Cari Blog Ini

Senin, 17 Agustus 2020

Pembelajaran dalam Jaringan yang Efektif dan Menyenangkan

 

 Pembelajaran dalam Jaringan yang Efektif dan Menyenangkan



Oleh : Sumarjiyati, S.Pd.I

 

Saat wabah COVID-19 ini muncul seluruh aktivitas manusia dibatasi, termasuk kegiatan pembelajaran. Kebijakan belajar dari rumah mulai diterapkan pada tanggal 9 Maret 2020 setelah menteri pendidikan dan kebudayaan mengeluarkan surat edaran nomor 2 tahun 2020 dan nomor 3 tahun 2020  tentang pembelajaran dari rumah (Learn from Home) dan bekerja dari rumah (Work From Home) secara daring (online) dalam rangka pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19).


 Pembelajaran daring adalah pembelajaran yang dilakukan dalam jaringan internet. Hal ini bisa dilaksanakan bila ada hp atau leptop, ada jaringan internet, tentu saja ada paket data untuk menyambung pada jaringan internet.  Pembelajaran seperti ini bisa dilaksanakan bila terpenuhi syarat syaratnya.

 

Setelah sekitar 4 bulan berlalu pemerintah mengeluarkan surat edaran perpanjangan waktu belajar di rumah. Bisa dilihat bagaimana gagapnya para pendidik, stresnya orangtua yang mendampingi anak-anaknya belajar di rumah, dan tentunya bagaimana siswa kebingungan menghadapi tumpukan tugas yang aneh-aneh dari para pendidik yang sedang gagap. Banyak sekali kisah menarik, lucu, maupun sedih yang terjadi dalam proses belajar daring.

Untuk  atau mahasiswa mungkin tidak begitu banyak kendala, namun keadaan siswa dan wali  untuk lingkungan pembelajaran di SD kami tidak bisa melaksanakan pembelajaran daring yang bisa menggunakan banyak aplikasi-aplikasi yang mudah dan menyenangkan seperti zoom yang bisa langsung melihat keadaan siswa ataupun aplikasi yang lain. Aplikasi yang paling mudah dan bisa di jangkau oleh semua siswa di SD kami hanyalah WAG. Dari sini kami bisa menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa dan melihat kondisi siswa hanya dengan video call.

Contoh Vidio siswa


Di balik itu semua guru dan siswa bisa saling mengirimkan voice noot dan juga video kegiatan siswa pada materi tertentu. Hal ini siswa sudah merasa senang jika video yang mereka kirim telah di terima guru serta ada umpan balik. Siswa yang lain pun akan segera mengirim dan tidak mau ketinggalan. Dari sini sudah membuat siswa-siswa senang dan semangat dalam belajar di rumah.

Ada beberapa tugas dari guru yang harus di kumpulkan ke sekolah dengan waktu yang telah di tentukan. Siswa pun berlomba-lomba untuk membuat tugas mereka yang terbaik. Sebelum pengumpulan tugas, guru menyampaikan untuk 3 siswa terbaik akan mendapatkan rewoard dari guru. Dari sini siswa berusaha untuk menyelesaikan tugas mereka sebaik mungkin.

Beberapa hal yang dapat di simpulkan penulis dari pembelajaran daring yang di lakukan  adalah :

1.      Siswa belajar bertanggung jawab

2.      Siswa belajar untuk percaya diri

3.      Siswa belajar untuk berkompetisi secara positif

4.      Siswa belajar berkreasi secara bebas sehingga memunculkan daya kreatifitas yang tinggi

5.      Siswa belajar menghargai orang lain

6.      Pemberian reward guru ke siswa membuat siswa lebih tertantang sehingga siswa tidak malas dalam menyelesaikan tugas dari guru

7.      Jeda waktu pemberian tugas dan waktu pengumpulan membuat orang tua tidak terlalu merasa di kejar-kejar dalam mendampingi putra putrinya.

8.      Guru sebagai satu-satunya sumber belajar menjadi belajar berbasis aneka sumber belajar.

9.Peningkatan dan keseimbangan antara keterampilan fisikal (hardskills) dan keterampilan mental (softskills)

10.  Pembelajaran yang menerapkan prinsip bahwa siapa saja adalah guru, siapa saja adalah peserta didik, dan di mana saja adalah kelas

11. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas

4 pilar pendidikan yang disusun oleh UNESCO, yaitu Learning to Know (belajar untuk mengetahui), Learning to Do (belajar untuk melakukan sesuatu), Learning to Be (belajar untuk menjadi sesuatu), dan Learning to Live Together (belajar untuk hidup bersama), maka saat ini adalah kesempatan paling tepat untuk mengatur ulang arah dunia pendidikan kita yang selama sudah tersesat jauh dari tujuan. Dunia pendidikan harus kembali mengajarkan cara belajar (Learning How to Learn), bukan Learning What to Learn (belajar tentang sesuatu).


Jika para pendidik dan orangtua memahami bahwa keterampilan-keterampilan seperti pemecahan masalah, ketangguhan, motivasi, pengendalian diri,team work, prakarsa, kepercayaan diri dan etika, yang semua itu dibutuhkan untuk dikembangkan dalam diri para peserta didik dalam menghadapi tantangan di abad ke-21 ini, maka model pembelajaran dapat diarahkan agar bermuara ke sana. Misalnya selama masa belajar di rumah ini peserta didik dapat diarahkan untuk mencari pemecahan masalah yang berhubungan dengan Covid-19. Solusinya bisa dari sisi kesehatan, pangan, sosial, ekonomi, dan lain sebagainya.

Contoh tugas siswa yang di kirim melalui WAG



Dengan demikian kreativitas dan inovasi generasi penerus bangsa yang selama ini tidak diberi kesempatan belajar secara luas dan nyata. Dengan konsep ini akan mengubah pandangan para orangtua dan pendidik yang selama ini melihat gawai konsumsi semata, sekarang akan berubah menjadi alat produksi. Dan inilah proses pembangunan SDM unggul yang sesungguhnya.


Salam Literasi

Salam Guru Blogger Indonesia

Lomba Blog Tingkat Nasional Guru Blogger Indonesia bekerjasama dengan Ikatan  Guru TIK PGRI

 Gunungkidul, 17 Agustus 2020

 

Minggu, 16 Agustus 2020

Riuhmu Mana

Adzan maghrib telah terdengar, segera aku ambil air wudu untuk menunaikan kwajiban salat maghrib. Ada yang terasa beda untuk malam 17 Agustus 2020 ini. Malam dimana besok adalah hari kemerdekaan Republik Indonesia. Rumah tetasa sepi, keadaan di luar rumah pun juga demikian. Tiada perayaan seperti tahun lalu dalam menyambut hari raya kemerdekaan tahun ini karena wabah covid - 19 juga belum sirna di bumi nusantara ini.

Tidak mengurangi semangat untuk tetap berkarya mengisi kemerdekaan ini dengan hal- hal positif. Banyak hal yang bisa kita lakukan di rumah untuk tetap berkarya, jangan terpuruk dengan keadaan ini. Menulis adalah salah satu hal yang bisa kita lakukan.

Menulis tidak melulu harus dengan buka laptop, android yang kita punya bisa jadi sarana kita untuk menulis. Menulis sesuatu yang ada di benak kita. Menulis juga bisa jadi sarana kita untuk berbagi dengan orang lain. Boleh jadi tulisan kita yang kita anggab tidak penting namun untuk orang lain bisa saja hal yang sangat berharga.

Setelah selesai menunaikan salat maghrib dan mengaji akupun mulai membuka hp yang tergeletak di meja. Ya..biasanya aku setelah salat maghrib langsung menyimak hafalan putra kecilku. Namun malam ini aku tidak bisa melakukanya secara langsung. Yaa..karena anak-anak malam ini menginab di rumah tantenya. Aku bisa menyimak hafalan putraku dengan vc... 

" Assalamu'alaikum...halo dede'..ucapku menyapanya..".halo ibu...".kulihat senyum kebahagiaan putraku setelah mendengar suaraku."Gimana di tempat tante ga rewel kan? Tanyaku padanya" " Ga donk.. ".Dia pun bercerita kegiatan yang ia lakukan di rumah tantenya."Ok dik.. tadi adek sudah maghrib kan.. sekarang  ngajinya ibuk simak ya"." iya buk sudah maghrib..ok siap katanya". Ia pun segera membaca hafalanya , ia baca dengan cepat, namun segera aku ingatkan." Dik..bacannya pelan-pelan ya.. agar tajwidnya bisa di kontrol dengan baik". Ia pun membenarkan bacaannya. Ayat demi ayat ia baca dengan baik. Sodakallohuladziim" .
Alhamdulilah..bacaanya bagus dik..tetap semangat ya!.. Kataku". " iya ibu sayaang.. Buk ibuk.. Aku kangen ibuk.." ringiknya.. "Ia  besok ibuk jemput ya.." ia pun menjawab siap ibuk", dan berpesan ibuk jangan capek capek ya adek ga mau lihat ibuk  capek dan sakit aku sayang ibuk". Kata-kata itu sering ia ucapkan. Makasih sayang... Kau permata hatiku harapanku,kelak semoga kau jadi anak yang solih anak yang pinter dan anak yang selalu bermanfaat untuk orang lain berguna untuk bangsa dan negara serta agama.

Di rumah ada saja yang selalu ia lakukan bersama kakanya, kadang hal sepele bisa jadi keributan, sejak  pertengan bulan maret anak-anak selalu di rumah bermain dan melakukan semua kegiatan bersama kakanya, fajar jika kadang mereka bosan dan bertengkar di usia mereka saat ini. Semalam tidak mendengar keributan mereka aku jadi rindu.

"Semalam tidak bersamanya"
Gunungkidul,17 Agustus 2020



Jumat, 14 Agustus 2020

Menumbuhkan Sikap Kepahlawan dengan Rela Berkurban

 

Menumbuhkan Sikap  Kepahlawan dengan Rela Berkurban

 (Bakti Sosial SD N Karanganyar)


 

Oleh : Sumarjiyati,S.Pd.I

Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Rebublik Indonesia ke-75 SD N Karanganyar mengadakan bakti sosial yang ditujukan pada siswa-siswa SD N  Karanganyar yang kurang mampu dan masyarakat sekitar SD Karanganyar. Pelaksanaan bakti sosial di lakukan pada hari Jumat tanggal 14 Agustus 2020 tepatnya pada hari pramuka. Dana di ambil dari iuran guru dan karyawan SDN Karanganyar dengan suka rela. Dana yang terkumpul kami belikan sembako dan di buat menjadi 32 paket. 


Masa pandemi ini membuat banyak dari wali siswa yang terimbas corona virus-19, maka kepala sekolah beserta guru dan karyawan sepakat untuk memperingati 17 Agustus tahun ini dengan mengadakan bakti sosial. Kegiatan memperingati hari kemerdekaan ini di lakukan dengan memberikan sedikit bingkisan sembako. Hal ini di karenakan pada masa pandemi  kegiatan semacam ini akan lebih bermanfaat bagi siswa-siswa kami. Dan juga kami mengamalkan dasa darma pramuka yang ke dua “ Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia “

Adanya corona virus -19 ini membuat pembelajaran di lakukan secara daring. Selama sekitar 4 bulan kami tidak bisa bertemu langsung belajar bersama dengan siswa-siswa di kelas. Baru tahun ajaran baru 2020/2021 pada bulan Juli tepatnya tgl 13 Juli 2020 kami bisa tatap muka bersama siswa kami dengan tetap mematuhi protocol pencegahan Covid-19. Rasa rindu selama ini sedikit terobati. Siswa-siswa masuk secara bergiliran dengan durasi waktu 2 jam setiap minggunya di hari yang berbeda antara kelas satu dan kelas lainnya.

Alhamduliah pertemuan kami dengan siswa kami menjadikan para guru bisa mengetahui secara langsung keadaan siswa-siswa kami dan dengan mengadakan bakti sosial ini, kami guru dan karyawan SD N Karanganyar ingin mengetahui keadaan rumah siswa. Maka Kami berkunjung ke rumah mereka langsung  untuk memberikan bingkisan tersebut dan melihat keadaan siswa-siswa kami.

Guru dan karyawan di bagi menjadi beberapa  kelompok untuk wilayah sasaran, yaitu dusun Sambeng, Karanganyar, Manggung, Sumber Rejo dan Karang.

Pemberian  sembako kepada Siswa di Dusun Manggung.


Pemberian sembako terhadap siswa di Dusun Sambeng




Pemberian sembako kepada siswa Dusun Sumber Rejo


Pemberian sembako kepada siswa Dusun Karanganyar


Pemberian sembako kepada siswa  di Dusun Karang




Pemberian sembako kepada warga masyarakat sekitar SD N Karanganyar


Al-hamdulilah kegiatan bakti sosial berjalan dengan lancar semoga bermanfaat untuk semua dan kedepan semoga gegiatan ini tetap dapat di lakukan secara rutin. Berharap dana yang terkumpul bukan hanya dari Guru dan Karyawan tapi dari berbagai pihak terutama para alumni SD N karanganyar dan juga dari komite sekolah.

Kegiatan ini  juga semoga bisa menambah kecintaan kita untuk saling berbagi dengan sesama dan bisa menumbuhkan jiwa kasih sayang terhadap orang lain. Sesungguhnya harta yang kita miliki sebenarnya harta yang kita sedekahkan. 

Salam literasi salam guru blogger Indonesia

Gunungkidul.14 Agustus 2020

Kamis, 13 Agustus 2020

Berbagi Pengalaman Menerbitkan Buku

 

 Berbagi Pengalaman Menerbitkan buku


Oleh : Sumarjiyati,S.Pd.I

Berbagi pengalaman menerbitkan buku oleh Mb Siska .Mb Siska akan menjelaskan tentang  bentuk-bentuk tulisan nonfiksi.Namun sebelumnya akan di jelaskan dulu alasan mengapa kita harus menulis.tentang mengenal ragam tulisan non fiksi.   


Mengapa kita menulis.

Pertama Dalam kontek Islam  sabda Rasul : Qoyyidul ‘ilmi bilkitabi artinya  :  “Ikatlah ilmu dengan tulisan”. ini merupakan sebuah  landasan  utama untuk menulis.

Kedua : merupakan bentuk knowlage menegemen atau Menejemen pengetahuan kita. Membagi tulisan kita untuk orang lain dengan pengetahuan menulis. Pengalaman pengetahuan sebuah Lembaga atau Yayasan (organisasi), harganya mahal.kebanyakan dari tulisan tersebut di protek. Dalam kontek pribadi untuk knowlage manajemen. Tulisan kita itu adalah muaranya kesana untuk  mengelola pengetahuan kita agar mnjadi copyright milestone. menjadi jejak langkah kita. Dengan tulisan kita bisa bercerita  pada orang lain.bahwa kita pernah  melakukan sesuatu .kita pernah punya gagasan,kita pernah punya pengalaman. dan seterusnya.

Ketiga.Tulisan itu adalah sebuah  Legalitas paten dari aktivitas kita.  Ide /gagasan kita mengapa kita harus menuliskan ilmu yang kita punya, karena  dalam rangka untuk mematenkan gagasan kita ide kita. Jangan sampai di kemudian hari kita ketika pernah bicara kesana kemari namun belum kita tulis. Sementara ada yang mendengar gagasan kita dan menuliskannya. Missal kita punya ide namun belum di tulis lalu yang mendengar menulis dan memproduksinya membuatnya sebagai gagasan orang yang menulis. Itu bisa kita paten kan dan menjadi produk kita. Dan itu sebagai bukti bahwa ide itu bukan dari kita kerena orang tersebut memiliki bukti dengan tulisan  tersebut..

Karya non fiksi

Pengertian : Menurut KKBI  adalah yang tidak bersifat fiksi , tetapi berdasarkan fakta dan kenyataan. Dalam kontek karya atau tulisan  non fiksi adalah karya informatif  dimana  penulis bertanggug jawab penuh atas kebenaran dan akurasi  informasi  yang di sajikannya. Kenapa begitu karena yang tau tentang tulisan itu ya kita sendiri yang tidak bersifat fiksi  karya infomartif dimana penulis bertanggungjawab penuh atas kebenaran tulisan yang di sajikannya. Yang tau tentang yang kita tulis hanya kita sendiri yang tau jangan sampai menjiplak. Sesuatu yang tidak melakukan tapi kita mengkklaimnya sebagai yang melakukan itu tidak boleh. Kita harus bertanggung jawab penuh tentang tulisan kita sendiri.

Apa saja tulisan ragam non fiksi ?

Mengacu pada reverensi umum karya non fiksi itu banyak banget.Tidak hanya buku tex saja tapi insiklopedi,kamus itu juga termasuk karya nonfiksi.


Nonfiksi yang bisa cepat kita tulis.

Ragam non fiksi .


1.       Berita

Berita adalah  cerita  atau keterangan melalui peristiwa hangat.Teknis penulisan berita itu ada 2 yaitu:

Ø  Hard news ;berita yang to the point tidak bertele-tele isinya lugas dan singkat. Bisa kita dikoran atau media online. Berita yang sangat cepat sekali missal ada kebakaran di daerah tertentu dan di tuliskan oleh wartawan.

Ø  Fiature : artikel yang kreatif sifatnya selain informatif tapi juga menghibur gaya menulisnya  adalah gaya bercerita atau true story dmn hrpnnya pembaca selain mendapat informasi pembaca juga mendapatkan hiburan dari sini. lebih banyak bunga2 bahasa hiasan Kata-kata  tulisan bisa kita masukan di sini kata-katanya tidak lugas namun bisa menambahkan beberapa pengembangan dalam tulisan.

1.       Esai

Karangan  prosa yang membahas masalah sepintas lalu dari sudut pandangan pribadi penulisnya. Di sebut sebagai opini  jadi kita mengangkat sebuah topik kemudian kita kupas berdasarkan tulisan kita bisa juga kita tawarkan solusi disana.

Dibawah ini adalah contoh dari tulisan esai yang pernah diposting di Kompasiana dengan 1000 lebih pembaca, tentang film India yang sempat menjadi headline dengan judul " Every Child is special". Cerita tersebut diambil sebagai lesson learn dan dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari.


1.       Catatan Perjalanan

Ragam nonfiksi berikutnya yang dapat diproduksi dengan mudah yaitu Catatan Perjalan. Tulisan tentang proses sebuah perjalanan atau ulasan tentang apa yang ditemui dalam perjalanan  tersebut, dapat berupa ulasan tentang tempat atau lokasi yang dikunjungi, budaya daerah dan makanan khasnya.

 Contoh tentang Catatan perjalanan dari salah seorang teman ibu Siska.

Juga dari hipwee tentang traveling. Dan inilah link nya: https://wiediesta.wordpress.com/2019/12/07/arigato-tokyo/

https://www.hipwee.com/travel/mengintip-sejarah-budaya-batak-di-t-b-silalahi-center-balige-tobasa/


1.       Artikel Informatif

Ragam nonfiksi berikutnya adalah Artikel informatif yaitu tulisan yang berisi informasi tentang suatu hal yang bertujuan untuk menambah pengetahuan pembaca. Isinya murni informasi. Dalam bahasa populer sering disebut "artike feature". Contohnya Lenovo. Maka diceritakan kelebihan dari perangkat tersebut.

Berikut contoh tentang artikel informatif bersama gerak bareng tentang relawan.



      Best practise

Ragam nonfiksi yang terakhir adalah Best Practice, yaitu tulisan tentang pengalaman terbaik dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Biasanya dibuat oleh para pendidik atau mereka yang terlibat dalam dunia pendidikan. Selain sebagai lesson study, produk tulisan best practice dapat juga menjadi masukan bagi pemerintah untuk memperbaiki kualitas pendidikan.


Demikian yang perlu sampikan tentang materimenulis ragam nonfiksi,semoga bermanfaat selamat mencoba dan berkarya.


Terakhir bahwa kemampuan menulis kita berbanding lurus dengan kemampuan membaca. Makin banyak baca maka akan makin banyak juga kosa kata yang kita punya. Selain itu kita juga belajar bagaimana membangun tulisan/karya. Dengan demikian kita akan lebih lancar menulis.

Slam literasi salam guru blogger Indonesia




Senin, 10 Agustus 2020

Kekuatan Cinta dan Doa

 

 Kekuatan Cinta dan Do'a


Tumbuh dari keluarga yang sederhana dengan jumlah anggota keluarga yang tidak di bilang sedikit. Anak ke enam dari tujuh bersaudara membuat saya terbiasa untuk patuh pada kakak kakak serta terbiasa berbagi tugas dan berbagi hal lain. Dari kecil sudah bercita-cita jadi guru karena terinspirasi dari seorang guru Taman Kanak-Kanak dimana ia sekolah disana. Menurutnya profesi guru sangat menyenangkan  karena bisa berbagi hal  baik untuk orang lain. Dan ilmu yang di tularkan dapat manjadi amal jariyah.

Di lingkungan tempat saya  tinggal, sering saya bermain bersama teman-teman seusia bahkan usia di bawah saya dengan bermain sekolah - sekolahan di mana saya menjadi guru dan teman lain sebagai muridnya.  Aah masa itu…

Dengan segala keterbatasan keluarga dari seorang ayah yang berkerja sebagai pegawai  tata usaha di sebuah puskesmas Dinas Kesehatan  serta seorang ibu rumah tangga. Dalam  mencukupi dan membiayai anak-anak sekolah hanya mengharapkan gaji yang bisa dibilang kecil. Untuk menambah penghasilan ibu membuat es lilin  dan snak ringan untuk di titipkan di warung dekat sekolah dasar di dusunku. Alhamdulilah sedikit banyak membantu ibu dalam memenuhi uang jajan anak-anaknya.


Orang tua mana yang tidak ingin anak-anaknya sukses, begitu pula orang tuaku. Mereka juga mengharapkan anak-anaknya bisa sukses baik dunia maupun akhirat. Dengan berprinsip anak harus bisa sekolah maka orang tua bekerja keras banting tulang untuk menyekolahkan kami anak-anaknya,walaupun kakak-kakak hanya lulusan sekolah menengah atas. Kebanyakan setelah lulus kakak bekerja ke luar kota akupun juga saat itu ikut untuk merantau di suatu kota, namun 2 tahun menjalaninya rasanya pekerjaan itu tidak sesuai dengan hati saya walau di bilang dengan gaji yang lebih dari cukup untuk memenuhi segala kebutuhanku dan juga bisa sedikit bantu kirim  ke orang tua di kampung.

Ternyata gaji besar tidak menjamin seseorang untuk mendapatkan kepuasan lahir batin.  Hari-hari dalam bekerja terasa seperti tidak mengenal lelah pergi pagi pulang malam. Rutinitas  itu saya rasakan selama 2 tahun. Memang Tinggal di kawasan industri jarang sekali untuk bisa mendapatkan kesempatan melakukan kegiatan sosial seperti yang saya alami dulu saat masih di kampung halaman.

Banyak pengalaman berharga dari sana yang bisa jadi bekalku hidup di kemudian hari. Bahwa  untuk mempertahankan hidup itu kita butuh suatu perjuangan, tidak boleh berpangku tangan dan berdiam diri menunggu keajaiban datang.

Akhirnya saya putuskan untuk keluar dari pekerjaanku dan kembali ke kampung seperti harapan orang tuaku. Mereka mengharap diriku untuk bisa sekolah lagi dan mengabdikan diri di Sekolah Dasar Swasta di daerah tempat tinggalku. Kebetulan saat itu di SD tersebut masih kekurangan dewan guru.


Menjadi guru yang hanya bermodalkan pengalaman mengajar di TPA tidak membuatku patah semangat, segera saya   daftarkan diri untuk kuliah di jurusan tarbiyah. Mengajar sambil belajar sangat bermanfaat, saya mendapatkan ilmu dan sekaligus dapat mempraktekkan langsung ilmu yang saya miliki di sekolah  saya mengabdikan diri tersebut.

Hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan, saya rasakan kebahagiaan yang amat sangat setelah saya jadi guru honor di desaku. Gaji kecil bahkan sangat kecil dibandingkan dengan gajiku saat merantau namun ada kepuasan tersendiri yang dapat saya rasakan. Bahagia saat bisa membuat siswa bisa mengerjakan tugas yang saya berikan, bahagia dapat menjawab pertanyaan yang mereka lontarkan, bahagia bisa membersamai mereka belajar, bahagia bisa berbagi cerita dengan mereka. Bahkan kebahagiaan berlebih saat mendampingi siswa untuk mengikuti  lomba hingga tingkat kabupaten dan mendapatkan juara. Alhamdulilah puji syukur kehadirat-Mu Ya Rabb.

Hari hari berlalu hingga tidak terasa telah 7 tahun saya mengabdikan diri di SD tersebut. Banyak suka duka yang saya rasakan dan masuk tahun ke 5 di mana saat itu saya sudah mulai berumah tangga dan saya rasakan banyak kebutuhan yang harus dicukupi. Namun aku tetap bertahan untuk tetap mengabdikan diri di sana karena masalah rasa, rasa yang membuatku jatuh cinta pada duniaku ini.

Tidak dipungkiri di saat sudah berkeluarga maka hubungan sosial kemasyarakatanpun juga meluas dan kebutuhan materi  juga bertambah. Suami yang saat itu juga masih honor bekerja sampingan untuk dapat memeuhi kebutuhan kami. Allah tidak tidur dan selalu tahu perjuangan hambanya. Allah selalu memberikan rizki dari yang tidak disangka. Rizki dalam hal ini tidak hanya berupa uang namun di sana saya dan suami diberikan rizki berupa teman-teman hebat, yang baik hati dan sering membantu kami saat kami mengalami kesulitan. Anugrah terbesar pun Allah berikan untuk kami yaa.. Saya mengandung anak pertama. Bersyukur tak lupa kami ucapkan. Alhamdulialah Allah memberi kepercayaan untukku untuk menjadi seorang ibu seutuhnya. Jarak rumah ke  sekolah yang tidak membutuhkan waktu lama membuat saya memanfaatkan waktu yang ada untuk bisa menjaga kesehatan saya dan janin. Setiap pagi rutin untuk melakukan jalan kaki serta menghirup udara segar.

Dalam berumah tangga tentu saja banyak hal-hal kecil yang kadang membuat hati kita  merasa tidak nyaman, apalagi saat seorang istri sedang mengandung, butuh perhatian ekstra dari suami. Sempat berfikir untuk bisa seperti orang-orang lain saat sedang hamil bisa selalu istirahat di rumah semua kebutuhan sudah tercukupi bisa istirahat siang dan sebagainya, itu semua jarang saya dapatkan karena saat pagi hari mengajar sore hari saya harus masuk kuliah. Baru malam hari saya bisa istirahat belum jika ada siswa yang kebetulan rumahnya dekat dengan saya datang untuk di ajari mngerjakan pekerjaan rumah.  

Bagi seorang ibu hamil pekerjaan itu sangatlah melelahkan jika tidak di niati dengan hati yang  ikhlas untuk berbagi. Sang janin pun sepertinya mengerti akan posisi ibunya dia tidak rewel dalam rahim, bisa di ajak aktivitas dari pagi sampai sore bahkan malam hari masih ikut belajar dengan siswa-siswa saya.

 Allah pun berkehendak lain saat hari perkiraan lahir tertanggal 15 Februari namun sang bayi lahir 31 Desember artinya bayi lahir belum waktunya atau disebut prematur.  Bayi pertamaku lahir 7 bulan. Beruntung kondisi bayi sehat hanya saja berat badan masih kurang normal dan harus tetap berada di rumah sakit beberapa hari. Meskipun demikian apapun yang Allah berikan tetap harus disyukuri.

Saat sudah menjadi seorang ibu yang harus mengurus bayi dan keluarga namun saya tetap mengabdikan diri sebagai guru honorer, tanpa memikirkan gaji yang saya terima. Saya tetap melaksanakan kwajiban untuk mendidik dan mengajar siswa-siswa saya. Hanya terkandang harus pulang dulu untuk memberikan ASI terhadap si kecil, jadi harus pandai-pandai membagi waktu.

Suka duka menjadi guru honor dan seorang ibu yang memiliki seorang bayi mungil dapat saya rasakan sebagi ujian dan jalan untuk meraih kesuksesan.


Suatu pekerjaan apabila ditekuni dan dijalankan dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab itu akan berbuah manis pada akhirnya. Yaa. Saat ada ujian CPNS pun saat itu saya ikut untuk mendaftar diri namun berhubung saya belum memiliki ijasah SI maka saya daftar untuk bagian TU yang syaratnya masih lulusan SMA. Karena saat itu saya baru memiliki ijazah SMA. Pengumuman pun sudah keluar dan ternyata saya tidak lolos dengan ujian tersebut. Sedih tentu … namun setelah saya kembalikan semua pada Allah justru saya bersyukur. Allah sangat tahu saya tidak cocok untuk bekerja sebagai TU tapi Allah tahu bahwa saya lebih cocok untuk jadi guru.  Jiwa guru sudah terpatri dalam hati sanubariku.


Allah memberikan jawaban atas doa dan usaha saya selama ini. Tahun 2008 saya dinyatakan lolos data base guru honorer dan harus melakukan pemberkasan pengangkatan CPNS. Masya Allah hal yang tidak saya duga selama ini Allah memberi imbalan yang indah atas apa yang telah saya lakukan. Syarat-syarat yang di minta BKD saat itu saya lampirkan dalam pemberkasan tersebut dan ternyata semua sesuai seperti yang ada dalam syarat-syarat yang diminta. Berhubung saya sebagai honor selalu melaksanakn tugas dengan tertib dan daftar hadir yang di minta dapat saya penuhi bahkan saat saya melahirkan pun tidak minta cuti dan tetap melaksanakan tugas mendidik dan mengajar. Jadi tidak masalah ketika diminta daftar hadir dari tahun ke tahun.

Dari saat pengumuman lolos data base dan melengkapi berkas persyaratan para guru yang memenuhi syarat maka SK pun keluar setelah sekitar satu bulan. Surat keputusan di berikan secara serentak dari jenjang TK sampai SMA sekitar 500 orang guru.

Tiba saatnya namaku di panggil untuk menerima SK tersebut, pelan pelan saya buka amplop itu dan… yaa.. terbaca jelas di sana nama, nip dan tempat tugas saya. Saya ditugaskan di salah satu SD yang ada di kecamatan Gedangsari.. nangis tak bisa saya tahan.. bersyukur dan bahagia tentu , namun membaca  nama kecamatan Gedangsari saya menagis karena mungkin sedikit berontak.. kok saya ditugaskan sangat jauh dari desa tempat tinggal saya,  sempat berpikir negatif saat itu. Kaget karena di antara 16 orang yang masuk data base di kecamatan tempat tinggal saya ternyata hanya saya sendiri yang di tempatkan di kecamatan yang jauh.

Waktu untuk berpamitan dari SD tempat di mana saya mengabdikan diri pun terlaksana dengan hati yang berat saya sampikan untuk minta maaf apabila selama bekerja di SD ini saya banyak salah dan karena untuk melaksanakan tugas yang baru maka saya harus meninggalkan sekolah yang saya cintai ini sekolah yang  mampu membuat saya lebih bisa berfikir dewasa sekolah yang mampu mengenalkan diri ini arti dari sebuah kasih sayang dan persahabatan. Terima kasih siswa-siswaku terima kasih bapak ibu guru serta terutama bapak kepala sekolah yang begitu banyak memberikan ilmu yang begitu berharga pada saya. Semoga Allah senantiasa memberikan berkah untuk keluarga SD ini.

Bulan September 2008 saya mulai melaksanakan tugas di tempat yang baru dengan suasana yang baru. Harus pandai-pandai membawa diri  di lingkungan yang baru. Awal-awal tentu saja kaget karena harus melakukan perjalanan jauh dari rumah ke sekolah yang sebelumnya hanya jalan kaki untuk bisa sampai ke sekolah. Dengan keiklasan dan semangat untuk terus berbagi maka lelah pun bisa hilang. Sedikit sedih juga dengan harus meninggalkan si buah hati yang sebelumnya tidak pernah di tinggal sebegitu lamanya.

Doa adalah kekuatan, dengan doa saya bisa lewati kesedihan yang saya rasakan toh dengan  jauh dari anak, saya bisa mengambil pelajaran arti dari sebuah kebersamaan  tetap berharap  akan limpahan  rahmad-Nya semoga anak saya yang saat itu masih balita tidak rewel ketika harus ditinggal ibunya.

Alhamdulilah Allah selalu memberi kemudahan kemudahan setiap ursanku. Begitu besar kasih sayang dan Rahmad-Mu ya Allah.. tidak ada kata lain selain bersyukur dan terus bersyukur atas semua yang telah Allah berikan.

Keputusan untuk meninggalkan pekerjaan saya di perusahaan ternyata tidak salah. Yaa saya menemukan kebahagiaan saat harus memilih sebagai guru. Jadi  guru tidak akan pernah rugi sebagai guru bisa memiliki jariyah yang kelak bisa membantu keadaan kita di akhirat. Guru yang mampu melaksanakn tugas dan kwajiban dengan baik. Jadilah guru yang selalu di rindukan anak-didik kita. Guru yang mencintai profesinya bukan guru kebetulan atau pun guru asal-asalan. Selamat berkarya dan terus berbagi, berbagi tidak akan pernah rugi.  Jalani semua dengan Lillahi ta’ala apalagi di masa pandemi saat ini guru di tuntut untuk terus belajar dan jangan mengeluh tentang keadaan ini. Jadikan keadaan ini sebagai tantangan kita untuk bisa berbenah dan terus belajar dan belajar sepanjang hayat untuk lebih baik lagi agar mampu mendidik dan membimbing generasi penerus kita agar mereka mampu menghadapi tantangan hidup kedepan yang samakin sulit.


Salam literasi salam guru blogger Indonesia

Gunungkidul,11 Agustus 2020

Ramadan Sebagai Sarana Mensucikan Nafsu

Ramadan  Sebagai Sarana Mensucikan Nafsu Allahuakbar Allahuakbar gema takbir berkumandang. Sebulan telah berlalu tibalah kita di...