Tulis yang Kita Lakukan, Lakukan yang Kita Tulis
Cari Blog Ini
Jumat, 29 Juli 2022
Muhasabah diri
Rabu, 27 Juli 2022
BERSIH DUSUN DESA NGALANG
BERSIH DUSUN DESA NGALANG
Gubuk Gede
Warga di Desa Ngalang , Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, berupaya melestarikan adat dan budaya lokal. Senin tanggal 25 Juli 2022 melakukan bersih desa dengan mengadakan pawai keliling di lingkungan desa Ngalang, Gedangsari. Sejumlah 14 dusun mengeluarkan berbagai kesenian, atraksi dan keunikan dusun masing-masing dalam pawai itu.
Sebagai bentuk melestarikan budaya lokal, dan juga mengenalkan pada generasi now yang notabane masuk dalam dunia serba gitital bukan tidak mungkin budaya lokal akan tergeser dan anak-anak kurang sekali pemahaman mereka tentang budaya. Dalam pawai ini setiap dusun membuat gunungan. Dalam gunungan itu di hiasi berbagai macam hasil panem. Selain itu juga kesenian tradisional berupa jhatil dan reog juga ada disana.
Setelah semua dusun selesai menampilkan semua kreativitasnya dan masuk ke lokasi "Gubuk Gede" maka penampilan penari ledek pun muncul. Nha tari yang hampir jarang kita lihat, masih di lestarikan oleh penduduk desa Ngalang, Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan bersih dusun atau rasulan ini merupakan salah satu cara untuk uri-uri budaya Jawa khususnya Kabupaten Gunungkidul.
Semua warga antusias melaksanakan kegiatan ini bahkan sekolah yang berada di wilayah Desa Ngalang, Gesangsari di liburkan atau melaksanakan pembelajaran luar kelas, khusus kegiatan Rasulan ini. Khusus SD N Karanganyar, Gedangsari memberikan tugas kepada siswa kekas Satu sampai dengan kelas Tiga untuk melukis dengan tema rasulan, bisa berupa melukis tumpeng, gunungan atau apapun yang di lihat siswa secara langsung dalam kegiatan ini. Sedangkan untuk kelas 4 membuat puisi, kelas Lima dan Enam membuat karangan minimal Tiga paragraf. Hal ini di kandung maksud agar selain suswa mengenal budaya lokal siswa juga berliterasi dengan tugas yang harus diselessikan.
Terimakasih semoga bermanfaat, salam sehat, salam literasi tetap semangat
#Kamismenulissahabatlagerunal
Gunungkidul, 28 Juli 2022
Minggu, 24 Juli 2022
Apakah Rezeki Kita Barokah?
Apakah Rezeki Kita Barokah?
Untuk memenuhi kebutuhan hidup kita, tentu kita bekerja dan
berusaha untuk mendapatkan uang. Dengan uang tersebut maka kita dapat memenuhi
segala kebutuhan kita. Berharap apa yang kita hasilkan akan membawa keberkahan.
Lalu bagaimana yang di maksud barokah disini.
Bagaimana kita tau bahwa rezeki kita barokah atau tidak barokah.
Kita bisa lihat apakah setelah kita punya rezeki itu makin dekat pada
Allah ataukah justru malah nembuat kita makin jauh dengan Allah. Jika uang yang
kita punya membuat kita semakin dekat dengan Allah maka itulah uang yang disebut barokah.
Tapi kalau adanya uang di rumah kita membuat kita makin jauh dari Allah maka
rezeki kita tidak barokah. Banyak kita jumpai orang yang bekerja siang malam
tanpa mengenal lelah. Namun mereka selalu merasa kurang. Semakin banyak uang
yang di dapatkan maka semakin ia merasa kurang. Sangat menyedihkan memang,
berharap kita bekerja dan menghasilkan uang dan dengan uang itu kita bisa
merasa cukup, tapi kenapa masih merasa kurang. Hati-hati jika hal itu kita
rasakan. Kita perlu intropeksi diri, apakah uang yang selama ini kita hasilkan
masih kita gunakan untuk kepentingan diri kita sendiri? Karena sejatinya dari
uang yang kita hasilkan ada hak orang lain. Maka disaat kita mendapatkan uang
hal pertama yang harus kita lakukan adlah menyisihkan sedikit atau dsebagian
untuk orang-orang yang membutuhkan.
Untuk itu dalam kita mencari rezeki jangan salah niat. Luruskan
niat untuk mencari ridho Allah. Sehingga saat mendapatknnya kita bersyukur dan
artinya kita bisa memberikan sebagian
uang kita kepada orang lain. Semakin kita bersyukur maka semakin keberkahan itu
menghampiri kita. Dan seberapapun rezeki atau uang yang kita dapatkan semoga
membawa keberkahan dalam rumah kita.
Sekecil apapun doa yang kita panjatkan itu akan selalu dapat
memberi cahaya dalam hidup kita. Berdoalah dan Allah akan kabulkan. Jangan
menyerah. Selalu minta bimbingan dari-Nya mohon tunjukkan jalan-Nya agar hidup
kita senantiasa selamat dan selalu mendapatkan ridho-Nya. Aamiin.
“Allah katakana bahwa rezeki nafkah dan uang akan datang, dan
bahkan yang lebih baik lagi dari itu, jika kepedulianmu tidak hanya tercurah
untuk diri sendiri. Kepedulianmu harus tercurah juga kepada orang lain.Islam
tidak menentang kekayaan. Tapi Islam menentang kekayaan yang hanya melayani dan
menguntungkan diri sendiri” (Nouman Ali Khan)
Salam sehat, salam literasi tetap semangat dan terus berkarya.
KMABDay16
Sumarjiyati
Gunungkidul, 25 Juli 2022
Jumat, 22 Juli 2022
Pijar Sekolah
Rabu, 20 Juli 2022
Kekuatan Doa
Kekuatan Doa
Sebagai seorang muslim kita diwajibkan untuk salat lima waktu. Lima waktu dapat kita
jadikan sebagai sarana kita untuk mendekatkan diri pada sang ilahi. Setelah selesai
salat kita dianjurkan untuk diam sejenak
di tempat kita salat. Berdoa dan berdzikir memohon kebaikan kepada Allah Swt.
Berdoa dan berdzikir setelah salat adalah
waktu-waktu yang mudah di
kabulkan doanya kepada Allah Swt. Dengan selalu berdoa dan berdzikir kepada
Allah. Dzikir berguna untuk untuk mengingat Allah Swt. Sebelum berdoa biasanya
seorang muslim melakukan dzikir lebih dahulu, terlebih-lebih berdzikir dan
berdoa setelah salat.
Berdzikir adalah mengungat Allah dengan tujuan mendekatkan diri kita kepada Allah. Berdzikir dapat dilakukan dengan menyebut dengan kalimat-kalimat tayyibah tertentu misalnya takbir, tahmid, tahlil, tasbih dan sebagainya. Berdzikir drngan amal perbuatan juga dapat kita lakukan misalnya dengan mengamalkan segala sesuatu disandarkan kepada Allah Swt. Misalnya bekerja karena Allah. Dengan berdzikir maka akan membuat hati kita tenang. Tentang berdzikir ini Allah tdlah memerintahkan dalam Q.S. Al-Ahzab ayat41. Yang artinya " hai orang-orang beriman berdzikirlah kamu kepada Allah sebanyak-banyajnya.
Jika kita mengingat Allah maka hati kita akan menjadi tentram. Jika hati kita tentram maka melakukan aktivitas apapun kita akan tenang dan terasa nyaman. Setelah gati kita tdnabg dan nyahan maha dalan berdoaun kita juga tentu dengan hati yang nyaman dan tentram maka saya yakin berdoa pun kan terasa nyaman.
Setelah kita tahu hal-hal yang membuat doa kita terwujud dan waktu-waktu tertentu dimana Allah akan kabulkan doa- doa kita. Disertai keyakinan yang dalam maka kira tunggu bagaimana doa telah merubah segalanya. Dari yang tidak mungkin menjadi mungkin, dari yang sulit menjadi mudah. Allah pun berfirman "berdoalah padaku maka akan aku kabulkan".
Dalam berdoa tidak harus menggunakan bahasa Arab,namun boleh dengan bahasa lainya atau bahasa apapun, sebab Alkah maha mengetahui. Berdoa ketika suka maupun duka, senang ataupun susah, sehat ataupun sakit lapang ataupun sempit. Dalam keadaan apapun sebaiknya kita selalu berdoa. Dan lihatlah bagaiman doa telah mengubah segalanya.
Demikianlah tulisan sederhana yang dapat saya sajikan semoga bermanfaat. Salam sehat salam literasi dan tetap semangat untuk berkarya.
Gunungkidul, 21 Juli 2022
Senin, 18 Juli 2022
Upacara Menumbuhkan Sikap Disiplin
Manusia diciptakan dalam Bentuk Sebaik-baiknya
Manusia diciptakan dalam Bentuk Sebaik-baiknya
Halo
sahabat literasi… bagaimana kabar hari ini? semoga sahabat semua selalu di berikan kesehatan
sehingga dapat menjalankan aktivitas dengan lancar. Bersyukur dengan apa yang sudah Allah berikan kepada kita terutama
nikmat iman, Islam dan juga nikmat sehat. Dalam kesempatan ini saya mengajak para
sahabat untuk sedikit merenungi tentang diri kita, tentang bagaimana Allah
telah menciptakan kita dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Hal tersebut tertuang
dalm Qur’an Surat At-Tiin ayat 5 berikut :
لَقَدۡ
خَلَقۡنَا الۡاِنۡسَانَ فِىۡۤ اَحۡسَنِ تَقۡوِيۡمٍ
Sungguh,
Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya,
Ayat ke-5 surat
At- Tiin mengajarkan kita bahwa Allah Swt menciptakan manusia dalam bentuk yang
paling baik. Allah mengingatkan manusia terhadap nikmat yang telah diberikan
kepadanya. Semua itu harus selalu diingat agar manusia tidak terjerumus dalam
kehinaan. Orang yang selamat dari kehinaan adalah orang yang selalu beramal saleh. Mereka akan mendapatkan kemuliaan di
sisi Allah.
Jika kita tidak beriman dan beramal salih walaupun kita di ciptakan dalam bentuk yang sebaik-baiknya namun kita akan terhina dan di kembalikan ke tempat serendah-rendahnya apabila kita berbuat hal yang tercela. Kita akan di tempatkan di tempat terhina yaitu neraka. Seperti yang di sebutkan pada surat At-Tin ayat ke-6
Tsuma radad na hu as fala saafilin
Artinya: Kemudian Allah kembalikan ke tdmpat serendah-rendahnya.
Bagaimana supaya kita bisa mensyukuri dengan apa yang telah Allah berikan yang terbaik untuk kita sebagai manusia. Untuk itu marilah kita bersyukur
dengan selalu beriman dan beramal solih agar kita bisa selamat dari godaan
syetan yang akan membawa kita kepada kesesatan.
Banyak hal yang dapat kita lakukan dalam beramal solih. Kita bisa manfaatkan apa yang Allah anugrahkan pada diri kita. Misal dengan memiliki kepintaran suatu bidang ilmu, lalu di ajarkan kepada orang lain, atau kita memiliki harta yang berlebih kemudian kita sodaqohkan atau bisa apa saja kemampuan yang kita miliki sesuai bidang masing-masing.
Sebelum hilang kesempatan itu, bismilah mari kita lakukan hal terbaik yang bisa kita lakukan semata-mata lilahi ta'ala sebagai wujud syukur dan terimakasih kita pada Allah yang telah menjadikan kita makhluk yang paling sempurna.
Demikian sedikit yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat. Salam sehat salam literasi dan tetap semangat.
Gunugkidul,
18 Juli 2022
Ramadan Sebagai Sarana Mensucikan Nafsu
Ramadan Sebagai Sarana Mensucikan Nafsu Allahuakbar Allahuakbar gema takbir berkumandang. Sebulan telah berlalu tibalah kita di...
-
Sayur Cinta Untuk yang Terkasih Sebagai seorang istri tentunya harus bisa memasak untuk suami dan keluarga. Jika seorang istri tak bisa ...
-
Bunga Bunga indah Harum mewangi Kehadiranmu selalu dinanti Sebagai penyejuk hati Menemani sang mentari Melati, anggr...
-
Terima, sadari , perbaiki Mendengar suaranya benci apalagi sampai melihat wajahnya. Bagaimana tidak aku menganggap d...