGPI (Pramuka Garuda Pramuka Istimewa) serta evaluasi kegiatan dan acara penutupan.

Gunungkidul, 13 September 2026

Sabtu, 21 Maret 2026

Ramadan Sebagai Sarana Mensucikan Nafsu

Ramadan  Sebagai Sarana Mensucikan Nafsu

Allahuakbar Allahuakbar gema takbir berkumandang. Sebulan telah berlalu tibalah kita di bulan Syawal nan fitri. Dalam kesrmpstan ini penulis sedikit menyampaikan pesan dari kutbah hari raya idul fitri. Hari raya idul fitri tahun ini jatuh di hari Jumat dan juga Sabtu. Perbedaan ini bukan yang oertama kalinya terjadi. Namun tidak mengapa kita saling menghormati dengan perbedaan yang ada. Yang terpenting kita bisa mengambil hikmah atau pelajaran di dalam kita melaksanakan ibadah puasa dan bisa mengamalkannya di bulan- bulan  berikutnya.

Manusia memilik Empat sifat. Yaitu :
1.Sifat Bahimiyah (kehewanan/rakus)
Kecenderungan manusia untuk hanya mementingkan kebutuhan fisik seperti makan, tidur, dan syahwat secara berlebihan, mirip binatang ternak. Pertanda meembenarkan segala cara untuk e mencapai tujuan
2. Sifat Sabu’iyah
Sifat yang memicu kemarahan, kezaliman, permusuhan, dan keinginan untuk menyerang atau menguasai orang lain.
3. Sifat Syaithoniyah
Sifat yang mendorong perbuatan dosa, maksiat, tipu daya, iri hati, dan kesombongan. Ini membuat manusia menghalalkan segala cara. 
4. Sifat Rububiyah
Sifat penuh keimanan kisabaran dan taat kepada Allah Swt.
Orang yang dapat  memiliki sifat yang no 4 maka dia akan selamat,  memiliki akhlakul karimah dan menjadi orang yang  muttaqin.
Keempat sifat ini saling berebut pengaruh dan harus dikendalikan dengan akal dan iman. 

Ramadan mendidik untuk kita menjadi solih. Solih individu yaitu melaksanakan tugas ibadah kepada Allah. Dan Solih sosial yaitu sifat peduli terhadap orang lain, membnatu orang yang membutuhkan. 
Dalam Q.S Al baqoroh 147 disebutkan
Artinya: Kebenaran itu dari Tuhanmu. Maka, janganlah sekali-kali engkau (Nabi Muhammad) termasuk orang-orang yang ragu.
Untuk memantapkan hati orang-orang yang baru masuk Islam dan umat Nabi Muhammad di masa mendatang tentang kebenaran ajaran-Nya, Allah menegaskan bahwa kebenaran itu datang dari Tuhanmu, wahai Nabi Muhammad, maka janganlah sekali-kali engkau termasuk orang-orang yang ragu
Menetapi janji, sabardalam  kemiskinan dan kesengsaraan.

Bulan Ramadan yang penuh Rahmat, ampunan dan pembebasan api neraka.
Bulan syawal meneruskn ibadah yang kita lakukan di bulan Ramadan. Kita gunakan untuk memperbaiki hubungan  dengan Allah.
Kita jadikan saling memamaafkan, di golongkn orang-orang yg beruntung  dunia akhirat, mari bermunajab meminta Allah untuk di beri petunjuk untuk  keselamatan dunia dan akhirat.

Semoga kita di golongkan hamba-hambaNya yang mendapatkan keberkahan dan menjadi orang-orang yang muttaqin. Aamiin
Selamat hari raya Idul Fitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin.

Gunungkidul, 20 maret 2006

Kamis, 19 Maret 2026

Karya Bakti Lebaran

Karya Bakti Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 Kakak-kakak Pembina Kwaran Paliyan melaksakan  karya bakti lebaran 2026 M/1447 H. Karya Bakti lebaran di bagi menjadi 4 kelompok, Day satu atau H-1 lebaran  pagi dan siang. Day H+1 pagi dan juga siang. Bersama dengan  Kelompok Relawan Paliyan kami berjaga untuk menjaga kelancaran alalu lintas di titik  pertigaan paliyan .

Lalu lintas di Day-1 pagi ini kendaraan masih di dominasi oleh kandaraan Plat AB, beberapa plat luar daerah mulai masuk setelah agak  siangan. Terik mentari yang kian panas tak membuat semangat kami surut. Kami relawan tetap siap siaga berjaga. 

Gerakan Karya Baktu ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kami selaku Pembina pramuka kepada Masyarakat, sekaligus memberikan pengalaman yang berharga dalam melaksanakan kegiatan pelayanan Masyarakat.

Demikian kegiatn  Karya bakti Lebaran Day-1 Kwaran Paliyan, salam sehat salam lebaran minal aidzin wal faizin mohon maaf lahir dan batin. Tetap semanagt dan teerus mengabdi untuk negeri

Gunungkidul, 19 Maret 2026

Selasa, 10 Maret 2026

Jangan Putus Asa

Jangan Putus Asa
Penulis: Sumarjiyati
Di malam- ganjil pertama di bulan Ramadhan yaitu di malam ke 21 alhmdulilah seusai salat tarawih berjamaah di masjid saya langsung membaca Al-Quran. Ayat demi ayat di baca dengan penuh hikmat.
Ketenangan dapat saya rasakan. Seuntai doa saya panjatkan dengan khusuk. Betapa diri merasa begitu lemah kecil dan banyak kekurangan. Tiada daya dan kekuatan tanpa pertolongan Allah Swt. Sebagai manusia banyak hal yang ingin saya kerjakan terkadang waktu yang ada merasa sangat kurang. Kalau tidak bisa mengatur waktu dan memprioritaskan mana yang harus di selesaiakan terlebih dulu, maka kecemasan pun datang mengampiri.  Dan berkat pertolongan Allah lah saya bisa selesaikan semua. 

Bersyukur atas segala rahmad dan kasih sayangNya alhmdulilah badan sehat sehingga di beri kesempatan untuk berjumpa Ramadhan di sepuluh malam terakhir. Tak terasa puasa sudah memasuki hari ke 21. Malam yang kita nanti-nanti yaitu malam lailatul qodar yaitu malam yang lebih baik dari seribu bulan, siapa yang tak ingin berjumpa dengannya.  Pada malam ini malaikat turun ke bumi untuk turut mengamini doa-doa kita.

Setiap manusia tentu tak luput dari salah dan dosa. Begitu pula diri ini yang begitu lemah, kadang tak bersyukur dengan yang ada, kadang terlena dengan hal dunia dan banyak keslahan lainnya yang saya lakukan. Di kesempatan malam ini  alhmdulialh Allah memberikan kesempatan  untuk meminta, memohon dan memujiNya dan  lebih dekat padaNya dengan menyebut asma indah yang di miliki Allah Swt. Bismilah memohon dengan penuh harap agar Alalh memberikan  segala kasih sayang dan ampunanNya. 

Ramadhan mengingatkan kita bahwa pintu ampunanNya selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin kembali. Peebaiki langkah, kuatkan niat dan jangan menyerah karena selama kita mau kembali kepadaNya harapan dan rahmad Allah selalu menanti.
Ya Allah ya Rabb engkau maha pemaaf dan Engkau mencintai orang yang meminta maaf karenanya ya Rabb maafkanlah aku.

Day-17
#CHIRA

Minggu, 08 Maret 2026

Indah dengan Ahklak

Indah dengan Ahklak

Penulis: Sumarjiyati

Apa yang ada dalam hati akan terlintas dalam pikiran dan apa yang terlintas dalam pikiran akan terwujud dalam perbuatan. Di dalam hati yang baik maka akan tercermin sikap dan perbuatan yang baik pula. Terkadang kita suka berpikir, kok bis ya..sesorang melakukan itu? Kok tega ya.. sederet pertanyaan muncul jika kita tahu ada yang melakukna hal yang tak sewajarnya. 

Jangan heran karena semua perbuatan seseorang itu berawal dari hati dan pikiran masing-masing. Jika kita sibuk dengan pikiran negatif tentang orang lain, maka kapan kita akan sibuk dengan perilaku positif kita sendiri.

Sekarang berhenti untuk memikirkan dan menilai pebuatan orang lain yang tak sesuai dengan apa yang kita pikirkan. Sibukkan diri dengan hal positip dan tunjukkan pada sikap dna perilaku kita yang mulia. Ramadhan bukan tentang.  siapa Yang paling banyak terlihat banyak beribadah tapi tentang siapa yang paling lembut menjaga sikapnya.

Hilangkan sikap merasa diri lebih baik amal ibadahnya dari pada orang lain. Boleh jadi justru karena kita merasa paling baik ibadahnya, justru malah hilang nilai amal kebaikan kita karena diri berbangga hati atau ujub.
Puas Ramadhan mengajarkan kita untuk hidup sederhana dan tidak berlebih-lebihan termasuk dalam hal makan, pakain dan sikap.

Semoga puasa Ramadhan yang kita laksanakan di terima di sisiNya dan berdamapak positif pada diri kita. Salam sehat tetap semangat hingga kita bisa mencapai kemenangan. Aamiin

Day-14
#CHIRA2026

Jumat, 06 Maret 2026

Dekat dengan Al-Quran di Tengah Sibuknya Kehidupan

Dekat dengan Al-Quran di Tengah Sibuknya Kehidupan
Waktu bergulir seperti roda yang begitu cepat, seabrek aktivitas seolah membuat 24 jam waktu yang ada terasa masih kurang. Di awal waktu pagi di waktu sahur sederet agenda sudah tertata rapi. Satu persatu agenda di jalankan. Mulai dari rapikan rumah sebelum meninggalkan rumah untuk bekerja itu adalah hal rutin yang di jalankan, bahkan di luar agenda yang tertera. Rasanya masih mengganjal jika hal itu tidak di lakukan. Setelah subuh pun sebelum beraktivitas lainnya harus kita biasakan untuk membaca Al-Quran. Tidak harus banyak, karena amalan yang di cintai Allah adalah yang konsisten walaupun itu sedikit. Apalagi kita tahu di bulan penuh berkah ini setiap amal kebaikan akan di lipat gandakan pahalanya. Sayang jika kita hanya sekedarnya saja dalam beribadah atau berbuat kebaikan.

Al-Quran sebagai Cahaya kehidupan, dekat dengan Al-Quran akan membawa  kedamaian hati. Seberapun banyak pekerjaan atau sesibuk apapun aktivitas. Kita akan selalu mendapat ketenangan. Allah akan selalu membimbing langkah kita. Di siang hari setelah sebagian agenda telah di jalankan, ada waktu kita untuk istirahat. Tenaga dan pikiran yang kita curahkan harus kita istirahatkan jika ingin kerja kita tetap optimal dan berkah. Jangan memaksa diri untuk semua pekerjaan harus segera kelar. Diri dan tubuh kita butuh ruang dan waktu untuk bisa memulihkan tenaga dan pikiran. Nha bersama Al-Quran kita baca sebentar itu dapat me-refrees diri kita. 

Setelah badan dan pikiran merasa lebih nyaman, kita akan melanjutkan pekerjaan. Badan segar hati riang pekerjaan lancar. MasyaAllah betapa Allah sayang kepada kita yang selalu ingin mendekatNya. Limpahan Rahmad untuk kita manusia yang lemah perlu kita syukuri. Hal yang awalnya menumpuk di pikiran kita satu persatu bisa terurai dengan bimbinganNya. Terimaksih Ya Rabb… atas segala Rahmad dan kasihMu. 

Salam sehat salam Ramadhan selamat menyambut Nuzulul Quran, semoga kita senantiasa dekat dengan Al-Quran sehingga hidup kita  mendapatkan keberkahan hingga kita selamat sampai JannahNya. Aamiin


#CHIRA2026

Kamis, 29 Januari 2026

Siap Diri Menuju Pramuka Garuda

                                                           KARANG PAMITRAN

GERAKAN PRAMUKA KWARTIR RANTING PALIYAN

                                                                 Siap Diri Menuju  Pramuka Garuda




Kamis, 29 Januari 2026 Kwaran Ranting Paliyan melaksanakan kegiatan karang pamitran. Kegiatan ini  mengusung tema “Siap Diri Menuju Pramuka Garuda”. Karang Pamitran di ikuti 40 peserta 20 kamabigus dan 20 pembina  pramuka sekwaran Paliyan. Kegiatan di mulai di mulai pukul 07.30 sampai pukul 14,15 WIB. Acara di buka dengan berdoa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Ketua Kwaran Ranting Paliyan Kak Suradinyanto, S,Pd. MM dalam sambutanya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak serta merta , namun atas inisiatif dari bulan Desember ketika ada kunjungan dari pengurus Kwarcab ke Kwaran Paliyan.

Pramuka Garuda merupakan Impian besar bagi seluruh pengurus dan Pembina Pramuka Kwaran Paliyan. Sebagai bentuk semangat Kwaran paliyan telah membentuk grup menuju Pramuka Garuda. Ka Kwaran Paliyan juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kak Winarto yang telah memotivasi kepada seluruh Pembina dan pengurus Kwaran Paliyan, Ucapan terimaksih kepada seluruh Pembina Pramuka untuk semangatnya mengantarkan anggota baik siaga atau penggalang menuju Pramuka Garuda.

 


Kak Hanafiah selaku Korwil Bidik Kapanewon Paliyan menyampaikan apresiasi kepada Ka Kwaran dan juga para Pembina dan kamabigus  karena telah semangt mengikuti kegiatan Karang Pamitran ini. Hal ini dapat merupak ajang silaturahmi dan untuk mempererat  kekerabatan Pembina pramuka selain itu juga  sebagia wahana untyuk berbagi pengalaman, meningkatkan penmgetahuan, ketrampilan dan kecakapan sehingga para Pembina bisa memberikannya kepada anggota pramuka binaan masing-masing di gudepnya. Sehingga harapannya dapat bermanfaat untuk kegiatan kepramukaan. Yang terepenting juga dapat mengantarkan mencapai pramuka garuda.

 

 Materi pertama di sampaikan oleh Kak Winarto tentang Pencapaian Pramuka Garuda. Dalam materi ini Kak Win menyampaikan terkait dengan apa itu pramuka garuda? Bagaimana kita menyiapkan panggota pramuka sampai mencapai tingkatan tertinggi daalm pramuka yaitu Pramuka Garuda. Beliau juga berpesan untuk jangan pernah lelah berbuat baik. Semangat  dampingi anggota pramukannya hingga sampai pada Pramuka Garuda.

Materi SKU, SKK, SPG di sampaikan oleh narasumber kedua yaitu Kak Tri kundari. Beliau menyampaikan materi sangat berguna untuk bisa menganyarkan anggota ptamuka ke tingkatn tertinggi pramuka yaitu Pamuka garuda.

Angggota pramuka harus menyelesaikan SKU(syarat kecakpan umum dan SKK(syarat kecakapan khusus)  serta SPG (syarat Pramuka Garuda).

Mengapa SKU di gunakan sebagai syarat Pramuka Garuda, karena SKU merupakan kurikukum yang digunakan dalam kepramukaan yang mencakup kompetensi dasar. Ada lima  aspek dalam SKU yaitu Spiritual, Emosional, Sosial, Intelektual dam fisik. Terdapat 100 butir  untuk siaga yaitu siaga mula 34 siaga bantu  33 dan siaga tata 33. Setiap tingkatan di tandai dengan  TKU (Tanda Kecakapan Umum. Berupa satu dua tiga atau janur.

Bagaiman SKU bisa terlampau? Kita harus membuat pemetaan materi agar setiap semester bisa di programkan sehingga semua nbutir dalm SKU bisa terlampaui.

Sebagai Pembina kita harus berkolaborasi dengan wali  karena ada beberapa butir yang bisa terpenuhi jika kita pembina bisa berkolaborasi dangan  wali. Setelah tingakatan dalam siaga terlampaui maka harus ada pelanikan. Ketika ada pelantikan anggota pramuka, maka hal itu dapat memotivasi temannya agar bisa maju . Besar harapan kakak Pembina di Kawaran Paliyan

Selanjutnya  anggota pramuika harus menguasai 5 bidang dalam SKK.

Materi terakhir di sampaikan Kak Iriana terkait dengan materi Penyiapan Portofolio Pramuka

Garuda. Apa saja yang harus di isi dan di lenkapai di portopolio anggota pramuka. Mulai dari kartu anggota, surat keterangan. penomeran suarat serta dokumen-dokumen yang harus di lengkapi.

Alhamdulilah kegiatan Karang Pamitran di kwaran Paliyan berjalan dengan lancar. Semoga materi bermanfaat bagi pembina dan khususnya nanati dapat di terapakn kepada anggota.

Salam pramuka

Gunungkidul, 2026

 

KEGIATAN KARANG PAMITRAN TINGKAT DAERAH TAHUN 2026

  KEGIATAN KARANG PAMITRAN TINGKAT DAERAH TAHUN 2026 Sabtu, 12 September 2026, kegiatan karang pamitran tingkat ...