Cari Blog Ini

Selasa, 14 November 2023

Sekilas Puisi

Halo sahabat literasi  yang budiman, semoga hari  ini kita semua dalam keadaan sehat. Senin, 13 November 2023, pukul 19.30 WIB saya mengikuti kelas puisi di Ruang Literasi. Dalam kesempatan ini saya ingin berbagi sedikit ilmu yang saya terima dari kelas menulis materi dari Kak Des. Kelas ini di bentuk khusus untuk belajar menulis puisi. Nha..materi pertama adalah mengenai puisi. Berikut materi dari kak Des darui Aula literasi BB Rulit.

*SEKILAS PUISI*

*Poin penting dari pengertian puisi*

Banyak sumber online yang bisa dibaca tentang pengertian puisi. Jadi, Des gak akan menjabarkan satu per satu tentang hal itu karena bisa Akak cari secara mandiri, ya.

Poin-poin penting dari pengertian puisi yang berlandaskan beberapa sumber , yakni:
✅ Bahasa imajinatif (bukan bahasa percakapan) yang ditata, padat, dan singkat
✅ Kekuatan bahasa
✅ Memiliki makna khusus
✅ Mengandung pikiran/ tanggapan penyair
✅ Kata pilihan (diksi) dilengkapi majas
✅ Penataan bunyi (rima)

Jadi, puisi itu harus puitis dan mengandung poin-poin di atas.

*Ciri-ciri puisi lama*
- tidak ada nama pengarang
- terikat aturan seperti jumlah baris setiap bait, sajak, serta jumlah suku kata pada setiap baris
- menyebar dari mulut ke mulut atau disebut sastra lisan
- menggunakan majas tetap dan klise
- berisi cerita kerajaan, fantastis, serta istanasentris

*Ciri-ciri puisi baru*
- Nama pengarang jelas
- Tidak terikat aturan rima, jumlah baris, dan suku kata
- menyebar melalui tertulis
- Majas dinamis dan berubah-ubah
- Berisi tentang sebuah kehidupan

*Intinya puisi baru lebih bebas, tidak seperti pada puisi lama.*
Namun, ada lagi jenis puisi lain, yaitu puisi kontemporer atau puisi modern. Bisa baca detail dan contohnya 👇

https://www.google.com/amp/s/www.cnnindonesia.com/edukasi/20231017165722-569-1012415/pengertian-ciri-ciri-jenis-dan-contoh-puisi-kontemporer/amp
dan 👇
https://www.ruangguru.com/blog/3-jenis-puisi-kontemporer


dipersilakan juga untuk mencari sumber lain agar lebih kuat pemahamannya.

*Ciri-ciri puisi kontemporer*
- Tak memiliki bait atau baris yang beraturan (nirbait)
- Kata-katanya lebih informal atau kurang santun dan terkadang mengandung ejekan
- Kata yang digunakan mengandung makna tersirat atau simbolis
- Tak memiliki gaya bahasa atau rima dengan aturan tertentu
- Berfokus pada ekspresi yang ingin disampaikan penulis

Singkatnya, ciri puisi kontemporer ini pasti bukan seperti ciri puisi lama dan puisi baru. 

Inilah beberapa hal yang perlu kita ketahui dalam menulis puisi. Baik puisi lama ataupun baru. 
Terimakasih, salam sehat salam literasi tetap semangat dan trrus berkarya

Gunungkidul, 14 November 2023

Kamis, 09 November 2023

Jadikan Hari Pahlawan Sebagai Moment Terbaik untuk Belajar Bertanggungjawab

Jadikan Hari Pahlawan Sebagai Moment Terbaik untuk Belajar Bertanggung jawab
Jumat, 10 November 2023 bertepatan dengan hari pahlawan. Pahlawan menurut KBBI adalah *orang yang berjuang dengan gagah berani dalam membela kebenaran*. Kita tahu Indonesia merdeka berkat perjuangan para pahlawan bangsa. Mereka berjuang bertaruh nyawa untuk mendapatkan kemerdekaan. Berkat perjuangan merekalah saat ini kita bisa merasakan hidup merdeka. Bisa kita bayangkan jika kita hidup dalam tekanan, ketakutan dan keresahan jika kita di jajah. Untuk itu bersyukur kita bisa merdeka. Lalu bagaimana kita berterimakasih pada para pejuang dan bagaimana kita bersyukur kepada Tuhan yang maha Esa atas segala rahmad serta karuniaNya bangsa kita bisa merdeka. 

Tidakkah rugi jika kita hanya mengisi kemerdekaan ini dengan berfoya-foya, dengan melakukan sesuatu semau kita. Setiap orang memiliki tugas sesuai tupoksi masing-masing. Sebagai pelajar kita tentu harus berterimakasih pada para pahlawan dengan cara belajar dan mengisi kemerdekaan ini dengan hak-hal positif. 

Begitu pula jika kita sebagai guru, tugas kita begitu berat. Kita harus bisa mendidik, mengarahkan membimbing dan mengevaluasi anak-anak didik kita dengan sebaik-baiknya. Kita harus bisa memberikan contoh bagaimana kita berperilaku, bersikap dan bertindak. Sebagai seorang aparat  pun demikian kita juga harus bisa mengayomi masyarakat dan memberikan contoh-contoh yang baik. Sedangkan jika kita sebagai pengusaha atau pun pemimpin lainya kita jga harus bisa bertanggung jawab atas tugas masing-masing. Selalu menjalankan tugas kita kepada Tuhan dengan baik. InsyaAllah amalan baik  kita yang lain pun akan mengikuti.

Sebagai generasi  penerus bangsa tugas kita sangat berat. Apalagi tantangan dunia saat ini begitu berat. Kita khususnya bangsa Indonesia di jajah dengan budaya barat  yang tanpa kita sadari anak-anak kita sudah terkena imbasnya. Hp misalnya, dari hp anak-anak kita mendapatkan banyak informasi. Jika kita kurang hati-hati dan tidak mengawasi mereka. Maka anak-anak pun mudah terpengaruh dengan gaya hidup orang asing yang sangat bertolak belakang dengan budaya kita bangsa Indonesia. Sebagai orang tua kita harus jeli dan harus bisa mengontrol,  mengawasi dan mendampingi anak-anak kita dalam menggunakan hp. Sedikit kita terlena maka anak-anak kita terancam masa depanya.

Marikah di hari pahlawan ini kita berusaha untuk berjuang mulai dari diri kita masing-masing. Tanamkan sikap tanggung jawab, disiplin dan juga bekerja keras untuk bisa berikan hal terbaik untuk negeri tercinta Indonesia. Kita kenang jasa-jasa pahlawan dengan meneladani perjuangan mereka. 
Selamat hari pahlawan, salam sehat, salam literasi tetap semangat dan terus berkarya.

Gunungkidul, 10 November 2023

Jumat, 27 Oktober 2023

Dasar-dasar Menulis

DASAR-DASAR MENULIS

Sebagai seorang penulis, kita perlu memiliki dasar-dasar dalam menulis. Dasar-dasar dalam menulis merupakan hal-hal mendasar yang harus diperhatikan oleh seorang penulis. Seorang yang senang menulis pasti juga senang membaca, karena menulis dan membaca merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Jadi bisa disimpulkan bahwa jika kita penulis kita juga pastinya pembaca.

Terdapat tiga dasar dalam menulis yaitu Niat, Tujuan, dan Manfaat menulis. Baiklah kita akan uraikan satu-satu, silakan dipelajari.
1. NIAT MENULIS

Menjadi seorang penulis kita harus memulai dengan niat, niat dalam menebar kebaikan. Kita awali setiap menulis dengan niat dari hati yang paling dalam, jika semua diawali dengan niat baik Insya Allah hasil juga akan baik. Tanamkan dalam hati niat awal kita menulis itu apa? Untuk menebar kebaikan atau hanya sekedar hobi semata.

Ketika saat menulis tidak diawali dengan niat, maka hasilnya tidak akan pernah memuaskan hati kita. Hasilnya tidak akan pernah sesuai dengan  ekspektasi kita yang sebelumnya tinggi
Dari awal kita harus percaya bahwa niat adalah paling dasar melakukan segala sesuatu.
2. TUJUAN MENULIS

Sebagai seorang penulis, tentu kita harus tahu apa tujuan dari tulisan kita.

Apa tujuannya? Untuk apa? Dan mau dibawa ke mana.
Ada 8 tujuan menulis, antara lain :
a) Tujuan Ideologi, yaitu menulis dengan tujuan atau misi tertentu untuk mempengaruhi orang lain karena pemahamannya, misalnya tentang pandangan hidup, kepercayaan, atau keyakinannya.
Ideologi dalam karya sastra merupakan kesadaran, keyakinan, ide, dan gagasan yang dipercaya masyarakat yang berkaitan bentuk aktivitas material masyarakat.
b) Tujuan Akademis, yaitu menulis dengan tujuan untuk keperluan akademis. Misalnya menulis buku sebagai pedoman dosen, guru, siswa, atau mahasiswa. Menulis dengan tujuan ini terikat oleh aturan-aturan menulis yang berlaku pada lembaga terkait.
Contohnya seperti buku LKS dan makalah.
c) Tujuan ekonomis, yaitu menulis dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan ekonomis, misalnya mendapatkan royalti, honor, atau uang dari hasil tulisannya sebagai profesi sehari-harinya. Contohnya menulis di platform berbayar dan menerbitkan buku.
d) Tujuan Politis, yaitu menulis dengan tujuan untuk mengedukasi secara politis dan menggunakan cara-cara politis.
e) Tujuan Pedagogis, yaitu menulis dengan tujuan untuk melakukan pendidikan atau mengedukasi orang lain, misalnya tentang gaya hidup, nilai-nilai, dan hal-hal praktis dalam kehidupan sehari-hari.

Seperti majalah dan buku panduan melakukan sesuatu, buku cara bercocok tanam.
f) Tujuan Medis, yaitu menulis dengan tujuan terapi. Karena ada yang meyakini bahwa dengan menulis maka ada manfaat yang didapatkan dari segi kesehatan, baik itu kesehatan mental, spiritual, maupun penyakit secara fisik yang bisa sembuh melalui menulis.
Percaya atau nggaknya tulisan itu dapat mempengaruhi mental seseorang.
Jika kita menulis hal baik kita dapat membantu teman-teman kita yang tengah mengalami kesulitan.

Jika kita menulis hal yang tidak baik, bisa saja kita membuat mereka semakin terpuruk.
Remaja yang menggemari cerita di platform sering merasa dirinya adalah tokoh dalam cerita yang orang tulis itu.
Mereka merasa ikut broken home, broken heart Dan putus cinta.
g) Tujuan Praktis/ Pragmatis, yaitu menulis dengan tujuan lebih dari satu, misalnya agar bisa popular, mendapatkan posisi tertentu, atau menulis karena memenuhi tugas-tugas dari kampus/sekolah, dan lain-lain.

Nah ini nih salah satu tujuan yang banyak digemari oleh penulis, hayo ngaku!
3. MANFAAT MENULIS

setelah mengetahui tujuan menulis kita tentu harus mengetahui apa manfaat dari tulisan kita tersebut. Sebagai seorang penulis tentu akan mendapatkan manfaat dan memberikan manfaat kepada orang lain. Dua manfaat menulis yang bisa kita dapatkan antara lain :
 Manfaat Yang Bercorak Nilai/Value

Manfaat yang bisa kita dapat misalnya:
a) Membuat kita menjadi banyak membaca dan belajar. Bayangkan saja ketika kita ingin menulis tetapi pengetahuan kita masih terbatas. Maka membaca adalah cara yang paling tepat untuk menambah pengetahuan. Belajar tidak memandang usia, siapa pun boleh dan bahkan harus selalu belajar. Karena belajar tidak pernah ada selesainya.
*Menulis—Membaca—Menulis—Membaca—Manfaat*

b) Melatih kita berpikir logis dan sistematis. Pada saat kita menulis baik itu tulisan fiksi maupun nonfiksi, kita harus terbiasa menggunakan tulisan yang logis dan sistematis. Karena jika kita tidak membiasakan diri dengan itu maka akan banyak kejanggalan-kejanggalan dalam tulisan yang mengakibatkan pembaca tidak nyaman dalam membaca tulisan kita.
c) Melatih kita untuk mengikat makna. Ketika kita membaca sebuah tulisan, maka proses yang kita alami adalah proses menangkap makna. Sedangkan ketika kita menulis, maka proses yang kita alami adalah mengikat makna. Maka dari itu jika kita ingin sebuah informasi atau pengetahuan yang kita dapat bisa terekam lama dalam memori kita maka setelah kita membaca lanjutkan dengan menuliskannya. Karena dengan membaca kita bisa menangkap makna, sedangkan dengan menuliskannya kembali kita bisa mengikat makna.
d) Sarana katarsis/ kemanfaatan katarsis. Jika seseorang yang berada dalam masalah atau mempunyai beban, biasanya akan menuliskannya agar beban yang dialaminya menjadi agak ringan. Dengan menulis maka seseorang bisa jauh dari depresi atau stres.
e) Menjadi sarana dakwah. Seseorang yang ingin menyampaikan dakwahnya tidak hanya dilakukan dengan cara lisan, tetapi agar bisa menjangkau banyak kalangan maka bisa dilakukan dengan tulisan.
f) Menjadi sarana edukasi/informasi. Dengan menulis maka kita bisa membagikan berbagai macam informasi sebagai bahan pencerahan, pembelajaran, dan lain sebagainya.
g) Ada kepuasan baik itu kepuasan mental, spiritual, maupun intelektual. Setelah kita selesai menulis kemudian dipublikasikan, maka kita akan merasakan kepuasan yang tidak tergantikan oleh materi. Dan kepuasan inilah yang akan membuat kita terus berkarya agar memberikan banyak manfaat untuk diri kita sendiri maupun untuk orang lain.
Aku baru-baru ini nulis di Wattpad dan perdana cerita aku lebih dari 1 rb pembaca, rasanya senang banget dan jadi semakin semangat menulis.
 Manfaat yang bersifat Praktis

Manfaat yang bisa kita dapat antara lain:
a) Dikenal Publik, sebagian dari para penulis menjadi terkenal karena tulisannya, tetapi tidak semua orang bisa terkenal karena menulis. Jika kita tidak bisa sampai pada level terkenal, maka minimal kita bisa dikenal saja melalui tulisan-tulisan kita. Semakin banyak tulisan yang kita hasilkan, akan semakin memperkuat identitas kita sebagai penulis dan akhirnya semakin bisa dikenal oleh banyak orang. Tulisan merupakan jendela, baik itu jendela untuk kita melihat keluar, maupun jendela untuk orang lain melihat kita.
b) Manfaat Ekonomis, ketika tujuan kita menulis adalah tujuan ekonomis, maka kita akan mendapatkan manfaat secara ekonomis. Misalnya dengan menulis maka kita bisa mendapatkan honor atau royalti dari hasil tulisan kita. Kita juga bisa diundang ke sebuah forum sebagai narasumber misalnya, dan kita mendapatkan honor dari pekerjaan itu.
C) Sebagai Sarana Membuka dan Mengenal Dunia, kemanfaatan ini ada hubungannya dengan kemanfaatan ekonomis. Ketika kita sudah dikenal maka akan banyak orang yang melihat kita sebagai penulis. Kita bisa saja diundang ke berbagai daerah di dalam ataupun luar negeri untuk memberikan motivasi dan manfaat kepada orang banyak.
Jadi *Dasar Penting Dalam Menulis* tidak hanya mencakup tentang dasar-dasar tulisan saja melainkan dari Niat-Tujuan-Manfaat dan baru masuk ke dalam dasar menulis lainnya seperti menulis premis, judul dan struktur kepenulisan.

Alhamdulilah walau hanya lewat WA grup penulis bisa belajar terkait dengan menulis bersama RULIT(Ruang Literasi). Jangan pernah berhenti belajar. Tetap semangat lakukan hal terbaik yang kita bisa. Salam literasi.


Gunungkidul, 28 Oktober 2023

Sabtu, 21 Oktober 2023

Tips Menulis Untuk Pemula

Selamat malam sahabat literasi di penjuru negeri. Dalam kesempatan ini saya akan berbagi sedikit ilmu yang saya dapatkan dari komunitas belajar bersama RULIT. Beberapa minggu ini penulis ikut bergabung dalam komunitas Rulit. Alhamdulilah banyak ilmu yang di dapat di komunitas ini. Semangat terus berkobar untuk selalu belajar hal baru. Belajar tak mengenal usia dan tempat maka di sini saya tetap ikut bergabung untuk menimba ilmu. Nha di kesempatan ini sata dapatkan ilmu dari Kak  Asri Ramadhani  yaitu Tips Untuk Penulis Pemula. 

Menulis adalah sesuatu yang menyenangkan. Mulai menulis di tahun 2020, namun  jujur diri ini masih harus terus belajar. Sebagai penulis tentu saya  harus terus belajar dan belajar.

Bagi saya, ada 4 tips yang harus dimiliki oleh seorang penulis pemula, yaitu:

*1. Tekad yang Kuat.*

Tekad yang kuat dalam diri kita biasanya muncul dari hobi dan kegemaran kita dalam suatu bidang. Jika kita sudah memiliki hobi dan suka dalam menulis, itu berarti kita harus memunculkan tekad dan membungkusnya dengan kuat agar kita mampu melewati hari-hari dengan tetap semangat untuk menulis.

Memang ada beberapa orang yang tadinya iseng ikut kelas menulis untuk tujuan tertentu, sertifikat misalnya. Buat saya itu tidak masalah, karena yang terpenting adalah dia sudah punya niat untuk belajar dalam segala hal.

*2. Ikut Komunitas Menulis.*

Ini penting buat saya, karena lingkungan yang kita inginkan harus kita ciptakan. Berada dalam lingkaran penulis akan membuat kita terpacu dalam segala hal. Saat kita ada di dalam komunitas, maka akan ada mentor yang memberi ilmu terkait kepenulisan dan membimbing tulisan kita. Juga ada teman-teman satu frekuensi yang sama-sama berusaha untuk meningkatkan kemampuan menulis kita. 

Komunitas juga penting dalam menambah teman dan relasi. Dari sini kita akan temui banyak peluang dan info terkait kepenulisan.

*3. Terus Belajar.*

Ini poin terpenting bagi saya. Belajarlah semua ilmu terkait kepenulisan, baik genre tulisan yang kita sukai atau tidak. Terlebih hal-hal mendasar dalam menulis. Alhamdulillah, sekarang banyak sekali kelas menulis gratis secara online yang diadakan berbagai komunitas literasi, bahkan difasilitasi dengan sertifikat, seperti yang kita hadiri malam ini, tentunya terima kasih banyak untuk semua jajaran Aula Rulit yang telah memberi kemudahan ini.

Dan ada satu lagi yang penting terkait belajar, bahwa ilmu itu tidak akan terlepas jika dituliskan. Maksud di sini adalah, saat mentor memberikan materi sebaiknya kita memberi tanda bintang lalu menyalinnya atau menyimpannya dalam folder khusus di perangkat kita, baik handphone atau laptop. Ini sebagai bukti keseriusan kita dalam belajar dan menggapai impian kita sebagai penulis.

*4. Ciptakan karya.*

Nah, ini adalah wadah praktik yang dapat menimbulkan rasa percaya diri. Saat kita sudah mempunyai tekad dan berada dalam komunitas yang tepat, juga terus belajar terkait kepenulisan, maka cobalah menghasilkan karya. Kosongkan waktu kita setiap hari untuk menorehkan karya, setidaknya satu jam saja. Ada seorang motivator yang mengatakan “Jika seseorang konsisten setiap hari mengerjakan sesuatu dalam satu jam saja. Maka, lihatlah setelah lima tahun dia akan menjadi ahli dalam bidang tersebut.”

Percaya atau tidak karya yang telah kita capai sedikit demi sedikit pasti akan menjadi bukit. Dari pengalaman saya setelah belajar menulis saya telah menghasilkan 4 buku solo dan kurang lebih 35 buku antalogi.  Ayo, kita buktikan bersama. 
Seperti yang pernah saya dapatkan dari seorang motivator yaitu ohm Jay bahwa " menulislah setiap hari dan buktikan keajaiban yang terjadi" 

Menghasilkan sebuah karya adalah keinginan semua orang yang sedang berjuang, apapun profesinya. Maka, manfaatkanlah event-event kepenulisan yang tersebar di dunia maya maupun dunia nyata, kalah menang bukanlah prioritas utama. Mendapat royalti juga tidak kita jadikan patokan. Berkarya saja dulu, suatu saat semesta akan mengharumkan nama kita.

Demikian sedikit ilmu yang saya dapatkan dari RULIT, semoga bermanfaat. Berbagi itu indah berbagi itu tidak akan rugi. 

Salam sehat, salam literasi, selamat berkarya.

Gunungkidul, 21 Oktober 2023

Kamis, 21 September 2023

Pahitnya Kopi tak Sepahit Rinduku

Pahitnya Kopi tak Sepahit Rinduku

Secangkir kopi
Terhidang menemani malam ini
Kuteguk bersama rasa pahitnya
Berharap tiap teguknya
Akan ada keajaiban untuk rinduku

Setidaknya, mampu menghangatkan tubuhku
Tubuh yang seolah membeku
Membeku karena menunggu
Menunggu hadirmu

Waktu bergulir
Menit-menit pertemuan yang di janjikan
Berlalu begitu saja
Aku putus asa

Kuteguk kembali susa kopi
Kopi yang tudak lagi hangat
Bahkan sudah sangat dingin
Sedingin hatik yang dicampakkannya

Andai dulu ku tak menerimamu
Tentu aku tak akan tersiksa
Dari tiap teguknya, secangkir kopi hitam
Mampu menyembunyikan pekatnya rinduku

Dalam hitam dan aromanya
Semoga bisa tenangkan kecewa
Pahitnya ternyata tidak seberapa
Dibandingkan pahitnya rinduku

Gunungkidul, 22 September 2023

Sabtu, 16 September 2023

Hilangkan Kata Nanti

Hilangkan Kata Nanti

Waktu
Begitu cepat
Berlalu begitu saja
Jangan siakan kesempatan untukmu

Lakukanlah selama kita mampu
Hilangkan kata nanti
Jangan menunggu
Lakukanlah


Belum
Tentu esok
Masih milik kita
Jangan menunggu menyesal menghampiri

Lakukanlah bismilah karena Allah
Jalankan sesuai tugasmu
Jangan tunda
Lakukanlah

Gunungkidul, 16 September 2023

Jumat, 11 Agustus 2023

Narakarya 1 Sebagai Syarat di Kukuhkannya Sebagai Pembina Pramuka

 

Narakarya 1 Sebagai Syarat di Kukuhkannya Sebagai Pembina Pramuka

 


Pendidikan formal bertujuan untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia seutuhnya, yaitu: manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi luhur, berkepribadian, mandiri, maju, tangguh, cerdas, kreatif, terampil, disiplin, memiliki etos kerja yang tinggi, bertanggung jawab serta sehat jasmani dan rohani.

 

Tujuan tersebut dapat tercapai melalui kegiatan intrakurikuler dan kegiatan ekstrakurikulet. Kegiatan ekstrakurikuler yang dapat dilakukan di sekolah diantaranya adalah kepramukaan yang dilakukan oleh gerakan pramuka tingkat siaga dan penggalang untuk sekolah dasar. Pendidikan kepramukaan dilaksanakan melalui gugus depan gerakan pramuka yang berpangkalan di sekolah yang bersangkutan. Program kegiatan ekstrakutikuler ini memiliki tujuan sebagai wadah bagi anak-anak dan pemuda indonesia dengan prinsip-prinsip metode kepramukaan yang pelaksanaannya disesuaikan dengan keadaan kepentingan dan perkembangan bangsa dan negara Indonesia agar:

a.     Menjadi manusia yang berkepribadian dan berwatak luhur serta

1)   Tinggi mental, moral, budi pekerti, dan kuat keyakinan beragama.

2)   Tinggi kecerdasan dan keterampilan.

3)   Kuat dan sehat fisiknya.

b.    Menjadi warga Negara Indonesia yang ber-Pancasila serta dan patuh kepada Negara kesatuan republik Indonesia.

Sementara itu tujuan pembinaan ekstrakurikuler dibidang kepramukaan di sekolah adalah untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, khususnya di bidang pembinaan ke peserta didik dalam pembentukan watak dan kepribadian peserta didik melalui kegiatan kepramukaan.

Berdasarkan uraian di atas, maka Pendidikan kepramukaan agar dapat dilaksanakan sebaik-baiknya di sekolah dan dapat menunjang ketercapaian tujuan Pendidikan nasional.

Tujuan umum dari kegiatan Kursus Mahir Dasar Pramuka bagi Pembina Pramuka  Kabupaten Gunungkidul Angkatan Tahun 2023 ini adalah untuk memberikan bekal dan pengalaman praktis bagi pembina Pramuka melalui Kepramukaan pada Gugus Depan sekolah masing-masing. Sedangkan secara khusus, kegiatan ini bertujuan sebagai berikut:

1.         Meningkatkan kemampuan dan jumlah Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar dalam melakukan pembinaan anggota pramuka di Gugus Depan masing-masing.

2.         Membina dan mengembangkan mental, fisik, intelektual, emosional, dan sosial Pembina pramuka sesuai dengan golongannya sehingga mampu berperan positif dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

3.         Menerapkan Sistem Among dan Prinsip Dasar Kepramukaan dalam hidup bermasyarakat, sehingga Pembina Pramuka mampu menjadi panutan peserta didik dan masyarakat di sekitarnya.

Sasaran dari diselenggarakannya kegiatan Kursus Mahir Dasar Pramuka bagi Pembina Pramuka Kabupaten Gunungkidul Angkatan Tahun 2023 ini dibagi menjadi dua, sebagai berikut:

1.  Sasaran Peserta

Peserta Kursus Mahir Dasar adalah Pembina pramuka jenjang SD/SMP/SMA/SMK di-Kabupaten Gunungkidul, baik negeri maupun swasta.

2.      Sasaran Program

Sasaran program diselenggarakannya Kursus Mahir Dasar adalah :

a.      Kuat keyakinan beragama

b.     Tinggi mental dan moralnya serta berjiwa Pancasila

c.      Sehat, segar dan kuat jasmaninya

d.     Cerdas, tangkas, dan terampil

e.      Berpengetahuan luas dan dalam

f.      Berjiwa kepemimpinan dan patriot

g.     Berkesadaran nasional dan peka terhadap perubahan lingkungan

h.     Berpengalaman banyak

 

Sejumlah 72 peserta KMD ( Kursus Mahir Dasar) yang terdapat mengikuti diklat dan dinyatakan lulus ini harus menyelesaikan Narakarya 1 selama 6 bulan. Dalam penyusunan Narakarya ini sejumlah 3 peserta mendapatkan satu pembimbing. Peserta menyelesaikan Narakarya dan di dampingin oleh Pembina pendamping masing-masing. Penulis sendiri mengadakan pertemuan dengan pendamping sebanyak 2 kali pertemuan. Alhamdulilah  Narakarya 1 dapat penulis selesaikan. InsyaAllah di malam tanggal 14 hari Pramuka akan di kukuhkan menjadi pembina pramuka. Walaupun ada 72 peserta diklat namun tidak semua bisa di kukuhkan menjadi Pembina karena belum menyelesaikan Narakaryanya. Bagi pesera diklat yang lulus dan berhasil menyusun Narakarya maka berkesempatan untuk mendaftar sebagai peserta diklat Kursus Mahir Lanjutan.

Selamat bagi peserta diklat yang telah berhasil menyelesaikan Narakarya 1 dan segera di kukuhkan menjadi Pembina, bagi yang belum selesai tetaplah semangat untuk bisa menyelesaikan Narakarya 1 nya agar ilmunya makin bermanfaat dan di amalakan dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam hal kepramukaan.

Salam sehat salam literasi tetap semangat dan terus berkarya.

Salam Pramuka …. 

 

Gunungkidul, 11 Agustus 2023

 

KEGIATAN KARANG PAMITRAN TINGKAT DAERAH TAHUN 2026

  KEGIATAN KARANG PAMITRAN TINGKAT DAERAH TAHUN 2026 Sabtu, 12 September 2026, kegiatan karang pamitran tingkat ...