Tulis yang Kita Lakukan, Lakukan yang Kita Tulis
Cari Blog Ini
Kamis, 26 Januari 2023
Lima Bahasa Cinta
Senin, 23 Januari 2023
Apa itu Writers Block dan Bagaimana Mengatasinya
Apa itu Writers Block
dan Bagaimana Mengatasinya
Hari
:
Senin, 23 Januari 2023
Waktu
:19.00-21.00 WIB
Tema
: Mengalami Writers Block
Nara
Sumber :Ditta Widyia,S.Pd.Gr
Moderator : Raliyanti,S.Sos, M.Pd
Alhamdulilahirabbil’alamin,
hari ini diberikan nikmat sehat dan sempat sehingga bisa mengikuti KBMN
Angkatan 28. Kelas sudah di mulai 2 minggu yang lalu namun saya baru bisa
mengikuti ceremony pembukaan kelas menulis saja. Melihat semangat teman-teman KBMN
angkatan terdahulu yang masih exis mengikuti kelas membuat saya tergelitik
untuk berusaha mengikuti kelas juga. Perkenalkan Bapak ibu saya peserta peserta
KBMN Gel 8, dan alhamdulilah sudah lulus. Walaupun demikian saya berfikir bahwa
tak ada salahnya saya selalu ubdate dan mengikuti kelas di gelombang 28. Sesuai
dengan tema hari ke-7 ini tentang Writers
block. Tema yang saya butuhkan, karena seiring berjalanya waktu dengan
berbagai kesibukan tentu semangat menulis saya terkadang kendor dan mengalami
kebuntuan.
Saya
sangat sadari dan benar-benar mengalaminya. Setelah mengikuti Kelas Belajar
Menulis Nusantara saya mendapatkan banyak ilmu hingga alhamdulilah bisa
berhasil menulis buku solo dan beberapa buku antologi. Terkait hal itu ternyata
belakangan ini saya sering mengalami Writers Block. Nha pas bukan tema hari
ini. Untuk itu agar semngat menulis saya tidak padam maka di kesempatan ini
saya ikut bergabung untuk bisa mendapatkan ilmu tentang Writers Block.
Nha
mari kita simak materi dari nara sumber yaitu Ibu Ditta, saya mengelanya di
komunitas Aisei. Beliau sangat aktif dai bebagai kegiatan. Beliau seorang ibu
muda yang cantik, smart, baik hati dan tidak sombong. Seorang guru dengan
prestasi-prestasinya yang luar biasa. Profi beiau dapat di lihat di link ini. https://dittawidyautami.blogspot.com/p/profil.html?m=1.
Dan blok Kompasiana dengan link https://www.kompasiana.com/ditta13718.
Beliau adalah bu Ditta Widya Utami, S.Pd., Gr., Seorang guru berprestasi dan
sangat menginspirasi.
Malam
ini ditemani dengan moderator yaitu Ibu Raliyanti, salah satu dari Tim Solid Om
Jay yang biasa disapa Bu Rali. Bu Rali menyampaikan bahwa beliau rutin
mengikuti kegiatan, mensupport diri untuk terus menyelesaikan resume on time,
saling blog walking memberi semangat kemudian akhirnya beliau pun dinyatakan lulus.
Hal ini bisa membuat semangat untuk teman-teman gelombang 28 agar senantiasa
bisa mengikuti kelas dan bisa membuat resume tepat waktu.
Peserta
dinyatakan lulus apabila telah berhasil menulis buku solo. Buku pertama Bu Ralli berjudul "Wujudkan Mimpi Terbitkan
Buku" kemudian di tahun berikutnya lahir buku solo yang kedua dengan judul
"Guru di Era Digital". Selain itu, ada 17 judul buku antologi yang dimiliki
baik fiksi mau pun nonfiksi. Waaw capaian yang sangat luar biasa. Menurut beliau
semua itu terwujud karena punya mimpi. Berawal dari mimpi itulah Bu Rally termotivasi
dan dari komunitas KBMN beliau mendapatkan support dan ilmu dari para narasumber hebat. Hal yang sama dapat
saya rasakan dan terima bahwa berkat dari banyak ilmu yang diberikan oleh nara
sumber hebat dengan ikhlas maka dapat menambah motivasi diri untuk wujudkan
mimpi. Harapan semoga peserta di
gelombang 28 ini juga demikian bisa mewujudkan mimpi dengan memiliki buku solo
yang tentu bermanfaat.
perkenalkan
nama saya Ditta Widya Utami. Saya juga alumni kelas menulis yg kini bernama
KBMN. Tepatnya alumni Gelombang Ke-7.
Ibu
Dita adalah alumni KBMN gelombag-7. Waah ternyata kakak angkatan saya. Menurut
beliau siapa pun yang ingin menjadi
penulis andal, maka harus siap dengan prosesnya. Tak bisa instan tentu.
Diperlukan jam terbang yang cukup banyak agar bisa menjadi seperti Omjay, Bunda
Kanjeng, Pak Dail, Bunda Aam, Bu Rali, Mr. Bams, Prof. Eko, dan lainnya yang
tak bisa saya sebut satu per satu.
Bu
Ditta sendiri sudah senang membaca buku-buku cerita sejak kecil (sebelum SD).
Senang menulis sejak di sekolah dasar (dalam buku diary). Lalu saat SMP, sering mengirim tulisan ke
mading sekolah dan pernah menulis cerita di buku tulis yang dibaca bergiliran
oleh teman-teman. Atas arahan guru Bahasa Inggris beliau saat itu, menulis
diary dalam bahasa Inggris. Ketika SMA, saya masih tetap menulis diary.
Beberapa teman dekat yang membaca diary saya sempat berkomentar bahwa tulisan
saya sudah seperti novel. Namanya anak remaja, banyak emosi yang dituangkan
dalam catatan Ditta remaja. Namun belakangan, saya tahu bahwa menulis apa pun
yang kita rasakan bisa menjadi self healing yang baik. Bahkan saat ini,
beberapa psikolog ada yang menyarankan kepada para pasiennya untuk menulis
sebagai salah satu cara mengatasi depresi.
Rupanya
kebiasaan menulis tersebut memberi banyak manfaat. Misalnya ketika kuliah, lanjut
Bu dita pernah membuat buku Petualangan Kimia bersama rekan beliau dan
diikutsertakan dalam Lomba Kreativitas Mahasiswa di Jurusan. Alhamdulillah
meraih posisi kedua. Di saat kuliah juga, beliau menulis proposal bersama
teman-teman dan berhasil mendapat dana hibah untuk asosiasi profesi dari Dikti
hingga 40 juta. Di tahun 2009-2010 jumlah tersebut tentu sangat besar. Waaw
amazing…
Awal
masuk dunia kerja, bisa dibilang Beliau cukup vakum menulis. Mengajar di boarding school dengan aktivitas yang
padat membuat Bu Ditta mengambil jeda sejenak dalam dunia kepenulisan. Hingga
akhirnya di awal masa pandemi, Bu Dita mengikuti kelas menulis bersama PGRI dan
masuk di angkatan ke-7. Beliau sangat
bersyukur, karena berawal dari arahan untuk membuat resume, kemudian kembali
aktif menulis di blog. Bahkan berkesempatan menulis bersama Prof. Eko. Beliau menjadi
1 di antara 9 orang (angkatan pertama tantangan Prof. Eko) yang bukunya terbit
di penerbit mayor.
Karena
terbiasa menulis juga, alhamdulillah beliau bisa menyelesaikan esai di seleksi
Calon Pengajar Praktik Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 3 dan lulus. Sampi saat
ini sedang bertugas lagi di Angkatan 6. MasyaAllah baegitu menginspirasi
capaian yang di peroleh Bu Ditta. Dan ternyata menulis memiliki banyak manfaat.
Setiap orang tentu memiliki alasan tersendiri
dalam menulis. Ada yang menulis karena hobi, kebutuhan, tuntutan profesi, dan
lain sebagainya. Apa pun alasannya, aktivitas menulis memang tak bisa lepas
dari kita sebagai makhluk yang berbahasa dan berbudaya.
Nah,
lalu apa kaitannya cerita Bu Ditta dengan writer's
block?
Pertama,
mari kita samakan persepsi bahwa aktivitas menulis itu maknanya luas. Sebagaimana
dalam kisah di awal, ada tulisan pribadi dalam bentuk diary, ada karya tulis
ilmiah, ada cerpen, artikel, resume, dan sebagainya.
Menulis
adalah kata kerja yang hasilnya bisa sangat beragam. Oleh karena itu tak hanya
novelis, cerpenis, jurnalis atau blogger, namun ada juga copywriter yang tulisannya mengajak orang untuk membeli produk, ada content writer yang bertugas membuat
tulisan profesional di website, ada script
writer penulis naskah film/sinetron, ada ghost writer, techincal
writer, hingga UX writer, dan lain-lain.
Faktanya, penulis-penulis tersebut masih bisa terserang virus WB alias Writer's Block.
Tak
peduli tua atau muda, profesional atau belum, Writer's
Block bisa menyerang siapa pun yang
masuk dalam dunia kepenulisan.
Oleh
karena itu, penting bagi seorang penulis untuk mengenali Writer's Block dan cara
mengatasinya.
Karena
Writer's Block ini bisa menjangkit dalam hitungan detik,
menit, hari, minggu, bulan, bahkan tahunan. Tergantung seberapa cepat kita
menyadari dan mengatasinya. Sederhananya, Writer's
Block adalah kondisi dimana kita
mengalami kebuntuan menulis. Tak lagi produktif atau berkurang kemampuan
menulisnya. Hal ini bisa terjadi dengan disadari atau pun tidak.
Istilah
writer's block sebenarnya sudah ada
sejak tahun 1940an. Diperkenalkan pertama kali oleh Edmund Bergler, seorang
psikoanalis di Amerika.
Berkaca
dari pengalaman, writer's block ini bisa terjadi berulang. Me-reinfeksi kita
sebagai penulis. Itulah mengapa Bu Ditta katakana Writers
Block ini sebagai "virus" yang sesekali bisa aktif bila
kondisinya memungkinkan. Ibarat penyakit, tentu akan lebih mudah disembuhkan
bila kita mengetahui faktor penyebabnya, bukan?
Begitu
pula dengan Writers Block. Agar bisa
terhindar atau segera terlepas dari Writers
Block, maka kita perlu mengenali penyebabnya.
Berikut
adalah beberapa hal yang dapat mengakibatkan Writers Block:
Mencoba
metode/topik baru dalam menulis sebenarnya bisa menjadi penyebab sekaligus obat
untuk Writers Block.
Misal
ketika jadi penyebab:
Ada
orang yang senang menulis cerpen atau puisi. Kemudian tiba-tiba harus menulis
KTI yang tentu saja memiliki struktur dan metode penulisan yang berbeda. Bila
tak lekas beradaptasi, bisa jadi kita malah terserang Writers Block.
Lalu
bagaimana ini bisa menjadi salah satu obat Writers
Block? Jawabannya akan berkaitan dengan faktor penyebab Writers Block yang kedua dan ketiga.
Dalam
Kamus Psikologi, stres diartikan sebagai ketegangan, tekanan, tekanan batin,
tegangan dan konflik. Lelah fisik/mental akibat aktivitas harian yang padat
juga dapat memicu stress. Pada akhirnya, jangankan menulis, kita bisa merasa
jenuh dan suntuk. Terserang Writers Block
. Maka, mencoba hal baru dalam menulis bisa jadi alternatif solusi. Mempelajari
hal-hal baru yang berbeda dengan sebelumnya pasti menyenangkan.
Menurut
Bu Ditta terkadang memilih untuk sejenak rehat dan melakukan hal yang disukai
untuk refreshing. Membaca buku-buku ringan untuk cemilan otak juga bisa jadi
solusi mengatasi Writers Block. Biar
bagaimanapun, Writers Block bisa terjadi karena kita belum bisa mengekspresikan
ide dalam bentuk kata.
Dengan
membaca, kita bisa menambah kosa kata. Pada akhirnya, jika diteruskan insya
Allah bisa sekaligus mengatasi Writers
Block.
Terakhir
yang bisa menyebabkan Writers Block adalah terlalu perfeksionis.
Terlkait dengan hal ini Ibu Ditta menampaikan bahwa tulisan beliau di SMP dan
SMP yang bernahasa Inggris, jika di buka dan di baca lagi membuat beliau
tersenyum sendiri karena Grammernya banyak yang tidak sesuai. Tapi Beliau tetap
percaya diri menulis. Tak hanya satu tapi dua tiga buku diary yang beliau tulis
dalam Bahasa Inggris. Tapi, justru itulah salah satu kunci menghadapi Writers Block.
Bila
saat itu Ditta terlalu perfeksionis, terlalu memikirkan apakah
tulisan beliau sudah sesuai kaidah atau belum, niscaya diary berbahasa Inggris
itu tidak akan pernah selesai. Kondisi menulis dimana kita tidak memikirkan
salah eja, salah ketik, koherensi dan sebagainya ternyata dalam dunia psikologi
dikenal dengan istilah free writing
atau menulis bebas.
Nah,
sngat jelas bukan tentang bagaimana kita bisa tetap menulis dan tidak mengalami Writers
Block. Bu ditta mengajak untuk kita tak lagi khawatir tulisan kita tidak
dibaca? Khawatir dinyinyir orang? Khawatir dikritik ahli? Khawatir tulisannya
nggak bagus? Dan masiiih banyak kekhawatiran lainnya Hilangkan semua tentang
kekawatiran itu dan ayo tetap menulis. Menulis yang kita sukai dan menulis
setiap hari. Yuk, dicoba menulis bebas untuk mengatasi salah satu penyebab Writers Block.
Bukankah tulisan yang buruk jauh
lebih baik daripada tulisan yang tidak selesai?
Jadi Bismilah, ayo semangat menulis.
Demikian
materi yang saya dapatkan dari Ibu Ditta, Alhmadulilah semoga bermanfaat dan
menambah motivasi diri saya dan juga teman-teman untuk selalu menulis.
Salam
sehat salam literasi tetap semangat dan terus berbagi. Berbagi itu indah berbagi
itu tak akan rugi.
Gunungkidul,
23 Januari 2023
Kegiatan Perdana KKG PAI Kapanewon Paliyan
Jumat 20 Januari 2023 Kapanewon Paliyan mengadakan kegiatan KKG tingkat korwil. Melalui undangan Whatshat tertera pukul 08.30 WIB. Acara di mulai pada pukul 09.30 WIB. Ibu Sri Widiastuti sebagai Korwil kapanewon Paliyan memberikan sedikit pengarahan kepada seluruh guru Sekolah Dasar yang ada di kapanewon Paliyan. Dianataranya supaya guru dapat melaksanakan tupoksinya sebagai guru dan meningkatkan kompetensinya terutama kompetensi kepribadian. Guru harus berpenampilan menarik dan berperilaku sopan. Seharian kita di awasi murid kita untuk itu harus berusaha tampil maximal dan sebaik-baiknya.
Selanjutnya guru di bagi perkelompoknya masing-masing. Untuk guru kelas tuinggi tetap berada di aula kapanewon Paliyan sedangkan guru kelas rendah berada di SD Paliayan satu serta guru Mapel juga di dampingi oleh pendamping masing-masing melaksanakan kkg di SD Paliyan satu.
Semua guru PAI bergabung di salah satu ruangan di SD Paliyan I. Acara segera di mulai dengan membaca doa. Kemudian di lanjutkan sambutan oleh Bapak pendamping K3S yaitu Bapak Sukamto. Dalam sambutannya beliau menyampaikan agar program GPAI untuk di sesuaikan dengan agenda akreditasi dan PKKS. Sesuai hasil akreditasi maka yang nilainya A akan di perpanjang satu tahun. Untuk itu sekitar bulan Mei/Juni kita persiapan kembali akreditasi. Terkait pendidikan agama bisa berkolaborasi dengan sekolah lain hingga memperoleh sesuatu yang lebih bermanfaat.
Sambutan yang kedua dari Bapak Mustofa sebagi ketua KKG PAI Kapanewon Paliyan.
Dalam sambutannya beliau menyampaikan semoga kedepan GPAI Kapanewon Paliyan diberi kemudahan dan kelancaran hingga bisa memberi kebaikan kepada semua. Di semester dua ini banyak agenda yang harus diselesaikan semoga nanti bisa disepakati. Diantaranya PTS, kegiatan keagamaan, ujian sekolah, ujian ASPD. PKKS juga akan dilaksanakan dipertengahan tahun. Ucapan terimkasih juga di smapikan kepada bapak ibu guru PAI yang telah bekerja sama dalam menjalankan program KKG.
Sambutan yang ketiga dari bapak pengawas yaitu Bapak Riyadi Purwanto,S.Ag. Beliau menyampaikan. Bahwa sementara beberapa waktu tidak bertemu dengan bapak ibu guru di kapanewon Paliyan. Karena ketugasan beliau mengampu di Kapanewon lain. Sebenarnya kita masih saudara jadi masih bisa saling bersilaturahmi. Karena bapak Riyadi pada bulan maret akan purna tugas maka dalam kesempatan ini beliau pamit dan mohon maaf apabila selama kurang lebih 4 tahun mendampingi bapak ibu di kapanewon Paliyan banyak kesalahan mohon di maafkan. Jika Bapak Ibu guru PAI Kapanewon Paliyan juga punya salah maka Bapak Riyadi juga memaafkan.
Beliau berpesan untuk bisa menjaga kesehatan. Sebenarnya kita hidup sederhana yang rumit adalah pikiran kita. Jika pikiran kita bisa kita jaga maka insyaAllah hidup Kita akan tentram. Hidup jangan hanya mengurusi orang lain maka hidup kita tidak akan tentram. Supaya kita bisa menjaga hati hindari makan berlemak. Supaya kita bisa menjaga jantung maka kita hindari makanan asin. Jika kita bisa menjaga ginjal banyak minum di siang hari. Kalau kita mau otak kita selalu terjaga maka tidurlah dengan cukup. Minimal 8 jam. Agar selalu enjoi dengan hidup kita harus selalu bersyukur. Untuk merawat usus kita. Kita tidak perlu makan yang enak-enak. Cukup kita perbanyak makan sayur mayur. Agar pankreas kita terjaga kita tidak boleh makan terlalu kenyang. Yang paling penting kita harus bisa menjaga hati kita. Kita selalu bersyukur kepada Tuhan apa yang kita terima kita syukuri.
Beliau juga mengingatkan bahwa bulan Maret kegiatan bulan Ramadhan mohon disiapkan. Serta untuk pengupdatetan data fmis segera di laksanakan. Bapak ibu yang punya TPG insyaAllah bulan Maret.
Untuk sambutan dari Bapak Yahya, beliau menyampaikan beberapa hal. Yang peetama terkait tugas sebagai guru yaitu membawa misi negara, mengibarkan bendera PAI. Maka di dalam mengemban tugas ini kira harus bisa membagi waktu dengan kesibukan kita. Di semester ini pandai-pandailah menata kegiatan apa yang harus terselesaikan terlebih dahulu agar tidak terbengkelai.
Sebentar lagi PTS, Try Out 1 kedua dan seterusnya. Maka dari itu di dalam mengelola waktu harus benar-benar bisa nemprioritaskan. Sehingga semua kegiatan dapat terselesaikan.
Yang kedua kita di tuntut untuk meningkatkan sumber daya kita baik secara akademik atau non akademik. Silahkan yang berkenan untuk sekolah pasca sarjana di persilahkan agar bisa memenuhi kebutuhan sumber daya negara. Meningkatkan diri secara akademik secara sukarela sehingga kita memiliki ilmu yang bermanfaat. Kita jangan sampai berpangku tangan hal itu harus di hilangkan.
Ketiga, tidak kalah pentingnya bapak ibu bisa melaksanakan scedull, agar bisa tertata rapi. Pelaksanaan harian uang di berikan anak didik kita. 40 % untuk kegiatan ektra. Anak kita kelas V dan VI 80% KBM untuk mrnggapai nilai kognitif anak didik kita. Kita harus bisa membuat nyaman. Silahkan di buat target untuk hafalan siswa minimal 10 surat atau 20 surat di jus 30.
Hafalan salat untuk kelas III usahkan untuk bisa hafal semua. Jika ada tingglan bacaan maka dilaksanakan di kelas IV.
Selanjitnya untuk data emis segera di selesaikan jangan sampai nanti mengunggahnya terlambat. Server akan menumpuk sistem akan lemot. Yang masa kerja kurang 2 tahun maka mohon bersabar dulu. Bisa masuk emis jika memiliki NUPTK. Untuk itu mohon segera untuk mengajukan NUPTK.
Bapak Ibu sertifikasi bagi yang belum menyelesaikan tunggaan syarat mojon segera di lengkapi. Untuk siaga mohon setiap buoan. Untuk di cek terkait dat jangan sampai ada yang hilang.
Berkenaan dengan sosial. Maka kita harus bisa menyikapi anak didik yang over jangan pernah menjatuhkan tangan mencubit atau menyentuh atau tangan bertuding. Minta ijin apabila akan membenarkan posisi peci.
Setiap hari kita di harapkan untuk selalu belajar dan belajar. Karena setiap hari ilmu sangat kita butuhkan untuk kemajuan kompetensi kita.
Alhamdulilah dalam kegiatan ini banyak mendapatkan pencerahan dari Bapak pengawas.
Selanjutnya program KKG disampaikan oleh Ibu Rohmi yaitu mengenai regenerasi pengurus KKG. Abdating emis diselesaikan harus sudah terkumpul di hari selasa. Untuk ujian soal menunggu dari kanwil atau team pembuat soal Kabupaten. Kisi kisi sudah ada silahkan untuk segera di sampaikan kepada siswa. Untuk soal PTS membuat di sekolah masing-masing. Selanjutnya untuk wisata religi mohon di agendakan untuk setahun dua tahun kedepan.
Rangkaian acara telah terlaksana dengan lancar. Semoga dapat di indahkan dan di laksanakan dengan baik. Acara di tutup dengan membaca hamdalah. Demikian kegiatan KKG GPAI Kapanewon Paliyan semoga bermanfaat. Salam sehat salam literasi.
Gunungkidul, 20 Januari 2023
Kamis, 19 Januari 2023
Oasis Kehidupan
Kamis, 12 Januari 2023
Niat Baik Akan Allah Kabulkan
Kamis, 05 Januari 2023
Ikhlaskan Walau Awalnya Sulit
Selasa, 03 Januari 2023
Intregritas Sains Teknologi dan Islam Falsafah Integritas Keilmuan
Intregritas Sains Teknologi dan
Islam Falsafah Integritas Keilmuan
Halo sahabat
literasi dari penjuru negeri, apa kabar Day 4 di tahun 2023? Semangat
semoga selalu menghiasi langkah para sahabat semua. Tetap semangat lalui hari
dengan penuh niat suci untuk bisa berbagi dan menginspirasi. Dalam kesempatan
ini saya akan berbagi tentang kegiatan saya bersaam LPDP UIN Malang Senin
tanggal 2 Januari adalah hari pertama saya mengikuti materi bea siswa Non Gelar LPDP. Seminggu
sebelumnya peserta bea siswa mendapatkan matrikulasi materi yang akan
didapatkan peserta bea siswa selama tiga bulan.
Materi hari Senin mengenai Intregritas Sains Teknologi dan
Islam Falsafah Integritas Keilmuan.
Sebagai pendidik
kita perlu menigkatkan professional kita. Kemenag telah melaksanakan program yang terkait dengan
digitalisasi. Di era digital bangsa Indonesia harus mampu melaksanakan dan
menggnakan segala bentuk digital yang tersedia. Terkait sain dan teknologi dan
agama menjadi program juga dari kementrian agama bahwa seluruh mata pelajaran
haus berbasis pada nilai-nilai moral. Kurikulum yang ada di madrasah dan
sekolah serta Perguruan Tinggi maka harus terkait dengan masalah-maslah moral.
Di UIN Malang
memiliki konsep VORTEX THEORY yang merupakan landasan teory dasar falsafah di
dalam mengintegrasikan ilmu dengan agama, baik ilmu social, ataupun ilmu natural sains dan teknologi.
1.
Sumber Ilmu
Sumber
ilmu
Ayat
qouliyah dan kauniyah.
Ø
Ayat-ayat Allah merupakan sumber petama dan
utama dalam ajaran Islam
Ø
Secara garis besar ada dua macam ayat Allah.
Ayat-ayat qouliyah dan ayat-ayat kauniyah fi Al-quran ( naqiyah) dan As-sunah Al-mutawiniyah
dan ayat-ayat kauniyyah yang berupa alam semesta
Ø
Kedua ayat Allah itu pasti saling terkait karena
keduanya merupakan entitas yang diciptakan oleh Allah secara sempurna dan by
designed.
2.
Pendekatan
Pendekatan
: Rasional, Empirik, Intritif
Keua
ayat Allah itu harus di kaji dan di gali melalui pendekatan ilmiah maupun
filosofi ( rasional maupun empirik) jika tidak bisa di dekati secara ilmiah
(pendekatan Ilmiah perlu pendekatan empiric) maka didekati secara filosofis (
melalui pemikiran dan perenungan yang mendalam, rasional sitematis dan
metodologis) demikian juga kita dapat menggunakan pendekatan lain yaitu
intritif ( ilham)
3.
Dimensi Ajaran
Dimensi
ajaran ada tiga : Akidah, syariah, akhlak
Ø
Akidah syariah dan akhlak merupakan dimensi
ajaran Islam yang berdasarkan wahyu
Ø
Akidah melandasi berpikir antologis syariah
melandasi berpikir epistomologis dan akhlak mendasari berpikir aksiologis
4.
Landasan
Landasan
meliputi 3 Hal : Antologis, Epistimologis, Aksiologis
Secara
antologis ilmu pengetahuan, baik ilmu pengetahuan alam, ilmu pengetahuan social,
humaniora berlandaskan akidah. Secara epistomologis haruus berlandaskan
syaiah dan secara aksioolgis harus berlandaskan akhlak.
Dengan
demikian, maka seluruh ilmu yang dikembangkan ( apapun) jenisnya tidak akan
tersekularisasi,alias islami. Ilmu pengtahuan Islami berangkat dari tauhid dan
berakhir pada tauhid.
ü
Antologi Islam bercorak monism artinya bahwa
Tuhan adalah asal usul dari segala sesuatu yang Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya.
Sementara semua ciptaanya(makhluk) bersifat dualisme dan pluralisme
ü
Epistimologi Islam bercorak eksoktik yang tidak
saja rasional, empiris, tetapi juga intuitif dan berlandaskan wahyu sebagai
sumber pertama dan utama
ü
Sementara itu aksiologi Islam berwawasan etis
dan humania berdasarkan kemaslahatan umat. Oleh sebab itu dalam Islam terikat
oleh nilai Islam itu sendiri (Value bound)
5.
Kategori Ilmu
Secara
garis besar, ilmu pengetahuan (sains ) dikategorikan menjadi ilmu pengetahuan
alam, ilmu pengetahuan social dan ilmu humaniora
ü
Dari ilmu pengetahuanalam melahirkan ilmu kimia,
fisika, astronomi,biologi dan seterusnya.
ü
Dari Ilmu pengetahuan social melahirkan ilmu
sejarah, social, antopologi dan seterusnya.
ü
Dari ilmu Humaniora melahirkan ilmu sastra dan
budaya, seni dan Bahasa dan seterusnya yang akan terus berkembang seiring
dengan perkembangan zaman dan akal pikiran manusia.
Demikian ilmu
yang dapat saya bagikan kepada sahabat semua semoga bermanfaat. Salam sehat
salam literasi tetap semangat dan teruslah belajar dan belajar terus berkarya.
Gunungkidul, 4
Januari 2023
Hari Kemenangan
Hari Kemenangan Oleh : Sumarjiyati Hari kemenangan hari yang suci Menyambut Lebaran dengan hati berseri Puasa sebulan telah ber...
-
Dan nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan. Itulah salah satu ayat Ar-Rahman yang tidak hanya sekali di sebutkan namun sampai ...
-
Terima, sadari , perbaiki Mendengar suaranya benci apalagi sampai melihat wajahnya. Bagaimana tidak aku menganggap d...
-
Aku Kamu dan Dia A ku seseorang yang mengagumimu K u rasa kau tau itu U ntuk bisa bertemu butuh waktu K au juga merindukanku A kank...