Cari Blog Ini

Minggu, 17 Juli 2022

Amalan ketika Mendengar Adzan

 

Amalan ketika Mendengar Adzan


Adzan merupakan panggilan bagi umat Islam untuk menunaikan salat wajib. Adzan di kumandangkan oleh seorang Muazin. Saat mendenagr adzan maka kita di sunahkan untuk mendengarkannya. Tidak hanya mendengarkan namun kita juga disunahkan untuk mengikuti adzan seperti saat muazin mengucapkan Allah hu akbar maka kita jawab dengan ucapan Allahu akbar. Ashadualla ila ha ilallah, maka kita jawab Ashaduala ilahailallah kecuali saat muazin mengucapkan hayya alal salah aya halal falah maka kita jawab dengan laa haula wala quwata ila billah. Tiada daya kekuatan kecuali dengan  pertolongan Allah.

"Sesungguhnya doa yang tidak tertolak adalah doa antara adzan dan iqomah, maka berdoalah (kala itu)", (HR Ahmad). Kepada Nabi Muhammad Salallahu “alaihi wasalam bahwa ada doa-doa ketika kita mendengar adzan seperti yang sering kita dengar di televisi- televisi atau saat setelah kita mendengar adzan di masjid. Kita sering mendengan doa “Allahumma rabba haadzihid da'watit taammah. Wash shalaatil qaa-imah. Aati muhammadal wasiilata wal fadhiilah, wab'atshu maqoomam mahmuudal ladzii wa'adtahu innaka la tukhliful mi'ad”  Yang artinya "Ya Allah, Tuhan yang memiliki panggilan ini, yang sempurna dan memiliki salat yang didirikan. Berilah Nabi Muhammad wasilah dan keutamaan, serta kemuliaan dan derajat yang tinggi, dan angkatlah ia ke tempat yang terpuji sebagaimana yang Engkau telah janjikan".

Itu beberapa diantaranya yang  bisa kita lakukan. Berikutnya yaitu jangan lupa kita doa. Karena doa yang paling mustajab salah satunya  adalah doa setelah adzan dan sebelum iqomah. Pada saat adzan kita jawab dan setelah adzan kita berdoa seperti lafal doa di atas kemudian kita lanjutkan untuk doa lagi sesuai yang kita inginkan. Jadi doa selain doa mustadap di waktu sepertiga malam terakhir  juga doa setelah adzan juga termasuk doa yang mustajab. Ketika mendengan adzan berkumandang maka apapun aktivitas kita mohon untk berhenti dan kita dengarkan adzan dan berdoa.

Untuk itu saya mengajak untuk diri saya sendiri dan juga sahabat  literasi dari penjuru negeri untuk bisa mengamalkan apa yang sudah di contohkan Nabi Muhammad untuk kita. Tentu hal yang sudah di sunahkan beliau adalah hal yang baik untuk bisa kita teladani dan kita lakukan untuk kebaikan kita dan bermanfaat bagi kehidupan kita. Semoga dengan selalu mencontoh apa yang Nabi lakukan maka kehidupan kita akan makin berkah dan tentu selalu dalam naungan kasih sayang dan rahmat Allah Subhana hu wata’ala. Aamin

Terimkasih sedikit yang saya tulis semoga bermanfaat. Salam sehat salam literasi dan tertap semangat.

Gunungkidul, 17 Juli 2022

 

Jumat, 15 Juli 2022

Allah Pasti Berikan Hal Terbaik

Hidup adalah serangkaian proses. Dalam proses kehidupan kita terkadang ada hal yang bisa buat kita bahagia dan juga sebaliknya. Tidak semua yang kita inginkan bisa terwujud sesuai dengan rencana kita. Kita sebagai hamba-Nya hanya sekedar jalankan lakon kita. Dan Allah adalah sutradara terbaik bagi kita. Kwajiban kita adalah berusaha dengan sekuat yang kita bisa kemudian kita harus tawakal pada-Nya serahkan semua. Dan apapun hasilnya itulah yang terbaik yang sudah Allah siapkan untuk kita. 

Butuh proses memang untuk kita bisa pahami hal itu. Sebagai msnusia notmal tentu tidak ingin kita merasa gagal ataupun merasa sedih. Kita hidup semua ingin merasakan bahagia an berhafil meraih apa yang kita inginkan. Tanpa kita sadari ternyata kita tak  adakuasa sedikitpun untuk bisa tetapkan yang terbsik untuk kita.

Perlu kita ketahui bahwa segala sesuatu boleh jadi baik menutut kita namun tidak baik di mata Allah dan  sebaliknya terkadang sesuatu yang kita anggap  buruk bagi kita ternyata hal itu  baik di mata Allah. Untuk itu marilah berdamai dangan diri sendiri bahwa segala sesuatu terjadi atas segala kehendak Allah. 
Setiap kejadian yang menimpa kita ataupun orang-orang di sekitar kita semua bisa kita jadikan untuk pelajaran berharga. Pasti Allah memberikan ujian itu sebatas kamampuan kita. Allah tidak akan bebankan sesuatu di luar kemampuan kita. Yakinlah selalu ada jalan setiap masalah yang kita hadapi. Jangan menyerah. Justru dari kesedihan yang menimpa kita maka kita akan tau arti kebahagiaan dan bagaima kita bersyukur. Jika apa yang kita inginkan segera terwujud kapan kita bisa belajar arti berjuang dan bersabar.

Untuk itu bismilah tetaplah optimis, tugas kita adalah berusaha dan Allahlah penentu terbaik untuk kita. Terimakasih, salam sehat salam literasi, tetap semangat dan terus berkarya.

#KMABday9
Sumarjiyati
Gunungkidil, 15 Juli 2022

Kamis, 14 Juli 2022

Buku yang Menginspirasiku

Hari kamis selalu di tunggu-tunggu oleh sahabat Lagerunal. Mengapa? Ya karena hari Kamis ada program Lagerunal yaitu beupa tantangan Kamis menulis dengan tema tertentu. Hari mulai siang dan admind ternyata brlum share juga tema  kamis menulis. Tentu saja anggota yang aktif tidak sabar dan ingin segera menulis. Sebut saja Bu Ovi yang menanyakan pwrihal tema kamis menulis dan juga  Mayor Nani yang  menanyakan langsu g ke saya. Akhirnya saya pun beranikan diti untuk tanya ke grup admint lagerunal. Ternyata Pak ketua lypa share tema Kalis minggu ini. Sebagai  teman tentu kita harus saling mengingatkan. Seperti saat hari Jumat saya yang lupa untuk mengundi link tulisan Kalis minggu kemarin. Hehe..wajar.. kami tentu banyak kesibukan. Namun tidak mengapa, di tengah kesibukan kami masih bisa sempatkan untuk tetap mengikuti program-program Lagerunal. 

Seperti malam ini, saya berusaha penuhi tantangan Kalis minggu ini. Setelah selesai mengikuti webinar mengenai kurikulum merdeka, saya pun segera merangkai kata demi kata menjadi paragraf dan akhirnya membentuk sebuah tulisan Kamis menulis. 
Dari tema hari ini yaitu buku yang menginspirasiku, saya ambil dari buku narasumber dari belajar menulis bersama PGRI yaitu buku yang berjudul "UKTUB"  karya Bp Akbar Zainudin penulis buku Best Seller "man jadda wajada". Buku setebal 217 ini mampu membuat diriku percaya diri dan belajar merangkai tulisan menjadi sebuah buku. Mimpi untuk menulis dan mencetak buku kini jadi nyata. Di dalam buku ini terdapat tips panduan menulis buku. Kita di ajak untuk memulai menulis dari apa yang kita sukai, bagaimana mencari ide, bagaimana menulis buku fiksi atau non fiksi, membuat mind map sampai menulis sinopsisnya.

Dengan membaca buku ini kita akan mampu wujudkan mimpi- mimpi untuk menulis dan mencetak buku. Berharap buku yang kita cetak bisa bermanfaat untuk diri kita dan juga orang lain. Buktikan dengan membaca dan memiliki buku ini anda akan tersenyum bahagia karena keinginan untuk menulis buku bisa terwujud.

Sebenarnya banyak buku yang menginspirasi, namun unyul 2 tahun terakhir ini buku "UKTUB" menginspirasiku hingga 3 buku solo sudah ada dakam pelukan. Tetimakadih Pak Akbar Zainudin yang telah memberikan motivasi serta bimbingan langsung dalam saya mewujudkan impian untuk bisa terbitkan buku, terimakasih juga saya ucapkan kepada PGRI dan juga  Om Jay yang telah betikan banyak ilmu.
Demikian sedikit yang dapat saya sampaikan. Terimakasih salam sehat, salam literasi tetap semangat dan teruslah berkarya.

#kamismenulissahabatlagerunal
Gunungkidul, 14 Juli 2022




Selasa, 12 Juli 2022

Aku Cinta Al-Quran

Aku Cinta Al-Quran

 

Semangat mengawali hari dengan senyum dan hangatnya mentari pagi. Secercah harapan kembali hadir. Kini sekolah bisa dilaksanakan secara luring serta tidak ada pembatasan lagi. Pemandangan indah serta canda tawa para siswa memenuhi halaman sekolah saat bel masuk belum berbunyi dapat kita lihat kembali. 

 

Bersyukur atas segala pertolongan Allah yang telah membebaskan kita dari pandemi yang telah 2 tahun telah membuat keadaan berubah. Banyak pelajaran berharga yang dapat kita petik bersama. Semoga kita dapat mengambil hikmah hingga dapat menjadikan diri kita lebih baik. 

Hari ini hari ketiga  MPLS. Setelah kemarin wali kelas memperkenalkan diri dan mengajak siswa untuk berkeliling sekolah. Hal pertama mengenalkan tempat ibadah atau mushola yang kebetulan paling dekat dengan ruang kelas satu. Di lanjtkan berkeliling dari tiap kelas, ruang guru dan  ruang tamu, uks dan juga ruang kepala sekolah. Kemudian di lanjutkan  memperlihatkan  perpustakaan, ruang TI, dapur, gudang, toilet dan kantin sekolah.

 

Hari ini Rabu, 13 Juli 2022, saya sebagai guru mapel ada jam di kelas satu. Giliran saya perkenalkan diri dan juga tentang mapel yang saya ampu. Setelah semua siswa saya panggil untuk perkenalan satu-satu dengan menyebut nama masing-masing. Wajah-wajah polos dan penuh semangat serta begitu antusias mengikuti pelajaran adalah sesuatu yang istimewa. Saya pun perkenalakn materi yang akan kita sampikan di semester satu ini. Tahun ini sekolah kami menyusun kurikulum dengan menggunakan kurikulum merdeka belajar dengan mandiri belajar. Untuk materi pertama adalah aku cinta  Al-Quran dengan mengenal huruf hijaiyah. Al-Quran ditulis dengan huruf Arab. Huruf Arab di sebut juga huruf Hijaiyah. Huruf Hijaiah ada 29.  Untuk mengenalkan huruf Hijaiah  saya menampilkan bentuk-bentuk huruf hijaiyah kemudian saya ajak siswa untuk menyanyikan huruf hijaiyah.

Semua siswa sangat bergembira, dengan lagu mereka mampu menghafal dengan cepat.  Tidak hanya cukup menghafal nama-nama huruf Hijaiah saja namun kita perlu mengenalakan harokat agar huruf Hijaiyah dapat di baca. Mengenai harokat akan saya samapiakan pada pertemuan yang akan datang. Agar siswa semakin hafal huruf Hijaiah, semua siswa saya minta untuk mengambil satu huruf Hijaiah yang sudah saya bentuk menjadi bunga-bunga cantik yang menarik.

Setelah semua siswa di pastikan memegang salah satu huruf Hijaiah maka siswa tersebut di minta untuk menyebutkan nama huruf Hijaiah. Siswa pun semakin hafal. Kegiatan pembelajaran hari ini saya tutup dengan memeberikan simpulan materi yang saya ajarkan kemudian siswa di beri tugas untuk memebuat pelangi huruf dengan bertuliskan huruf Hijaiah. Semoga siswa dapat memahami materi yang saya ajarkan. Mengamalakan dalam kehidupan mereka sehari-hari hingga bermanfaat utuk dunia dan akhirat. خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ  “Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya”.

 

KMABDay7

Sumarjiyati

Gunungkidul, 13 Juli 2022

 

 


Gununhkidul, 13 Juli 2022

Senin, 11 Juli 2022

Implementasi Q.S Al-Kausar Ayat : 2

 

Implementasi Q.S Al-Kausar  Ayat : 2


Di zaman yang sudah berkemajuan sekarang ini, perlu di imbangi dengan kemajuan dalam mengelola hati, sehingga diharapkan nantinya hidup sebuah generasi yang memiliki kehidupan yang seimbang, antara memenuhi kehidupan materi juga mampu memenuhi kebutuhan rohani. Sehingga menguasai IPTEK dan IMTAQ.

Dasar pelaksaan qurban sudah di perintahkan Allah melalui Quran Dan Hadits. Maka sebagai umat Islam kita wajib mengikuti segala perintah-perintah Allah Swt.

Allah swt. berfirman : fasolli lirabbi ka wan har

“Maka salatlah untuk Rabbmu dan berkurbanlah.” (Q.S Al-Kausar(108):2

Banyak ulama menjelaskan bahwa menyembelih hewan qurban pada hari idul Adlha lebih utama dari pada sedekah yang senilai atau harga hewan qurban atau bahkan sedekah yang lebih banyak dari pada nilai hewan qurban. Karena maksud terpenting dalam berqurban adalah mendekatkan diri kepada Allah. Disamping itu, menyembelih qurban lebih menampakkan syi‟ar islam

Kisah Habi dan Qabil di kisahkan pada Al-Quran

“Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurutyang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): "Aku pasti membunuhmu!". Berkata Habil: "Sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertakwa

Disebutkan dalam Al Qur'an, Allah memberi perintah melalui mimpi kepada Nabi Ibrahim untuk mempersembahkan Ismail. Diceritakan dalam Al Qur'an bahwa Ibrahim dan Ismail mematuhi perintah tersebut dan tepat saat Ismail akan disembelih, Allah menggantinya dengan domba. Dengan peristiwa ini, Allah Swt. mewajibkan kepada seluruh umat Islam yang mampu untuk menyembelih hewan qurban pada setiap tanggal 10 hingga 12 Dzulhijjah atau biasa disebut Hari Raya Idul Adha. Pada tanggal tersebut bertepatan pada hari tasrik, namun pada tanggal 10 Dzulhijjah disebut hari nahir. Allah mengharamkan kepada seluruh umat Islam yang sedang berpuasa, jadi pada hari itu kita tidak boleh berpuasa.


Untuk itulah maka  momentum Idul Adha di manfaatkan untuk menempa manusia merasakan kelemahan, kelaparan dan ketidak mampuan serta bagaimana berbagi  dengan sesama agar semua umat bisa merasakan apa yang dirasakan sabagian orang yang mampu  yang diwujudkan dengan menunaikan ibadah kurban untuk dibagikan kepada seluruh umat Islam yang bertujuan menjadikan manusia yang tataqun ( bertaqwa ). Meneladani dari para Nabi dan Rasul terdahulu agar senanatiasa bisa mencapai Ridho-Nya.

Dalam menyambut Hari Raya Idul Adha, umat Islam diwajibkan untuk berqurban bagi mereka yang mampu. SD N Karanganyar melaksanakan agenda rutin tahunan dengan menyembelih hewan kurban.

Sesuai dengan firman Allah Swt, umat Islam diwajibkan bagi yang mampu untuk berqurban dengan niat dan ikhlas. Maka pada hari Rabu, 11 Juli  2022 (11 Dzulhijjah 14343 H) SD N Karanganayar, Gedangsari mengadakan acara penyembelihan hewan kurban.


Alhamdulilah kegiatan kali ini sudah bisa dilaksanakan secara normal semua siswa melihat proses penyembelehan dan melakukan takbir bersama bapak-ibu guru serta karyawan karyawati.

Pada acara ini hewan qurban yang disembelih adalah seekor sapi. Hewan qurban berupa sapi merupakan hasil dari iuran 5 orang guru, hasil infaq Jumat oleh siswa dan juga dari BMT UMMAT.

Sohibul Qurban Hari Raya Idul Adha 1443 H

1.      Riyantiningsih Binti Ribut

2.      Alm.Ibu Sudarmi Binti Adi Utomo

3.      Fracasita Putri Maharani Binti Agus Wiratno

4.      An-Naafi’ Mahrunnisa’ Binti Suripto

5.      Dewi Anggraheni Binti Suripto

6.      Kel. Ida Anjar Arum

7.      Muhammad Rifa’I Bin Lestariyono

Proses penyembelihan sapi dilakukan di sebelah barat sekolah. penyembelihan sampai pembagian dilakukan dengan lancar hingga acara selesai sampi pukul 11.00 WIB. Setelah semua siswa dipastikan sudah mendapatkan bagian maka kegiatan terakhir adalah makan bersama bapak ibu guru, karyawan dan karyawati beserta komite serta para petugas yang menyembelih hewan qurban.


Demikian pelaksanaan penyembelehan hewan kurban dan pembagian daging hewan Qurban kepada para penerima, proses pendistribusian berlangsung tertib dan teratur, kemudian agar dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi sekolah maupun pihak-pihak terkait, untuk ikut terlibat dalam mensukseskan kegiatan penyembelihan hewan kurban di SD Karanganayar, Gedangsari, Gunungkidul. Semoga kegiatan ini tetap bisa dilaksanakn untuk dapat melatih siswa yang berkarakter, berjiwa kasih sayang, suka berbagi, ikhlas dan rela berkurban.

Terimakasih, salam sehat, salam literasi tetap semangat dan terus berkarya.

 

#KMABDay5

Sumarjiyati

Gunungkidul, 11 Juli 2022

Sabtu, 09 Juli 2022

Ambil Hikmah dan Pelajaran Terbaik

 

Ambil Hikmah dan Pelajaran Terbaik


Perbedaan hari raya sudah tidak asing lagi. Dari saya masih kecil hingga saat ini, hal itu masih saja terjadi. Sebagai seoarang muslim yang bijak dan tak berpikiran sempit tentu hal itu tidak menjadikan kita  bingung ataupun malah menyalahkan orang lain terkait putusan yang ada. Saat ini antara pemerintah Saudi Arabia dan pemerintah Indonesia mengalami perbedaan. Pemerintah menetapkan hari Raya Idul Adha tahun 1443 H jatuh pada hari Ahad. Sedangkan Arab Saudi hari Sabtu. Lalu bagaimana menyikapi hal tersebut?

Wukuf di arofah pada hari Jumat, lha kita hari rayanya Ahad, Wukufnyanya haji adalah wukuf Arofah. Sebenarnya simple, Ibadah haji tidak pernah pindah tempat yaitu di Mekah. Ibadah haji waktunya sudah tertentu di bulan Dulhijah dan tanggalnya juga sudah tertentu. Wukuf  nya di Arofah tanggal 9 Dulhijah. Jadi tidak ada khilaf, hanya kalau kita mau baca doa Arofah, maka doanya di sesuaikan dengan wukuf di Arofah itu urusan doa. Tetapi jika urusan puasa dan hari raya beda dengan ibadah haji. Hari Rayanya Idul Adha itu 10 Dulhijah maka hitunganya bukan orang yang haji tapi tanggalnya.

Sepuluh Dulhijah di Indonesia dengan 10 Dulhijah di Saudi Arabiyah itu berbeda. Maka kita ikut yang mana? Itu tergantung keyakinan dan kemantepan masing-masing orang. Jika kita tinggal di Indonesia maka kita ikut di Indonesia. Maka salatnya ikut Mekah. Mekah salat subuhnya jam berapa? Waktu Indonsia, maka kita salatnya ikut di Saudi Arabia. Tapi ikut waktu di Indonesia harinya juga ikut hari di Indonesia. Namun Di Indonesia berbeda. Maka kita ikut siapa. Silahkan ikut yang mana, yang penting ikut tanggal. Seperti perbedaan waktu salat antara WIB, WITA dan WIT. Kita salat ikut waktu tempat daerah yang kita tempati.

Selepas dari perbedaan itu yang terpenting bagi kita adalah mengamalkan amalan yang sudah di contohkan Nabi dan mengambil hikmah dari peristiwa yang di alami Nabi Ibrahim dan Ismail. Jika kita di lebihkan oleh Allah dengan harta maka seharusnyalah kita laksanakan  kurban lillah karena Allah SWT.  Seperti yang Allah sampikan dalm surat Al-Kausar. Allah telah memberikan kita nikmat yang banyak maka kita di perintahkan untuk salatdan berkurban.

Nabi Ibrahim di uji Allah dengan Ayahnya yang tidak mau beriman kepada Allah. Kesabaran beliau dalam mengajak dan tetap mendoakan Ayahnya untuk beriman. Tidak hanya itu Nabi Ibrahim  sabar untuk mendapatkan keturunan  dan setelah beliau dapatkan  Allah memerintahkan untuk mengorbankan Ismail. Keikhlasan beliau di saat yang di inginkannya dikabulkan Allah namun setelah didapatkan akan diminta kembali. Sebagai hamba Allah yang taat Nabi Ibrahim pun rela melaksanakan semua yang di perintahkan Allah SWT. Dan balasan bagi keikhlasn beliau maka Allah menggantikan Nabi Ismail dengan seekor domba. Allah hu Akbar Allahu Akbar Allah maha besar. Dengan kesabaran dan keikhlasan beliau Nabi Ibrahim pun mendapat gelar Kholilullah yaitu kekasih Allah.

Bismilah semoga berkah IdulAdha 1443 H ini senantiasa menghampiri kita dan menjadikan kita manusia yang lebih baik dari sebelumnya. Mohon maaf lahir dan batin. “Ya Allah jadikan hamba orang yang senantiasa bersyukur dan ikhlas selayaknya Ibrahim yang merelakan putranya untuk dikurbankan, jadikan kami setegar Ismail, yang rasa baktinya kepada orang tua dan Tuhannya begitu besar.

Selamat hari raya Idul Adha 1443 H semoga Idul Adha senantiasa membuat kita menjadi pribadi yang lebih Ikhlas dan senantiasa bersyukur. Aamiin

Salam sehat salam literasi tetap semangat dan terus berkarya.

#LombaBlogPgri

#TantanganMenulisSetiapHari

Day31

Gunungkidul, 10 Juli 2022

 

Jumat, 08 Juli 2022

Jujurlah pada Diri Sendiri

 

Jujurlah pada Diri Sendiri


Sebagai manusia kita sering menganggap  kita yang paling baik. Merasa telah mengamalkan apa yang di perintahkan oleh Allah. Merasa kita sudah tenang karena telah beramal solih dan yakin kita akan selamat di akhirat. Tapi perlu kita ketahui sahabat bahwa tidak ada yang tahu, apakah puasa kita di terima oleh Allah SWT, apakah salat malammu di terima Allah SWT, wallohu alam. Apakah hijrah kita di terima Allah SWT, tidak tahu kita tidak pernah tahu. Mungkin dalam puasa kita, dalam qiyamul lail kita, dalam kita mendatangi kajian ilmu ada tidak ikhlas, ada riya ( beramal hanya untuk mengharapkan pujian) ada ujub ada subhah melalukan tidak karena Allah SWT. Itu semua tidak bernilai di hadapan Allah SWT.

Di hari akhir nanti ada orang-orang yang mengatakan. Ya Allah selama di muka bumi saya berjihat di jalanMu. Apa kata Allah, engkau berdusta engkau melakukan syahid dimata para manusia hanya untuk mendapatkan puji- pujian dari mata-mata para manusia maka masuk engkau ke dalam neraka. Ada orang kedua mengatakan Ya Allah selama dimuka bumi aku baca Al-Quran, aku belajar Al-Quran, kata Allah apa? Dusta,  berbohong, engkau baca Qur'an supaya engkau di nilai sebagai orang yang alim orang yang diberi ilmu, engkau dinilai sebagai Qori'. Engkau di nilai sebagai orang yang pandai dan indah melantunkan ayat suci Al-Quran. Bohong, engkau tidak melakukanya karena Aku. Masuklah ke dalam neraka. Ya Allah saya suka berderma, bohong semua semata-mata agar engkau dinilai sebagai orang dermawan. Maka masuklah ke dalam neraka.

Maka  jujurlah pada diri sendiri, hijrahmu itu kenapa? Hijrahmu karena Allah atau karena engkau melihat mengikuti trend orang-orang yang  sudah berhijrah. Maka dia  sungguh-sungguh hijrah karena Allah dan melakukan kebaikan demi kebaikan dan tidak akan pernah bisa lepas dari Al-Quran.

Berhati-hatilah dalam kita berbuat dan beramal niatkan satu hanya untuk Allah, hanya untuk mencari Ridho Allah. Tidaklah kita berhak menilai diri lebih baik dari pada orang lain.

Terimakasih, salam sehat salam literasai tetap semangat dan teruslah berkarya.

#lombablogpgri

#tantanganmenulissetiaphari

Day30

Gunungkidul, 9 Juli 2022

 

 

Ramadan Sebagai Sarana Mensucikan Nafsu

Ramadan  Sebagai Sarana Mensucikan Nafsu Allahuakbar Allahuakbar gema takbir berkumandang. Sebulan telah berlalu tibalah kita di...