Cari Blog Ini

Minggu, 28 Agustus 2022

KKG GPAI Kapanewon Gedangsari

Sabtu, 27 Agustus 2022 Kapanewon Gedangsari mengadakan KKG Rutin 3 bulanan. Kegiatan ini bertepatan dengan acara perpisahan salah satu GPAI Kapanewon Gedangsari yang telah lolos mengikuti seleksi P3K yaitu Bapak Sunardi, S.Pd I. Beliau lolos seleksi P3K di Kapanewon Semanu.Kegiatan diadakan di rumah Bapak Sunardi, S.Pd.I. Gatak, Karangtengah, Wonosari, Gunungkidul
Bapak Sunardi, S.Pd.I mengucapkan terimakasih untuk semua GPAI Kapanewon Gedangsari yang selama ini telah menjadi teman yang baik. Beliau juga meminta maaf apabila selama bertugas di Kapanewon Gedangsari banyak kesalahan baik yang di sengaja atau tidak, baik dari ucapan ataupun tingkah laku yang kurang berkenan di hati Bapak Ibu GPAI Kapanewon Gedangsari. Beliau mohon pamit dan mohon doanya agar di tempat tugas yang baru bisa melaksanakan tugas dengan baik. Silaturahmi tetap terjaga walau raga tak lagi bersama. Saling mendoakan semoga Allah selalu melindungi kita dimanapun berada.

Dalam tanggapannya ketua KKG Kapanewon Gedangsari mengucapkan selamat atas lolosnya Bp Sunardi, S.Pd.I dalam seleksi P3K. Mewakili teman-teman GPAI Gedangsari beliau mengucapkan maaf juga jika selama ini GPAI Gedangsari banyak salah. Teriring doa semoga di tempat yang baru di beti kemudahan dan kelancaran dalam bertugas. Beliau juga meminta agar silaturahmi tetap terjaga. Jika ada kabar apapun mohon untuk bisa berikan kabar.

Info dari korcam pertama bahwa untuk pengisian data Emis mohon segera di lakukan, agar suatu ketika digunakan data sudah valid. Kedua pembagian LKS semester 1 yang masih ada kekurangan untuk segera konfirmasi agar segera bisa dikirim dan dugunakan. 

Untuk selanjutnya kegiatan di lanjutkan musyawarah. Dalam kegiatan KKG sebelumnya sudah direncanakan untuk GPAI Kapanewon Gedangsari akan mengadakan refresing. Dalam musyawarah ini ditetapkan pelaksanaan refresing akan dilaksanakan di bulan Oktober 2022 tepatnya di minggu kedua. GPAI yanng mengikuti selutuh GPAI yang ada di Kapanewon Gedangsari baik yang ASN, P3K GP ataupun GTT sejumlah 24 guru.
Untuk mengurangi pembengkakan biaya maka armada yang akan dipakai adalah milik GPAI sendiri sebanyak 3 mobil pribadi.
Setiap Guru kecuali GTT dikenakan biaya sebesar Rp 150.000,00. Dana tersebut  digunakan untuk membeli kaos dan juga makan. Lokasi yang  dipilih adalah Pantai Kukup, Gunungkidul.

Itulah rangkaian kegiatan pada KKG bulan Agustus 2022. Untuk informasi KKG yang akan datang di rumah Bapak Kris Bagong, S.Pd.I yang berdomisili Playen, Gunungkidul.
Demikianlah yang dapat saya sampaikan ada kurang lebihnya mohon maaf.
Terimakasih salam GPAI.

Gunungkidul, 28 Agustus 2022


Jumat, 26 Agustus 2022

Aku dan Semangatku


Enyahlah malas yang menghinggapiku
Menepis jalan yang berliku
Pada tiap sisi ruang dan waktu
Alur kehidupan telah membawaku
Tiap detik waktu yang terlewati

Pandangan optimis penuh harapan
Untuk wujudkan segala angan.
Langitkan doa pada tiap sujutku
Untuk jadi orang yang kuat jalani roda kehidupan
Hai geloraku, jangan pernah tenggelam

Sematkan selalu dalam sanubari
Aku dan segala asaku
Tiap derap pergerakan dihentakkan
Tuk satu tujuan yang abadi

Tuhan bimbing hamba
Agar selalu berada di jalan-Mu
Hidup damai dalam naungan kasih-Mu
Untaian mutiara indah kan terangkai nyata
Naluri ini berkata, Allah Al-Muqoddir kan kabulkan.

Gunungkidul, 27 Agustus 2022

Rabu, 24 Agustus 2022

Workshop dan IKM serta Outbond GPAI Kabupaten Gunungkidul

Rabu, 24 Agustus 2022 Kemenag Kabuoaten Gunungkidul mengadakan kegiatan worshop dan outbond bagi gutu PAI jenjang  TK, SD, SlB, SMP,SMA dan SMK. Kegiatan diadakan di rumah makan Griyo Wono Jl. Krakal-Sepanjang. Acara di buka dengan membaca Surat Al-Fatihah. Di lanjutksn dengan pembacaan gena wahyu ilahi dan menyanyikan lagu Indonesia raya. 
Sambutan  Kasi Pais
Ucapan syukur dan terimkasih untuk peserta yang telah memenuhi undangan Kasi Pais Kemenag Kabupaten Gunungkidul
Kegiatan pagi ini tersenggara menggunakan anggaran dipa sejumlah 7 juta. Kemudian berhubung wuota hanya untuk 60 orang maka untuk menambah peserta maka  untuk  Anggaran mandiri setiap guru di luar dipa per guru membayar 100rb.
Dalam sambutanya Ka Kasi Kemenag Kabuoaten Gununhkidul Bp Faqih menyampaikan Jangan ada pikiran yang membuat kebahgiaan kita terganggu. Dalam kegiatan ini bagi Non PNS di tanggung yang sudah PNS. Jadi apa yang kita kdluarkan sejatinya untuk kita sendiri. Dati kita untuk kita.

Beliau menyampaikan bahwa yg hadir ini tahun depan akan ada study banding keluar daerah.
Desiminasi dan workshop implementasi kurikulum merdeka kali ini sengaja tidak di beri ATK karena kita d latih untuk bisa menerima materi dengan hanya fokus menulis di buku namun melalui prinsip merdeka yaitu dengan pemahaman.

Selanjutnya peserta workshop mendapatkan pembinaan sekaligus membuka acara.
Ka kemenag kabupaten GK Bp. Sya'ban nurani MA. Menyampaikan bahwa kita jangan lupa bahagia, bahagia itu sederhana. 
Kalau ada bahagia pasti ada lawannya yaitu ada menderita.
Allah mmberikan kebahagiaan sekaligus menyediakan fasilitas beserta instrumennya. Seseorang itu bahagia jika yang di inginkn itu bisa di raih. Dan jika tidak pasti sedih.
Ketika seorang bayi itu lahir, kita lahir dalam keadaan selamat, kita sehat dan bahagia maka saat lahir kita  nangiis.Tangisan ini cara kita ungkapkan yang kita rasa dan ini adalah anugrah dari Allah.

Tangisan itu tak perlu belajar itu sudah otomatis. Kita  di berikan hidayah berupa panca indra. Bahkan ada yg mempunyai idra ke enam. Bahkan bisa melihat kejadian satu dua hari yang akan datang. Yang pasti dengan 5 indra itu kita bisa merasakan manis, pahit dan sebagainya.

Itulah untuk memenuhi kebahagiaan kita maka kita di berikan hidayah. Apakah sudah cukup. Belum..maka Alllh memberikan hidayah akal, ini yang membedakan dengan makhluk lain. Kemampuan akalnya lebih meningkat atau lebih tinggi. Dari setiap generasi itu memiliki kemampuan  luar biasa. 

Didiklah anakmu karena anakmu akan hidup di jaman yang berbeda dengan zaman mu. Gaya belajar sudah beda. Saat ini kita bisa menyebutkan generasi milineal. Artinya itulah hidayah akal. Termasuk ini kurikulum merdeka. Misal dalam belajar fikih. Sudah ada campur tangan akal. Maka kita siap berbeda. Maka jika belajar fikih maka akan berbeda. Memaksakan. Jika belajar fikih.  Kalau sudah mengikut sertakan akal maka akan berbeda. Maka di sinilah kita perlu moderasi. Sesuai dg cara pandang masing-masing. Kurikulum setiap pergantian mentri pasti berubah. Itulah hasil dari pada akal.

Kurikulum merdeka adalah penguatanya ada di nilai-nilai Pancasila yang selama ini kita tidak sempat melebelkan maka kita ada profil pelajar pancasila. Dari kurikulum merdeka akan belajar tentang itu. Karena Pancasila merupakan anugrah Tuhan Yang Maha Esa.
Ini mendapatkn hidayah, dari sinilah.. 
Kebetulan kita beragama Islm karena bapak ibu kita islam. Hal ini harus kita rawat dengan baik dan kita di berikan Allah dengan tetap menjaga kondsi yang ada di lingkungan kita. 
Hewan yang tidak puas lalu mnyerang.  Maka dengan hidayah Agama kita bisa mengelola potensi yang ada d dalam akal kita. Maka kita mengenal zuhud tawaduk dan lainya. kita masukkan dalam akal dan masuk ke dalam hati. Maka kita bisa menyesuaikan diri kita sehingga bahagia. Jika tidak maka kita akan selalu menderita.

Semoga kita bisa menikmati kehidupan kita dengan ihklas. Karena memang kebahagiaan itu di taruh di hati kita. Kenapa tidak di taruh di gunung atau dasar laut? Karena tentu kita akan edulitan dakam menggapainya.

Kebahagiaan Allah taruh di  hati agar semua orang.. bisa merasakannya. Keinginan kita bisa kita tundukkan sehingga kita bisa menerima dengan ikhlas apa yang sudah kita terima. 
Kita harus bisa pasang radar agar hidayah lain bisa kita terima. Sandang, pangan papan sudah terpdnuhi dan  sekarang tambah lagi yaitu  colokan, gurau Bp. Sya'ban.
Ini memang hrs stanbye..
Hp radar kita untuk bekerja. Maka hati  kita harus terus menerus radarnya siap. Setiap hari Allah selal membrikan. 
Maka kitta bisa terus mnerus selalu beribadah kepada Allah..Seluruh aktivitas ibadah kepada Allah karena kita menunggu menerima panggilan Allah Swt.

Itulah yang kita minta iyyakanabudu waiyya kanasra'in. Ihdinasyirotol mustaqiim. Salat 5 waktu. Jika kita tidak membaca Al-Fatihah maka salat tidak sah. Kurikulum  merdeka bisa mnyiapkan untuk bisa menghadapi pertarungan 30- 50 thun kedepan.
Jika generasi kita kuat maka kita yang pertma masuk surga. Aamin
Demikian pembibaan dari Bapak Sy'abani dan sekaligus acara di buka.

Untuk IKM peserta mendapatkan materi dari 3 narasumber yaitu Bpk Sumitro (pengawas PAI), Bapak moh souji( Ketya AGPAII) dan juga Bapak Joko Prayitno ( Guru sekolah penggerak). Untuk materi dari narasumber akan saya tulis selanjutnya.

Setelah rangkaian acara workshop selesai peserta makan siang dan salat duhur. 
Selanjutnya kegiatan outbond dengan berjalan kaki sejauh 3km menuju pantai sepanjang. Bersama to be adiluhung kegiatan ini berlangsung  selana kurang lebih 2 jam. Peserta melakukan 4 permainan yang sangat seru. Banyak hal yang kita dapatkan dari kegiatan outbont ini. Semoga kedepan bisa bermanfaat untuk GPAI dan bisa memenuhi kebutuhan sebagai guru.
Acara terakhir yaitu kita foto-foto sebagai dokunen  kita. 
Salam sehat, salam literasi tetap semangat.


Gunungkidul, 25 Agustus 2022

Minggu, 21 Agustus 2022

Selalu Ada Pelangi Setelah Hujan

Perjalanan hidup terkadang ada hal yang selalu menghadang langkah kita. Niat hati ingin bisa perbaiki diri dan mampu mendapatkan sesuatu yang kita inginkan tentunya di ridhoi oleh Allah Subhanahu wata' ala. Semisal kita untuk istiqomah dengan jilbab memang tidak mudah. Kita lihat dalam surat Al- Ankabut ayat 2-3 Allah Subhanahu wa ta'ala ingatkan pada kita. Apakah kamu mengira kamu tidak akan di uji setelah kamu beriman kepasa Allah Subhanahu wa ta'ala artinya Allah akan lihat, Allah ingin melihat siapa yang paling baik amalanya.

Sebagaimana anak SD, SMP, SMA pasti ada ujian-ujiannya untuk membuktikan kualitas dirinya. Begitu pula dengan kita tidak mungkin tidak di uji. Semakin tinggi keimanan  pasti di uji oleh Allah dengan ujian yang semakin berat. Untuk apa? Untuk Allah lihat  siapakah yang paling baik amalanya. Tapi tenang saja. Hujan itu tidak berlangsung lama. Kenapa? Karena setiap kali asa hujan akan ada pelangi.

 Analoginya seperti itu. Tidak pernah hujan terus, itu hanya sebentar. Allah ingin melihat sampai dimana kesabaran kita. Sampai mana kita bisa bertahan. Lihatlah keindahan di balik hujan badai yang datang. Jadi, kita harus kuat, sabar dan selalu berusaha untuk tetap lakukan niat baik kita. Selalu minta pertolongan dan perlindungan Allah Subhanahu wata'ala dalam setiap langkah kita. Allah akan selalu ada untuk orang yang meminta. Mintalah dan teruslah mendekat. Allah itu ada Allah itu dekat.
Bismilahirahmanirrahiim... InsyaAllah senyum indah itu kan kita dapati. 
Salam sehat, salam literasi tetap semangat dan teruslah berkarya.

Gunungkidul, 22 Agustus 2022

Kamis, 18 Agustus 2022

Kita Semua Beruntung

Selasa,16 Agustus 2022 SDN Karanganyar  mengadakan jalan sehat. Agenda rutin untuk memperingati hari kemerdekaan Republik indonesia. Hal  lni baru bisa terlaksana setelah dua tahun terakhir tidak dilaksanakan. Lagu- lagu kemerdekaan dapat terdengar dari berbagai penjuru sekolah, membuat  keceriaan dan semangat siswa, guru serta karyawan karyawati SDN Karanganyar bertambah. Terlihat di meja panjang di halaman sekolah beberapa doorprise yang di sediakan panitia. Waah... Semua siswa sangat bergembira berharap nanti akan beruntung mendapatkan doorprise tersebut.




Sebelum jalan sehat dimulai, Ibu kepala sekolah memberikan pengarahan dan juga memimpin berdoa. Setiap kelas harus menyampaikan yel-yel. Di mulai dati kelas satu dan di lanjutkan kelas yang lain. Tepat pukul 7. 30 WIB kegiatan dimulai. Yel-yel dui sampaikan dengan penuh semangat. Kekompakan kelas juga menjadi hal terpenting dalam penilaian. Berjalan mengelilingi dusun di sekitar sekolah sambil menyanuikan lagu-lagu kemerdejaan dan juga yel-yel. Semangat membara dalam dada seluruh siswa terlihat begitu membahana.

Perjalanan membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam. Ditengah perjalanan panitia membagikan no undian. Sesampainya di sekolah siswa istirahat dan makan bersama  dengan wajib membawa bekal makan dengan sayuran hijau. Alhamdulilah nikmat tak terkira disaat lelah menghampiri namun hilang seketika ketika di halaman mereka jumpai setumpuk doorprise yang nenanti. Makan bersama yang begitu terasa nikmat. 

Waktu pengundian doorprise pun tiba. Satu dua tiga siswa maju kedepan karena nomer mereka yang keluar. Selanjutnya bagi siswa lain yang ingin mendapatkan doorprise, panitia memberikan pertanyaan. Siapa yang bisa menjawab mereka mendapat kesempatan untuk mengambil doorprise yang disediakan.
Terik matahari yang semakin panas tak mematahkan semangat mereka. Karena hadiah utama belum ada yang mendapatkannya. Hadiah utama berupa seragam sekolah, dan tas sekolah.  Dua hadiah utama  sudah ada yang mendapatkan. Ketrampilan dan kesiapan menjawab pertanyan harus ada agar dapat kesempatan untuk mengambil doorprise.
Akhirnya seluruh doorprise sudah terbagikan pada siswa yang beruntung. Untuk yang belum beruntung, maka jangan bersedih, karena tentu masih ada  kesempatan lain. Dan sesungguhnya kita  semua adalah orang yang beruntung dan pemenangnya karena kita telah berjuang dan akhirnya sampai pada titik finis.
Terakhir panitia mengumumkan, kelas yang terkompak. Kelas itu adalah kelas 5. Selanat untuk kelas lima.

Di tanggal 17 Agustus 2022 untuk guru dan karyawan melaksanakan upacara peringatan HUT RI ke-77 di lapangan kapanewon Gedangsari pada pukul 07.00 WIB dan di lanjutkan  mengikuti detik-detik proklamasi secara virtual. Sedangkan siswa di minta untuk mengikuti upacara  dengan melihat tv atau youtube. Kemudian mengirimkan foto mereka ke grub POT Kelas masing-masing. Walau hanya melalui televisi namun anak-anak tetap tertib dengan menggunakan seragam merah putih lengkap.
Itulah serangkaian kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun  Kemerdekaan RI ke-77 di SDN Karanganyar. Semoga kita semua bisa mengambil pelajaran arti dari kemerdekaan ini hingga kita selalu rajin dan semangat mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif dengan  apa yang kita bisa. Berikan hal terbaik untuk negeri tercinta ini. 

Merdeka...
#Kamismenulislagerunal 
Gunungkidul, 18 Agustus 2022

Minggu, 14 Agustus 2022

Kemenangan Perlu Diperjuangan

Semangat kemerdekaan Republik Indonesia tercermin pada anak-anak bangsa. Mereka semangat mengikutii perlombaan yang ada di kampungnya. Hal itu  sebagai bentuk partisipasi untuk memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan negara tercinta Republik Indonesia. Mungkin kelihatan sepele, namun di balik semua itu tersimpan semangat membara untuk bisa memenangkan perlombaan. 

Beberapa perlombaan yang diadakan diantaranya ada lari karung, lari kelereng, makan kerupuk, memasukkan paku dalam botol dan juga makan kerupuk. Ada juga lomba untuk ibu-ibu dan juga bapak-bapak. Lomba untuk ibu-ibu dan bapak-bapak yaitu lomba volly dan juga sepak bola memakai sarung. Keseruan lomba tersebut sangat menghibur warga. 


 

Dari berbagai lomba tersebut, peserta dapat mengambil pelajaran bahwa sesungguhnya untuk mencapai kemenangan itu tidaklah mudah, membutuhkan pengorbanan dan juga kerja keras. Tidak akan ada yang akan memberikan hadiah  kemengan dengan cuma-cuma,  kecuali kita sendiri yang memperjuangkannya. Ihtiar dan doa adalah jalan untuk kita menuju kemenangan. Usaha tanpa disertai dengan doa tentu tidak akan terwujud.  Karena ada Tuhan yang menguasai segalanya.

Atas berkat dan rahmad-Nya lah bangsa Indonesia bisa mencapai kemerdekaan.  Bangsa Indonesia tidaklah mudah untuk bisa mencapai kemerdekaan, para pahlawan bangsa Indonesia berjuang dengan penuh tanggung jawab, mengorbankan harta benda bahkan jiwa dan raga mereka. 

Dengan mengikuti lomba anak-anak  bisa merasakan betapa beratnya perjuangan. Apalagi para pejuang kemerdekaan. Dengan merasakan betapa beratnya sebuah perjuangan maka tentu mereka tak akan menyia-nyiakan kemerdekaan yang sudah suyah oayah didapatkan ini.  Mereka akan memanfaatkan waktu mereka  dengan  melakukan kegiatan yang bermanfaat. Semoga banyak kita jumpai anak-anak jaman sekarang yang tau arti pentingnya sebuah kemerdekaan.

Dengan demikian tumbuh rasa cinta tanah air dalam dada mereka hingga mereka selalu bisa tanamkan semangat perjuangan. Rajin belajar, disiplin waktu dan rela berkurban. Jika rasa cinta sudah tertanam dalam jiwa mereka, tentu mereka akan selalu ikhlas dalam menjalankan leran mereka masing-masing. Hingga bisa torehkan prestasi terbaik untuk dipersembahkan pada bangsa Indonesia tercinta ini.

Semangat berjuang anak-anakku di pundakmulah akan kau pikul beban bangsa kedepan.  Jadilah penerus perjuangan para pahlawan yang akan mengharumkan nama bangsa. Doa terbaik untuk kalian. 
Salam sehat, salam literasi tetap semangat dan teruslah berkarya.

KMABDay38
Sumarjiyati
Gunungkidul, 14 Agustus 2022

Sabtu, 13 Agustus 2022

Hidup adalah Belajar

 

Hidup adalah Belajar



Setiap orang berbeda. Jangan  samakan diri kita dengan orang lain. Kita memiliki keluarga yang berbeda, biground yang berbeda, pengetahuan yang berbeda mungkin pendidikan yang berbeda, pengalaman hidup yang berbeda pula.  Kita bisa mengatakan saya pakai jilbab kok dia tidak pakai jilbab? mungkin dia punya alasan-alasan tertentu sehingga belum memakai kerudung. Dan pastikan bahwa setiap orang itu memiliki prosesnya masing-masing untuk dia berhijrah. Jangan pernah kita jatuhkan semangatnya untuk mereka yang mau  belajar. Kita ajak kita Tarik dengan pandangan kasih sayang. Kita tarik pelan-pelan. Dia sudah tetarik memakai baju panjang, alhamdulilah walaupun mengkin belum pakai hijab. Mungkin dia sudah pakai hijab namun di lepas lagi. Mungkin dia masih latihan kita harus husnudzan. Mungkin dia masih latihan, jangan di tinggal. Kita bimbing terus dia, dia  akan terkesan dia akan masuk dalam hatinya kalau melihat Islam yang lembut Islam yang mampu untuk menyentuh hatinya. Islam yang sayang kepadanya tapi kalau Islam di citrakan lewat kita sendiri dengan kasar dengan kata yang menjatuhkan dia  tidak akan tertarik.

Islam itu rahmatan lil ‘alamin. Rahmad untuk seluruh alam. Kita bisa sampaikan kebaikan, kedamaian lewat perilaku-perilaku mulia. Kita bisa tunjukkan kasih sayang kepada mereka. Kita ciptakan suasanya nyaman dengan kata-kata yang santun, perilaku-perilaku mulia. Hingga siapapun yang ada di sekeliling kita meraskan betapa indahnya Islam, betapa damainya hidup bersama Islam.

Pelan-pelan kita bisa belajar karena sesungguhnya hidup adalah belajar. Kita memang tidak bisa merubah seseorang. Tapi kita bisa menjadi alasan untuk seseorang berubah jadi semua di mulai dari kita dulu kalua kita ingin melihat dia berubah kita dulu yang mesti berubah. Percayalah ketika hatinya tersentuh  manusia itu bisa berubah. Intinya yaa… manusia bisa berubah dengan ketulusan yang kita lakukan. Bismilah …  kita mesti belajar bersyukur meski kita kurang. Kita belajar menghargai meski tak di hargai. Belajar ikhlas meski berat, belajar sabar meski terbebani, belajar tulus meski tersakiti, belajar mendengar meski tak didengar, belajar memberi walaupun tak punya. Dan belajar senyum mesti tak sanggup. Maka dari itu belajar pada pilihan terbaik agar kita mampu memahami situasi dan perasaan.

Bimbing kami ya Rabb untuk senantiasa berjalan dalam  Ridho-Mu, damaikan hati kami senantiasa dalam naungan kasih sayang dan rahmad-Mu. Aamiin

Salam sehat, salam literasi, tetap semangat dan terus berkarya.


Gunungkidul, 13 Agustus 2022

Ramadan Sebagai Sarana Mensucikan Nafsu

Ramadan  Sebagai Sarana Mensucikan Nafsu Allahuakbar Allahuakbar gema takbir berkumandang. Sebulan telah berlalu tibalah kita di...