Cari Blog Ini

Sabtu, 12 September 2026

KEGIATAN KARANG PAMITRAN TINGKAT DAERAH TAHUN 2026

 

KEGIATAN KARANG PAMITRAN TINGKAT DAERAH TAHUN 2026


Sabtu, 12 September 2026, kegiatan karang pamitran tingkat daerah tahun 2026 dilaksanakan di Sanggar Bakti Pramuka Kwarcab Gunugkidul dengan tema “Karya Nyata, Progresif Berkarya, Budaya Terjaga”. Kegiatan ini di ikuti oleh 50 pembina se daerah Istimewa Yogyakarta baik Pembina Siaga, Penggalang dan penegak bersama 16 orang nara sumber. Dalam kegiatan  karang pamitran ini di harapkan  lahir semangat baru bagi para Pembina  untuk terus berinovasi dan  lebih berkualitas dalam melaksankan tugas nya. Karang Pamitran juga merupakan kesempatan untuk menambah wawasan, tempat untuk berdiskusi baerbagi oengalaman saling membantu dan mencari Solusi bersama untuk menjadikan kegiatan Pramuka lebih bermakna.

Kegiatan karang Pamitran ini di mulai dari pukul 08.00-09.00 daftar ulang peserta di lanjutkan  upacara pembukaan bersama Kak Nunuk Setyiowati dan penjelasan kegiatan oleh panitia kegiatan. Materi pertama  yaitu Kesehatan Mental dan pendampingan Generasi Z/Alpha dari Kak Edi. Pada materi ini kita di bekali banyak hal terkait dengan  Kesehatan mental dan pendampingan Gen Z/Alpha, bagaiman kita menghadapi mereka, bagaimana Solusi yang tepat untuk mengadapi mereka yang notabennya beda dengan generasi kita sebagai pembina. Dalam hal ini kita harus memiliki trik-trik bagaimana melakukan pendekatan agar mereka bisa menerima apa yang kita samapikan. Generassi Z memang sejak lahir sudah di hadapkan dengan smartphone, media sosial,  AI dan sebagainya yang berhubungan dengan internet. Mereka mudah mengakses berita denagn cepat dan tidak bisa menyaring hal negative yang mereka terima tanpa ada pendampingan maka akan sangat berdampak buruk bagi Kesehatan mental mereka. Terkadang kita menasehati sering tidak di denagar karena beberapa hal diantaranya  kita sering memberi Solusi sebelum memahami maslaah yang mereka hadapi kita sering membandingkan kita dulu dengan mereka saat ini, kita juga sering mengintograsi saat mereka sedang defensive. Maka dari itu kita sebagai pembina atau pendidik atau orang tua harus bisa komuikasi yang baik dengan mereka denagn di mulai dari rasa aman bukan ceramah.

Kita harus tau Batasan kita bahwa sebagi guru atau pendidik buaknlah spikolog dan tidak harus mendiagnosis. Tigas kita adlah : mengamati, mendengar, mendampingi, menjaga keselamatan dan menghubungkan denagn bantuan yang tepat. Hindari diagnosis seperti “depresi”, AHAD atau trauma tanpa asesmen professional. Jaga kerahasiaan sesuia kebijakan sekolah, tetapi jangn menjanjikan kerahasiaan absolut ketika keselamatn peserta didik terancam.

Selanjutnya mateeri kedu tentang Safe From Harm bagi Pembina Pramuka Oleh Kak Muhammad Laiyin Nento wakil Kepala pusdiklatnas, Ketua komite perlindungan anggota Pramuka Kwarnas. Kak Laiyin menyampaikan mengapa SFH  apa dasar yang digunakan serta mengapa kita sebagai pembina pramuka harus bisa memberi rasa aman.  Perlindungan anak adlah  segala kegiatan untuk menjamin anak dan hak-haknya agar dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berproses  secara optimal denag harkat dan martabat. Jika kita searchcing di goglle kita masih banyak berseliweran berita-berita terkait dengan hak asasi anak yang tidak aman, pelecehan seksual pembulian dan sebagainya. Maka Serangkaian upaya untuk menciptakan Lingkungan Berlatih dan Berkegiatan Kepramukaan yang Aman-Nyaman-Selamat bagi semua perlu di ciptakan di lingkungan kita berlatih kepramukaan.

Di sini di jelakan 4 area implemtasi Self From Harm. Empat area, satu sistem perlindungan untuk menciptakan lingkungɛan kepramukaan yang aman, nyaman, sehat dan selamat bagi semua.

1.      Program Pembinaan Anggota Muda

"Anak dan kaum muda bukan hanya dilindungi, tetapijuga diberdayakan untuk menjaga dirinya."

2.      Pengelolaan serta Pendidikan dan Pelatihan Anggota Dewasa

"Orang dewasa yang aman adalah kunci lingkungan kepramukaan yang aman."

3.      Struktur Organisasi dan Tata Kelola Gerakan Pramuka

"Sistem yang baik membuat perlindungan berjalan, bukan sekadar bergantung pada individu."

4.      Penyelenggaraan Kegiatan Gerakan Pramuka

"Kegiatan Pramuka yang seru, juga harus aman."

Dari materi SFH ini pembina di harapkan mampu :

1.      Меманамі Safe From Harm

2.      Merancang Pembinaan Yang Sesuai Usia

3.      Menciptakan Ruang Yang Aman & Inklusif

4.      Menyiapkan Sistem Perlindungan Di Gudeр

5.      Menjadi "Кakak Pendengar"

6.      Membiasakan Asesmen Risikо

7.      Memastikan Keamanan Di Ruang Digital

8.      Bersinergi dengan Sekolah

Kak Laiyin meminta untuk pembina bisa praktik mengisi modul  e-learning. Malalui laman Ayo Pramuka Kwarnas kitab isa membuka dan mendaftar dan nantinya bisa mendapatkan sertifikat terkait kegiatan SFH ini.

Setelah materi kedua ini peserta Karang Pamitran istirahat, makan siang dan ibadah siang. Yang menarik adlah menu makan siang terdapat hidangan makan khas Gunungkidul yaitu tiwul, nasi merah ayam ikan, sayur khas Gunungkisul serta tidak lupa samabel bawang dan kulupan ( Sayur daun papaya dan nikir).

Selanjutkan Materi terakhir yaitu tentang Pramuka Istimewa dan garuda. Dalm kesematan ini Kak Cris menyampiakan materi terkait beberapa hal yaitu :

Seorang Pramuka dari Yogyakarta diharapkan tidak hanya memiliki kecakapan kepramukaan, tetapi juga menunjukkan karakter yang mencerminkan budaya Yogyakarta. Oleh karena itu, pembinaan tidak cukup hanya mengenalkan berbagai istilah dan materi budaya. Nilai-nilai tersebut perlu diterjemahkan menjadi pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Pramuka Istimewa pada dasarnya merupakan perpaduan antara kecakapan, karakter, budaya, dan pengabdian. Anggota Pramuka tetap memenuhi ketentuan kepramukaan secara nasional, tetapi dilengkapi dengan kecakapan sesuai potensi, minat, bakat, dan lingkungan. Selain itu, mereka diharapkan memiliki karakter yang sesuai dengan nilai budaya dan keistimewaan Yogyakarta serta memiliki semangat untuk berperan dalam pembangunan.

Dasar -dasar terkait denagn pramuka Istimewa. Yaitu Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta, Peraturan Daerah DIY Nomor 4 Tahun 2011 tentang Tata Nilai Budaya Yogyakarta, Peraturan Daerah DIY Nomor 5 Tahun 2011 tentang Pendidikan Berbasis Budaya, Pergub DIY Nomor 68 Tahun 2012, serta AD/ART Gerakan Pramuka.

Nilai keistimewaan Yogyakarta menjadi ruh yang menghidupkan proses pembinaan. Nilai tersebut antara lain Hamemayu Hayuning Bawana, yaitu membangun kehidupan yang selaras dan memberikan kemaslahatan; Golong Gilig, semangat kebersamaan dan persatuan; Sawiji, kemampuan memusatkan perhatian; Greget, semangat untuk bergerak dan berkarya; Sengguh, percaya diri tanpa kehilangan kerendahan hati; serta Ora Mingkuh, keteguhan dalam menjalankan tanggung jawab.

Selain materi Pramuka Istimewa Kak Cris juga menyampaikan kaitannya dengan Percepatan Pramuka garuda bagaimana harus memulai agar mencapai pramuka garuda. Ada Strategi Empat Tahun Menuju Pramuka Garuda Siaga. Regu Menjadi Laboratorium Kepemimpinan Penggalang. Bagimana Penegak: Menyiapkan Pemimpin Muda. Mengatasi Titik Kritis Penegak.

Satu Anak, Satu Rekam Jejak

Setiap peserta didik perlu memiliki dokumentasi perkembangan yang mencakup buku SKU pribadi, kartu pengembangan karakter, buku prestasi dan pengalaman, serta portofolio digital gugus depan.

Aspek karakter yang dapat direkam antara lain kehadiran, disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kerja sama, dan kepemimpinan.

Kak Cris juga menyampaikan Lima Kunci Menuju Pramuka Istimewa dan Pramuka Garuda

1.      Pembinaan harus dirancang sejak awal dan memiliki target yang jelas

2.      Pembinaan tidak boleh berhenti pada kegiatan sesaat atau hanya pada satu jenjang tertentu.

3.      Setiap anak perlu diperhatikan perkembangan dan kebutuhannya.

4.      Setiap peserta didik perlu memiliki rekam jejak perkembangan yang terdokumentasi.

5.      Pembinaan akan lebih kuat jika melibatkan gugus depan, sekolah, orang tua, masyarakat, dan kwartir..

Saatnya Bergerak

Gagasan Pramuka Istimewa membutuhkan langkah nyata. Proses tersebut dapat dimulai dengan mendata seluruh peserta didik, memetakan posisi SKU, SKK, karakter, pengalaman, serta rekam jejak masing-masing.

Selanjutnya, gugus depan dapat menyusun target pembinaan setiap golongan, membuat kalender pembinaan, menetapkan pendamping, dan membangun sistem dokumentasi sejak awal. Seluruh proses tersebut perlu dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

Pada akhirnya, Pramuka Garuda Istimewa tidak lahir dari satu kegiatan. Ia tumbuh dari kebiasaan baik yang dilakukan secara terus-menerus, kecakapan yang senantiasa diasah, karakter yang terus dibentuk, budaya yang terus dihidupi, serta pengabdian yang terus dilakukan.

Membina Hari Ini, Menyiapkan Generasi Unggul Esok Hari

Pramuka Istimewa adalah sebuah perjalanan. Perjalanan untuk menjadikan setiap anak tidak hanya cakap dalam kepramukaan, tetapi juga berkarakter, berbudaya, mandiri, memiliki jiwa kepemimpinan, dan siap mengabdi kepada masyarakat.

Melalui pembinaan yang terencana, berkelanjutan, terdokumentasi, dan kolaboratif, Gerakan Pramuka DIY dapat terus menumbuhkan generasi yang tidak hanya memenuhi standar Pramuka Garuda, tetapi juga memiliki jati diri sebagai Pramuka yang Istimewa.

Peserta Karang Pamitran sangat antusias dalam mengikuti dan menerima 3 Materi dari narasumber. Selanjutnya sesi diskusi kelompok materi PGPI (Pramuka Garuda Pramuka Istimewa) serta evaluasi kegiatan dan acara penutupan.

Gunungkidul, 13 September 2026

Sabtu, 21 Maret 2026

Ramadan Sebagai Sarana Mensucikan Nafsu

Ramadan  Sebagai Sarana Mensucikan Nafsu

Allahuakbar Allahuakbar gema takbir berkumandang. Sebulan telah berlalu tibalah kita di bulan Syawal nan fitri. Dalam kesrmpstan ini penulis sedikit menyampaikan pesan dari kutbah hari raya idul fitri. Hari raya idul fitri tahun ini jatuh di hari Jumat dan juga Sabtu. Perbedaan ini bukan yang oertama kalinya terjadi. Namun tidak mengapa kita saling menghormati dengan perbedaan yang ada. Yang terpenting kita bisa mengambil hikmah atau pelajaran di dalam kita melaksanakan ibadah puasa dan bisa mengamalkannya di bulan- bulan  berikutnya.

Manusia memilik Empat sifat. Yaitu :
1.Sifat Bahimiyah (kehewanan/rakus)
Kecenderungan manusia untuk hanya mementingkan kebutuhan fisik seperti makan, tidur, dan syahwat secara berlebihan, mirip binatang ternak. Pertanda meembenarkan segala cara untuk e mencapai tujuan
2. Sifat Sabu’iyah
Sifat yang memicu kemarahan, kezaliman, permusuhan, dan keinginan untuk menyerang atau menguasai orang lain.
3. Sifat Syaithoniyah
Sifat yang mendorong perbuatan dosa, maksiat, tipu daya, iri hati, dan kesombongan. Ini membuat manusia menghalalkan segala cara. 
4. Sifat Rububiyah
Sifat penuh keimanan kisabaran dan taat kepada Allah Swt.
Orang yang dapat  memiliki sifat yang no 4 maka dia akan selamat,  memiliki akhlakul karimah dan menjadi orang yang  muttaqin.
Keempat sifat ini saling berebut pengaruh dan harus dikendalikan dengan akal dan iman. 

Ramadan mendidik untuk kita menjadi solih. Solih individu yaitu melaksanakan tugas ibadah kepada Allah. Dan Solih sosial yaitu sifat peduli terhadap orang lain, membnatu orang yang membutuhkan. 
Dalam Q.S Al baqoroh 147 disebutkan
Artinya: Kebenaran itu dari Tuhanmu. Maka, janganlah sekali-kali engkau (Nabi Muhammad) termasuk orang-orang yang ragu.
Untuk memantapkan hati orang-orang yang baru masuk Islam dan umat Nabi Muhammad di masa mendatang tentang kebenaran ajaran-Nya, Allah menegaskan bahwa kebenaran itu datang dari Tuhanmu, wahai Nabi Muhammad, maka janganlah sekali-kali engkau termasuk orang-orang yang ragu
Menetapi janji, sabardalam  kemiskinan dan kesengsaraan.

Bulan Ramadan yang penuh Rahmat, ampunan dan pembebasan api neraka.
Bulan syawal meneruskn ibadah yang kita lakukan di bulan Ramadan. Kita gunakan untuk memperbaiki hubungan  dengan Allah.
Kita jadikan saling memamaafkan, di golongkn orang-orang yg beruntung  dunia akhirat, mari bermunajab meminta Allah untuk di beri petunjuk untuk  keselamatan dunia dan akhirat.

Semoga kita di golongkan hamba-hambaNya yang mendapatkan keberkahan dan menjadi orang-orang yang muttaqin. Aamiin
Selamat hari raya Idul Fitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin.

Gunungkidul, 20 maret 2006

Kamis, 19 Maret 2026

Karya Bakti Lebaran

Karya Bakti Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 Kakak-kakak Pembina Kwaran Paliyan melaksakan  karya bakti lebaran 2026 M/1447 H. Karya Bakti lebaran di bagi menjadi 4 kelompok, Day satu atau H-1 lebaran  pagi dan siang. Day H+1 pagi dan juga siang. Bersama dengan  Kelompok Relawan Paliyan kami berjaga untuk menjaga kelancaran alalu lintas di titik  pertigaan paliyan .

Lalu lintas di Day-1 pagi ini kendaraan masih di dominasi oleh kandaraan Plat AB, beberapa plat luar daerah mulai masuk setelah agak  siangan. Terik mentari yang kian panas tak membuat semangat kami surut. Kami relawan tetap siap siaga berjaga. 

Gerakan Karya Baktu ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kami selaku Pembina pramuka kepada Masyarakat, sekaligus memberikan pengalaman yang berharga dalam melaksanakan kegiatan pelayanan Masyarakat.

Demikian kegiatn  Karya bakti Lebaran Day-1 Kwaran Paliyan, salam sehat salam lebaran minal aidzin wal faizin mohon maaf lahir dan batin. Tetap semanagt dan teerus mengabdi untuk negeri

Gunungkidul, 19 Maret 2026

Selasa, 10 Maret 2026

Jangan Putus Asa

Jangan Putus Asa
Penulis: Sumarjiyati
Di malam- ganjil pertama di bulan Ramadhan yaitu di malam ke 21 alhmdulilah seusai salat tarawih berjamaah di masjid saya langsung membaca Al-Quran. Ayat demi ayat di baca dengan penuh hikmat.
Ketenangan dapat saya rasakan. Seuntai doa saya panjatkan dengan khusuk. Betapa diri merasa begitu lemah kecil dan banyak kekurangan. Tiada daya dan kekuatan tanpa pertolongan Allah Swt. Sebagai manusia banyak hal yang ingin saya kerjakan terkadang waktu yang ada merasa sangat kurang. Kalau tidak bisa mengatur waktu dan memprioritaskan mana yang harus di selesaiakan terlebih dulu, maka kecemasan pun datang mengampiri.  Dan berkat pertolongan Allah lah saya bisa selesaikan semua. 

Bersyukur atas segala rahmad dan kasih sayangNya alhmdulilah badan sehat sehingga di beri kesempatan untuk berjumpa Ramadhan di sepuluh malam terakhir. Tak terasa puasa sudah memasuki hari ke 21. Malam yang kita nanti-nanti yaitu malam lailatul qodar yaitu malam yang lebih baik dari seribu bulan, siapa yang tak ingin berjumpa dengannya.  Pada malam ini malaikat turun ke bumi untuk turut mengamini doa-doa kita.

Setiap manusia tentu tak luput dari salah dan dosa. Begitu pula diri ini yang begitu lemah, kadang tak bersyukur dengan yang ada, kadang terlena dengan hal dunia dan banyak keslahan lainnya yang saya lakukan. Di kesempatan malam ini  alhmdulialh Allah memberikan kesempatan  untuk meminta, memohon dan memujiNya dan  lebih dekat padaNya dengan menyebut asma indah yang di miliki Allah Swt. Bismilah memohon dengan penuh harap agar Alalh memberikan  segala kasih sayang dan ampunanNya. 

Ramadhan mengingatkan kita bahwa pintu ampunanNya selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin kembali. Peebaiki langkah, kuatkan niat dan jangan menyerah karena selama kita mau kembali kepadaNya harapan dan rahmad Allah selalu menanti.
Ya Allah ya Rabb engkau maha pemaaf dan Engkau mencintai orang yang meminta maaf karenanya ya Rabb maafkanlah aku.

Day-17
#CHIRA

Minggu, 08 Maret 2026

Indah dengan Ahklak

Indah dengan Ahklak

Penulis: Sumarjiyati

Apa yang ada dalam hati akan terlintas dalam pikiran dan apa yang terlintas dalam pikiran akan terwujud dalam perbuatan. Di dalam hati yang baik maka akan tercermin sikap dan perbuatan yang baik pula. Terkadang kita suka berpikir, kok bis ya..sesorang melakukan itu? Kok tega ya.. sederet pertanyaan muncul jika kita tahu ada yang melakukna hal yang tak sewajarnya. 

Jangan heran karena semua perbuatan seseorang itu berawal dari hati dan pikiran masing-masing. Jika kita sibuk dengan pikiran negatif tentang orang lain, maka kapan kita akan sibuk dengan perilaku positif kita sendiri.

Sekarang berhenti untuk memikirkan dan menilai pebuatan orang lain yang tak sesuai dengan apa yang kita pikirkan. Sibukkan diri dengan hal positip dan tunjukkan pada sikap dna perilaku kita yang mulia. Ramadhan bukan tentang.  siapa Yang paling banyak terlihat banyak beribadah tapi tentang siapa yang paling lembut menjaga sikapnya.

Hilangkan sikap merasa diri lebih baik amal ibadahnya dari pada orang lain. Boleh jadi justru karena kita merasa paling baik ibadahnya, justru malah hilang nilai amal kebaikan kita karena diri berbangga hati atau ujub.
Puas Ramadhan mengajarkan kita untuk hidup sederhana dan tidak berlebih-lebihan termasuk dalam hal makan, pakain dan sikap.

Semoga puasa Ramadhan yang kita laksanakan di terima di sisiNya dan berdamapak positif pada diri kita. Salam sehat tetap semangat hingga kita bisa mencapai kemenangan. Aamiin

Day-14
#CHIRA2026

Jumat, 06 Maret 2026

Dekat dengan Al-Quran di Tengah Sibuknya Kehidupan

Dekat dengan Al-Quran di Tengah Sibuknya Kehidupan
Waktu bergulir seperti roda yang begitu cepat, seabrek aktivitas seolah membuat 24 jam waktu yang ada terasa masih kurang. Di awal waktu pagi di waktu sahur sederet agenda sudah tertata rapi. Satu persatu agenda di jalankan. Mulai dari rapikan rumah sebelum meninggalkan rumah untuk bekerja itu adalah hal rutin yang di jalankan, bahkan di luar agenda yang tertera. Rasanya masih mengganjal jika hal itu tidak di lakukan. Setelah subuh pun sebelum beraktivitas lainnya harus kita biasakan untuk membaca Al-Quran. Tidak harus banyak, karena amalan yang di cintai Allah adalah yang konsisten walaupun itu sedikit. Apalagi kita tahu di bulan penuh berkah ini setiap amal kebaikan akan di lipat gandakan pahalanya. Sayang jika kita hanya sekedarnya saja dalam beribadah atau berbuat kebaikan.

Al-Quran sebagai Cahaya kehidupan, dekat dengan Al-Quran akan membawa  kedamaian hati. Seberapun banyak pekerjaan atau sesibuk apapun aktivitas. Kita akan selalu mendapat ketenangan. Allah akan selalu membimbing langkah kita. Di siang hari setelah sebagian agenda telah di jalankan, ada waktu kita untuk istirahat. Tenaga dan pikiran yang kita curahkan harus kita istirahatkan jika ingin kerja kita tetap optimal dan berkah. Jangan memaksa diri untuk semua pekerjaan harus segera kelar. Diri dan tubuh kita butuh ruang dan waktu untuk bisa memulihkan tenaga dan pikiran. Nha bersama Al-Quran kita baca sebentar itu dapat me-refrees diri kita. 

Setelah badan dan pikiran merasa lebih nyaman, kita akan melanjutkan pekerjaan. Badan segar hati riang pekerjaan lancar. MasyaAllah betapa Allah sayang kepada kita yang selalu ingin mendekatNya. Limpahan Rahmad untuk kita manusia yang lemah perlu kita syukuri. Hal yang awalnya menumpuk di pikiran kita satu persatu bisa terurai dengan bimbinganNya. Terimaksih Ya Rabb… atas segala Rahmad dan kasihMu. 

Salam sehat salam Ramadhan selamat menyambut Nuzulul Quran, semoga kita senantiasa dekat dengan Al-Quran sehingga hidup kita  mendapatkan keberkahan hingga kita selamat sampai JannahNya. Aamiin


#CHIRA2026

Kamis, 29 Januari 2026

Siap Diri Menuju Pramuka Garuda

                                                           KARANG PAMITRAN

GERAKAN PRAMUKA KWARTIR RANTING PALIYAN

                                                                 Siap Diri Menuju  Pramuka Garuda




Kamis, 29 Januari 2026 Kwaran Ranting Paliyan melaksanakan kegiatan karang pamitran. Kegiatan ini  mengusung tema “Siap Diri Menuju Pramuka Garuda”. Karang Pamitran di ikuti 40 peserta 20 kamabigus dan 20 pembina  pramuka sekwaran Paliyan. Kegiatan di mulai di mulai pukul 07.30 sampai pukul 14,15 WIB. Acara di buka dengan berdoa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Ketua Kwaran Ranting Paliyan Kak Suradinyanto, S,Pd. MM dalam sambutanya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak serta merta , namun atas inisiatif dari bulan Desember ketika ada kunjungan dari pengurus Kwarcab ke Kwaran Paliyan.

Pramuka Garuda merupakan Impian besar bagi seluruh pengurus dan Pembina Pramuka Kwaran Paliyan. Sebagai bentuk semangat Kwaran paliyan telah membentuk grup menuju Pramuka Garuda. Ka Kwaran Paliyan juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kak Winarto yang telah memotivasi kepada seluruh Pembina dan pengurus Kwaran Paliyan, Ucapan terimaksih kepada seluruh Pembina Pramuka untuk semangatnya mengantarkan anggota baik siaga atau penggalang menuju Pramuka Garuda.

 


Kak Hanafiah selaku Korwil Bidik Kapanewon Paliyan menyampaikan apresiasi kepada Ka Kwaran dan juga para Pembina dan kamabigus  karena telah semangt mengikuti kegiatan Karang Pamitran ini. Hal ini dapat merupak ajang silaturahmi dan untuk mempererat  kekerabatan Pembina pramuka selain itu juga  sebagia wahana untyuk berbagi pengalaman, meningkatkan penmgetahuan, ketrampilan dan kecakapan sehingga para Pembina bisa memberikannya kepada anggota pramuka binaan masing-masing di gudepnya. Sehingga harapannya dapat bermanfaat untuk kegiatan kepramukaan. Yang terepenting juga dapat mengantarkan mencapai pramuka garuda.

 

 Materi pertama di sampaikan oleh Kak Winarto tentang Pencapaian Pramuka Garuda. Dalam materi ini Kak Win menyampaikan terkait dengan apa itu pramuka garuda? Bagaimana kita menyiapkan panggota pramuka sampai mencapai tingkatan tertinggi daalm pramuka yaitu Pramuka Garuda. Beliau juga berpesan untuk jangan pernah lelah berbuat baik. Semangat  dampingi anggota pramukannya hingga sampai pada Pramuka Garuda.

Materi SKU, SKK, SPG di sampaikan oleh narasumber kedua yaitu Kak Tri kundari. Beliau menyampaikan materi sangat berguna untuk bisa menganyarkan anggota ptamuka ke tingkatn tertinggi pramuka yaitu Pamuka garuda.

Angggota pramuka harus menyelesaikan SKU(syarat kecakpan umum dan SKK(syarat kecakapan khusus)  serta SPG (syarat Pramuka Garuda).

Mengapa SKU di gunakan sebagai syarat Pramuka Garuda, karena SKU merupakan kurikukum yang digunakan dalam kepramukaan yang mencakup kompetensi dasar. Ada lima  aspek dalam SKU yaitu Spiritual, Emosional, Sosial, Intelektual dam fisik. Terdapat 100 butir  untuk siaga yaitu siaga mula 34 siaga bantu  33 dan siaga tata 33. Setiap tingkatan di tandai dengan  TKU (Tanda Kecakapan Umum. Berupa satu dua tiga atau janur.

Bagaiman SKU bisa terlampau? Kita harus membuat pemetaan materi agar setiap semester bisa di programkan sehingga semua nbutir dalm SKU bisa terlampaui.

Sebagai Pembina kita harus berkolaborasi dengan wali  karena ada beberapa butir yang bisa terpenuhi jika kita pembina bisa berkolaborasi dangan  wali. Setelah tingakatan dalam siaga terlampaui maka harus ada pelanikan. Ketika ada pelantikan anggota pramuka, maka hal itu dapat memotivasi temannya agar bisa maju . Besar harapan kakak Pembina di Kawaran Paliyan

Selanjutnya  anggota pramuika harus menguasai 5 bidang dalam SKK.

Materi terakhir di sampaikan Kak Iriana terkait dengan materi Penyiapan Portofolio Pramuka

Garuda. Apa saja yang harus di isi dan di lenkapai di portopolio anggota pramuka. Mulai dari kartu anggota, surat keterangan. penomeran suarat serta dokumen-dokumen yang harus di lengkapi.

Alhamdulilah kegiatan Karang Pamitran di kwaran Paliyan berjalan dengan lancar. Semoga materi bermanfaat bagi pembina dan khususnya nanati dapat di terapakn kepada anggota.

Salam pramuka

Gunungkidul, 2026

 

Selasa, 30 Desember 2025

Pada Mentari Tertumpu Harapan

Pada Mentari Tertumpu Harapan
Oleh: Sumarjiyati

Suasana pagi hari Selalu memberikan semangat
Tanda dimulainya hari baru 
Menanti sang  mentari  menyapa
Tangis bayi mungil memecah keheningan
Setelah perjuangn panjang terlewati

Tubuh mungil hadir dalam pelukan 
Berbalut kasih pancarkan kebahagiaan
Sinar itu tak pernah pudar 
Di hujung timur disinggasana kekar
Sang bayunpun terhirup begitu segar 

Mengiringi kaki menapak masa depan
Tertumpu harapan padamu sang pujaan
Jadilah sosok yang menawan
Selalu menebar kebaikan
Tetap rendah hati dalam segala keadaan
Karena semua yang kita punya adalah titipan

Dua puluh dua tahun genap usiamu
Doa terindah mengiringi langkahmu
Tiada yang dapat ibu berikan
Selain cinta dan kasih sayang
Sehat selalu bahagia mentyertaimu


Gunungkidul, 31 Desember 2025

Minggu, 21 Desember 2025

Challenge-Day 10

Calleng grup menulis cerpen: 🌻Hari 10 — Flash Drama

☘️Tugas:
Tulis adegan pertengkaran 5–8 baris. No backstory, langsung konflik.

 Farel (30-an) berdiri di bawah pohon di tepi jalan, memegang kotak kecil berwarna merah wajahnya tegang.
Elsa (25-an) datang dari arah  seberang jalan, tampak marah dan frustrasi.
Farel
Aku butuh jawabmu sekarang, Elsa katakan apa maumu.
Elsa
(Melangkah maju)
Tidak! Aku sudah bilang tidak. Kamu tidak perlu jawaban semua sudah jelas.
Farel
Jelas bahwa kamu ketemuan dengan mantan kamu itu, Berapa kali harus aku katakan? pilih satu di antara kami.
ELsa
(Menunjuk ke arah Adam)
jadi kamu tidak percaya! Ok! Ya aku memang ketemuan dengan dia
Farel
(Tertawa sinis)
Konsekuensi? Kamu yang bicara soal konsekuensi? Setelah apa yang kamu lakukan itu?
Elsa
(Suaranya meninggi, ada nada sakit hati)
Kemarin itu karena kamu duluan yang memulai! Kamu menghancurkan semuanya,Farel! Semuanya!

Farel
(Membuang kotak merah yang ada dalam genggamannya)
Baik! Ambil saja! Dan buang terserah kamu. Tapi jangan harap aku kembali.
Farel berbalik dan berjalan menuju mobi, membanting pintu mobil depan dengan keras.
Elsa terdiam, menatap kotak kecil merah tepat di hadapannya dengan mata berkaca-kaca dada berdetak kencang.
HANCUR.

(Atik) tugas ke 10
Gunungkidul, 22 Desember 2025

Kamis, 18 Desember 2025

Gerakan Pengembangan Pangan dan Gizi SD N Mulusan Paliyan

 

Gerakan Pengembangan Pangan dan Gizi SD N Mulusan Paliyan

“kamu mungkin tidak menanam jutaan pohon, tetapi jika kamu dapat , merawat  satu pohon dengan cinta dan perhatian, itu akan membuatmu hebat.”- Amit Ray


 

Sesuai himbauan dari Bupati Gunungkidul Ibu Endah Subekti Kuntarini,S.P, M.P agar menjaga kedamaian dan persatuan di tengah isu nasional, mendorong program pangan (Gerbang Pagi), edaran ramah lingkungan (Idul Fitri tanpa plastik), aturan ASN (tidak pamer kemewahan), serta himbauan keamanan dan ketertiban umum (Kamtibmas), yang semuanya bertujuan untuk menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat Gunungkidul melalui kebijakan publik dan ajakan moral.

Hari ini hari terakhir sekolah untuk menerima Raport semester satu tahun Pelajaran 2025/2026 SD Negeri Mulusan sebelum pembagian raport melaksanakan salah satu anjuran Bupati Gunungkidul yaitu Gerakan Pengembangan Pangan dan Gizi (Gerbang Pagi): Mendorong warga memanfaatkan pekarangan untuk menanam sayuran dan tanaman obat sebagai lumbung pangan keluarga.

Di pimpin Bapak kepala sekolah SD N Mulusan  Bp Efa Mardidatun,S.Pd.SD menanam satu pohon Nangka di lingkungan sekolah di isaksikan oleh murid dan juga guru SDN Mulusan. Ketika di saksikan murid-murid kami berharap dapat menumbuhkan cinta lingkunganterhadap mereka. Semoga  pohon Nangka dapat tumbuh subur dan kelak berbuah. Kami tanamkan  kepada murid untuk mencintai dangan menjaganya dengan bergiliran menyiram dan merawat pohon Nangka tersebut.

Terimakasih salam sehat tetap semangat manfaatkan momen liburan dengan aktivitas positif Selamat berlibur.

Gunungkidul, 19 Desember 2025

Senin, 08 Desember 2025

Doa Bersama dan Penggalangan Donasi untuk Aceh, Sumbar dan Sumut

 

Doa Bersama dan Penggalangan Donasi untuk Aceh, Sumbar dan Sumut



Keyakinan bahwa semua peristiwa, baik yang menyenangkan maupun yang sulit, telah diatur sebelumnya oleh Allah SWT adalah bagian dari rukun iman (percaya pada takdir baik dan buruk). Tentu saja dalam setiap peristiwa ada hikmah di dalamnya. Kita tahu bahwa Aceh merupakan serambi Mekkah boleh jadi Allah membersihkan Aceh dari hal-hal buruk dengan cara mengirimkan banjir bandang.

Meskipun cobaan terasa berat, umat beragama meyakini ada hikmah atau pelajaran tersembunyi di baliknya yang mungkin tidak langsung terlihat.

 Ujian sering kali dipandang sebagai cara untuk menguatkan iman, menghapus dosa, atau meningkatkan derajat seseorang.

Kita sebagai warga negara Indonesia tentu merasakan betapa pedih yang di rasakan saudara-saudar kita di Aceh, Sumatra Barat dan juga Sumatra utara. Dari jauh kita hanya bisa mendoakan semoga mereka di beri katabahan, kesabaran dan bagi yang meninggal dunia semoga di ampuni dosa-dosanya di terima amal ibadahnya dan  mendapatkan surga yang indah di sisiNya. Ammin Selain itu kita juga bisa memberikan sedikit bantuan materi.


Warga SDN Mulusan Paliyan megadakan doa bersama dan penggalangan donasi untuk Masyarakat Aceh, Sumatra utara dan juga Sumatra Barat sebelum ASAS (Asesmen  Sumatif Akhir Semester Satu) di mulai. Semoga sedikit yang bisa di berikan bisa bermanfaat dan dapat memberikan pelajaran bagi  murid-murid dan seluruh warga SDN Mulusan Paliyan Gunungkidul.

Dengan ujian dari Allah ini kita bisa belajar bahwa takdir Allah itu pasti terjadi, yang kedua kita harus  bersikap sabar dan menerima kenyataan hidup dengan lapang dada. Dengan meyakini bahwa segala sesuatu adalah baik, seseorang didorong untuk lebih ikhlas dalam menghadapi kesulitan.

Selanjutnya bersikap Husnudzon (Berprasangka Baik). Ini mencerminkan sikap berprasangka baik kepada Allah SWT, meyakini bahwa Tuhan tidak akan memberikan cobaan di luar batas kemampuan hamba-Nya .

Bismilah semoga kejadian yang menimpa saudara-saudara kita di Aceh dapat kita jadikan sebagai pengingat untuk tetap optimis, bersyukur, dan tabah dalam menghadapi tantangan hidup, dengan keyakinan penuh pada rencana Ilahi. Kita Yakini bahwa segala hal yang terjadi dengan takdir atau ketetapan Allah Swt.

Gunungkidul. 09 Desember 2025

Senin, 01 Desember 2025

Deep Learning kunci Emas Meningkatkan Pra_Literasi di Paud

 

Deep Learning kunci Emas

Meningkatkan Pra_Literasi di Paud


Alhamdulilah masih di beri kesehatan dan kesempatan untuk bisa belajar bersama Aula BB Rulit. Dalam kesempatan ini kita akan belajar dan berbagi dengan nara sumber hebat Kak Lina Amelina,S.Pd. Gr seorang Penilik Kabupaten Sumedang, Penulis dan juga seorang guru penggerak. Beliau akan berbagi tentang Deep Learning Kunci Emas Pra _Literasi Paud. Mari kita Simak aparannya.

A.     Konsep Deep Learning dalam Pendidikan

Dalam konteks pendidikan, deep learning menekankan pada pemahaman konsep secara mendalam dan penguasaan kompetensi dengan cakupan materi yang lebih terfokus. Pendekatan ini kontras dengan surface learning (pembelajaran permukaan) yang mencakup banyak materi tanpa pemahaman mendalam.

B.      Elemen-Elemen Deep Learning

Meaningful learning (pembelajaran bermakna), mindful learning (pembelajaran penuh kesadaran), dan joyful learning (pembelajaran menyenangkan) adalah tiga elemen utama dalam deep learning.

1.      Meaningful Learning: Pembelajaran yang relevan dengan kehidupan siswa, menghubungkan konsep baru dengan pengetahuan yang sudah ada.

2.      Mindful Learning: Siswa memiliki kesadaran penuh, fokus, dan terlibat aktif dalam proses pembelajaran.

3.      Joyful Learning: Pembelajaran yang menyenangkan dan menggugah minat siswa, menciptakan suasana belajar yang positif.

C.      Pra-Literasi di PAUD

Pra-literasi adalah tahapan awal dalam mengembangkan kemampuan literasi anak-anak sebelum mereka memasuki pendidikan formal di sekolah dasar. Di PAUD, fokusnya adalah membangun fondasi yang kuat agar anak-anak siap mengolah dan memahami informasi di kemudian hari. Pengembangan literasi sejak usia dini sangat penting untuk mengoptimalkan kecerdasan dan kompetensi anak, termasuk kemampuan berpikir kritis dan analitis. Selain itu, penguatan ekosistem PAUD menjadi kunci untuk mewujudkan generasi Indonesia Emas. Ini melibatkan kolaborasi antara guru, orang tua, dan pemanfaatan teknologi pendidikan.

D.     Komponen Pra-Literasi yang Dikembangkan di PAUD

1.      Pengembangan Bahasa: Melibatkan kegiatan berbicara, mendengarkan, dan memperkaya kosakata anak.

2.      Kesadaran Fonologis: Mengenalkan anak pada bunyi-bunyi dalam bahasa, membantu mereka memahami hubungan antara bunyi dan huruf.

3.      Pemahaman Buku: Membacakan buku cerita dan berdiskusi tentang isi cerita untuk meningkatkan pemahaman anak.

4.      Menulis Permulaan: Memberikan kesempatan pada anak untuk mencoba menulis atau menggambar sebagai bentuk ekspresi diri

5.      Literasi Finansial: Pengenalan konsep uang dan penggunaannya melalui bermain peran dan kegiatan praktik.

6.      Literasi Numerik: Pengenalan angka dan konsep matematika sederhana.

E.      Kegiatan yang Mendukung Pra-Literasi di PAUD

·         Membacakan buku cerita dengan interaktif.

·         Bernyanyi dan bermain dengan rima.

·         Mengadakan diskusi kelompok tentang berbagai topik.

F.      Keterkaitan dengan Pra-Literasi di PAUD

Menerapkan prinsip deep learning dalam pra-literasi di PAUD berarti menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, menyenangkan, dan relevan bagi anak-anak. Misalnya:

·         Membacakan cerita yang terkait dengan kehidupan sehari-hari anak, lalu membahasnya untuk memastikan pemahaman yang mendalam (meaningful learning).

·         Menggunakan permainan yang melibatkan bunyi dan kata, sehingga anak-anak fokus dan menikmati proses belajar (mindful and joyful learning).

·         Memberikan kebebasan untuk berekspresi melalui gambar dan tulisan, memotivasi mereka untuk terus belajar (joyful learning).

Dengan pendekatan ini, anak-anak tidak hanya menghafal huruf dan kata, tetapi juga memahami bagaimana mereka berhubungan dengan dunia di sekitar mereka, sehingga fondasi literasi menjadi lebih kuat dan bermakna.

G.     Contoh Langkah Pembelajaran Deep Learning dari Cerita Tomat Si Pembasmi Monster Sariawan untuk PAUD

Berikut adalah contoh langkah-langkah pembelajaran deep learning yang diadaptasi dari cerita "Tomat si Pembasmi Monster Sariawan" untuk diterapkan di PAUD, dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip pembelajaran mendalam yang bermakna:

Tahap 1: Membangun Konteks dan Pengalaman Awal (Meaningful Learning)

1.      Pengantar Cerita: Guru memulai dengan membacakan cerita "Tomat si Pembasmi Monster Sariawan" dengan ekspresif. Penekanan diberikan pada bagaimana tomat, sebagai tokoh utama, mengatasi masalah sariawan dengan cara yang menarik.

2.      Diskusi Interaktif: Setelah membaca, guru memfasilitasi diskusi yang mengajak anak-anak untuk berpartisipasi aktif. Pertanyaan yang diajukan meliputi:

•   Siapa saja tokoh dalam cerita ini?

•   Apa masalah yang dihadapi oleh tokoh utama?

•   Bagaimana tomat mengatasi masalah sariawan?

3.      Pengaitan dengan Pengalaman Pribadi: Guru menghubungkan cerita dengan pengalaman pribadi anak-anak. Misalnya, bertanya apakah mereka pernah mengalami sariawan, bagaimana rasanya, dan apa yang mereka lakukan untuk mengatasinya.

Tahap 2: Eksplorasi Mendalam dan Pemahaman Konsep (Mindful Learning)

1.      Mencari Tahu tentang Sariawan: Guru mengajak anak-anak untuk mencari tahu lebih banyak tentang sariawan. Informasi dapat diperoleh melalui buku bergambar, penjelasan sederhana dari guru, atau video pendek yang relevan.

2.      Diskusi tentang Tomat: Guru menjelaskan kandungan gizi dalam tomat, terutama vitamin C, dan manfaatnya untuk kesehatan mulut dan tubuh. Penjelasan disesuaikan dengan tingkat pemahaman anak-anak PAUD.

3.      Aktivitas Sensori dan Kreatif: Anak-anak melakukan berbagai aktivitas yang melibatkan indra dan kreativitas:

·         Mencicipi Tomat: Anak-anak mencicipi potongan tomat dan mendeskripsikan rasanya.

·         Membuat Kolase Tomat: Anak-anak membuat kolase gambar tomat menggunakan berbagai bahan seperti kertas warna, biji-bijian, atau kain perca.

·         Bermain Peran: Anak-anak bermain peran sebagai tomat yang melawan monster sariawan atau sebagai dokter yang memberikan saran tentang cara mencegah sariawan.

Tahap 3: Aplikasi Pengetahuan dan Refleksi (Joyful Learning)

1.      Membuat Jus Tomat Sederhana: Guru (dengan bantuan orang tua atau asisten) membuat jus tomat sederhana bersama anak-anak. Proses pembuatan jus melibatkan anak-anak secara langsung, mulai dari mencuci tomat hingga menuangkan jus ke dalam gelas.

2.      Menyanyi dan Bergerak: Guru mengajak anak-anak menyanyikan lagu tentang tomat atau membuat gerakan tubuh yang menirukan pertumbuhan tomat dari biji hingga menjadi buah.

3.      Refleksi Akhir: Guru memandu anak-anak untuk merangkum apa yang telah mereka pelajari hari itu:

·         Apa yang mereka pelajari tentang sariawan dan tomat?

·         Bagaimana tomat dapat membantu menjaga kesehatan mulut?

·         Apa yang bisa mereka lakukan untuk mencegah sariawan?

Integrasi Komponen Deep Learning

·         Meaningful Learning: Mengaitkan cerita dengan pengalaman pribadi anak-anak dan memberikan informasi yang relevan tentang kesehatan.

·         Mindful Learning: Melibatkan anak-anak secara aktif dalam eksplorasi, aktivitas sensori, dan kegiatan kreatif.

·         Joyful Learning: Menciptakan suasana belajar yang menyenangkan melalui bermain peran, bernyanyi, dan membuat jus tomat bersama-sama.

Dengan pendekatan ini, anak-anak tidak hanya mengingat informasi, tetapi juga memahami konsep secara mendalam, mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, dan menikmati proses pembelajaran.



H.     Ide Pembelajaran di Rumah

Selain di sekolah, konsep pembelajaran Deep Learning bisa diterapkan di rumah. Berikut adalah beberapa ide penerapan pembelajaran tentang "Tomat si Pembasmi Monster Sariawan" di rumah, yang disesuaikan agar orang tua dapat dengan mudah melaksanakannya:

Tujuan:

·         Memperkuat pemahaman anak tentang cerita dan manfaat tomat.

·         Meningkatkan kesadaran anak tentang pentingnya menjaga kesehatan.

·         Menciptakan kegiatan yang menyenangkan dan bermakna bersama anak.

Kegiatan yang Bisa Dilakukan di Rumah:

1.      Membaca Ulang Cerita Bersama:

·         Waktu: Pilih waktu yang santai, misalnya sebelum tidur atau saat bersantai di sore hari.

·         Cara: Baca kembali cerita "Tomat si Pembasmi Monster Sariawan" dengan intonasi yang menarik. Libatkan anak dengan meminta mereka menirukan suara tokoh atau adegan tertentu.

·         Diskusi: Setelah membaca, ajukan pertanyaan sederhana seperti:

·         Siapa tokoh kesukaanmu dalam cerita ini? Mengapa?

·         Apa yang membuat tomat bisa mengalahkan monster sariawan?

·         Apa yang bisa kita lakukan agar tidak terkena sariawan?

2.      Eksplorasi Tomat di Dapur:

·         Waktu: Saat menyiapkan makanan atau camilan.

·         Cara: Ajak anak untuk membantu menyiapkan tomat. Biarkan mereka mencuci, memotong (dengan pengawasan), atau mengupas tomat.

·         Diskusi: Sambil beraktivitas, bicarakan tentang:

·         Warna, bentuk, dan tekstur tomat.

·         Bagaimana tomat tumbuh (jika memungkinkan, tunjukkan gambar atau video).

·         Manfaat tomat untuk kesehatan (misalnya, mengandung vitamin C yang baik untuk daya tahan tubuh).

3.      Membuat Kreasi Bertema Tomat:

·         Waktu: Saat waktu luang atau akhir pekan.

·         Pilihan Kegiatan:

·         Menggambar atau Mewarnai: Sediakan kertas dan alat gambar, lalu minta anak menggambar tomat atau tokoh dalam cerita.

·         Membuat Kolase: Gunakan kertas warna, biji-bijian, atau bahan lain untuk membuat kolase gambar tomat.

·         Membuat Boneka Tomat: Gunakan kain flanel atau bahan bekas untuk membuat boneka tomat.

·         Pameran Kecil: Pajang hasil karya anak di dinding atau tempat khusus di rumah.

4.      Membuat Camilan Sehat dari Tomat:

·         Waktu: Saat ingin membuat camilan untuk anak.

·         Ide Camilan:

·         Jus Tomat: Buat jus tomat segar bersama anak. Tambahkan sedikit gula atau madu jika perlu.

·         Salad Tomat: Potong tomat kecil-kecil dan campurkan dengan sayuran lain seperti mentimun dan selada. Beri sedikit saus salad atau minyak zaitun.

·         Roti Panggang dengan Tomat: Oleskan roti dengan saus tomat, taburi keju, lalu panggang sebentar.

·         Libatkan Anak: Biarkan anak membantu menyiapkan camilan (dengan pengawasan).

5.      Bermain Peran:

·         Waktu: Saat bermain bersama anak.

·         Cara: Ajak anak bermain peran sebagai tokoh dalam cerita "Tomat si Pembasmi Monster Sariawan." Misalnya, anak berperan sebagai tomat yang melawan monster sariawan, atau sebagai dokter yang memberi nasihat tentang cara menjaga kesehatan mulut.

·         Variasi: Gunakan kostum sederhana atau properti yang ada di rumah untuk membuat permainan lebih seru.

Tips Tambahan:

Ø  Sesuaikan dengan Usia dan Minat Anak: Pilih kegiatan yang sesuai dengan usia dan minat anak Anda.

Ø  Jadikan Kegiatan Menyenangkan: Hindari memaksa anak untuk melakukan kegiatan yang tidak mereka sukai.

Ø  Berikan Pujian dan Dukungan: Berikan pujian dan dukungan atas usaha dan hasil karya anak.

Ø  Jalin Komunikasi yang Baik: Gunakan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk menjalin komunikasi yang lebih baik dengan anak.

Dengan menerapkan kegiatan-kegiatan ini di rumah, orang tua dapat membantu memperkuat pemahaman anak tentang cerita "Tomat si Pembasmi Monster Sariawan," meningkatkan kesadaran mereka tentang pentingnya menjaga kesehatan, dan menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna.

berdasarkan pengalaman dari Kak Lina sebagai pendidik dan praktisi PAUD, langkah-langkah konkret dan terstruktur yang dapat dilakukan guru untuk menerapkan konsep deep learning dalam meningkatkan pra-literasi pada anak usia dini mulai dari proses perencanaan kegiatan, pemilihan metode yang sesuai dengan tahap perkembangan anak, strategi menciptakan suasana kelas yang mendorong eksplorasi dan berpikir mendalam, teknik pendampingan individual bagi anak yang perkembangannya berbeda-beda, hingga cara mengevaluasi progres pra-literasi secara menyeluruh tanpa membuat anak merasa terbebani serta bagaimana peran kolaborasi antara guru, orang tua, dan lingkungan belajar dalam memastikan bahwa proses tersebut dapat berjalan konsisten, menyenangkan, dan efektif dalam jangka panjang yaitu

Langkah awal dimulai dari perencanaan, seluruh guru berkumpul untuk mendiskusikan rencana pembelajaran. Tentunya, dimulai dari pembuatan KSP yang dijadikan acuan untuk pembuatan RPP. Tidak lupa banyak mencari inspirasi dari berbagai media, misalnya melihat you tube. Diskusi juga dilakukan di akhir pembelajaran atau tema misalnya. Seluruh guru mengevaluasi hasil pembelajaran yang telah dilakukan dan saling memberi masukan. Kolaborasi dengan orang tua bisa dilakukan parenting dan komunikasi secara berkala.

Demikan ilmu yang sangat bermanfaat yang kita dapatkan mala mini bersama naras umber hrbat Kak Lina. Semoga kita dapat menerapkannya dalam pembelajaran dan nantinya bisa memberi dampak yang luar biasa bagi murid kita. 

Salam literasi tetap semamgat dan teruslah belajar dan berkarya.

Gunungkidul, 1 Desember 2025

Selasa, 18 November 2025

Mengasah Percaya Diri Melalui Karya



Gunakan waktu untuk belajar, tiada hari tanpa belajar bahkan kita sebagai seorang muslim di anjurkan untuk belajar dari bayi sampai ke liang lahat dan seperti pepeatah “belajarlah sampai ke negeri Cina. Dalam kesempatan minggu ini bersama BBRulit (Belajar Bersama Ruang Literasi) sebagai moderator Kak Wie yang tidak asing lagi dan bersama nara sumber hebat yaitu Kak Fini Arfian Nuraeni. Beliau adalah seorang pendidik dan seorang penulis. Beliau akan sharing mengenai mengasah percaya diri melalui Karya.

Kita semua  pasti pernah merasakan pada waktu tertentu merasa bangga, berterima kasih pada diri sendiri, atau bahkan ingin memuji diri sendiri. Di waktu yang lain, mungkin juga pernah merasa tidak pantas, belum siap, atau bahkan tidak layak untuk mendapatkan hal yang diimpikan.
Perasaan-perasaan tersebut sangat wajar bila datang silih berganti pada diri kita.
Nah, hal itulah yang bisa kita sebut sebagai rasa percaya diri. Percaya diri bisa kita artikan sebagai perasaan positif tentang diri sendiri, yakni pada kemampuan diri, juga penghargaan pada diri sendiri. 

Rasa percaya diri seseorang tentu saja bisa berubah. Terkadang berada di puncak yang tinggi, atau mungkin tenggelam hingga ke dasar. Hal tersebut bisa dipengaruhi oleh kondisi psikologis seseorang ataupun kondisi lingkungan di sekitarnya.

Pada kesempatan kali ini, Kak Leni  ingin mengajak kita untuk bisa mengasah percaya diri melalui karya yang kita buat.
Mengapa percaya diri harus diasah?
Karena dengan percaya diri, kita bisa mengetahui potensi diri, minat diri, serta memberikan penghargaan terbaik bagi diri sendiri. Tentu saja, setiap orang memiliki waktu dan proses yang berbeda untuk memunculkan rasa percaya diri. Maka dari itu, harus diasah. Proses 'pengasahan' percaya diri setiap orang pun jelas bisa dilakukan dengan cara yang berbeda-beda. Nah, salah satunya adalah dengan berkarya.

Teman-teman, berkarya itu tidak harus selalu tentang sastra atau seni. Berkarya artinya menghasilkan sesuatu yang bisa membuat diri kita puas serta membuat orang lain merasa senang atau terinspirasi. Jika teman-teman adalah seorang penulis, tentu saja tulisan teman-teman adalah sebuah karya. Atau jika seseorang bekerja sebagai koki, resep makanan yang sudah diciptakan pun menjadi sebuah karya. Jadi, teman-teman bebas menciptakan karya, sesuai dengan minat yang teman-teman senangi.
Nah, teman-teman. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengasah percaya diri melalui karya yang kita buat. 
1. Mulai dari hal-hal kecil
Mulailah berkarya melalui hal kecil yang memang benar-benar kita sukai. Bisa menulis, menggambar, membuat lagu, dan lain-lain.
2. Praktik secara teratur
Nah, hal ini juga terkadang masih merasa berat menjalankannya. 
Sebenarnya dengan membuat karya secara teratur itu bisa melatih kualitas karya kita. 
3. Jangan takut gagal
Teman-teman, kegagalan adalah sebuah proses dalam belajar. Ketika seseorang belajar dan pernah mengalami kegagalan, itu adalah hal yang wajar.
4. Dapatkan umpan balik
Karya yang sudah dibuat oleh teman-teman, sebaiknya dibagikan kepada orang-orang terdekat. Lalu, mintalah kesan atau penilaian dari mereka agar kita tahu seberapa baik kualitas karya yang kita buat.
5. Jadilah diri sendiri
Dalam membuat karya, teman-teman tidak perlu meniru orang lain. Cukup menjadi diri sendiri yang teman-teman inginkan.
6. Cari inspirasi
Saat merasa terdesak atau buntu tidak bisa membuat karya apapun, kita boleh mencari inspirasi dari mana pun. Bisa membaca, menonton film, mendengarkan musik, jalan-jalan, atau wisata kuliner.
7. Rayakan keberhasilan
Ketika teman-teman sudah merasa sudah puas dengan karya yang dibuat, jangan lupa dirayakan, ya. Perayaan tidak harus selalu mewah. Bisa dengan membeli segelas kopi kesukaan atau mungkin seporsi seblak. 

Lalu bagaimana jika karya kita di kritik orang lain atau di nilai kurang baik?
1. Cara yang paling efektif bagi kita adalah menganggap bahwa kritik itu adalah bumbu dalam karya yang kita buat. Jika tidak ada kritik, kita anggap saja karya yang kita buat mungkin akan hambar tanpa rasa. 
2. Kita  bisa membagikan link atau tautan dari karya yang sudah Kita buat agar teman-teman lebih mengenali karya kita. Perasaan tertekan bisa diabaikan dengan menganggap bahwa medsos adalah sebuah arena hiburan yang menyenangkan yang bisa membuat karya kita semakin dikenali.

Selanjutnya mari kita belajar untuk bisa menghasilkan karya sesuai yang kita  bisa dan kita sukai. Satu karya akan lebih bermakna dan bermanfaat dari pada hanya sebuah ilmu yang kita dapat namun hanya di simpan.
Terimakasih, salam sehat salam literasi tetap semangat. Tulis yang kita lakukan dan lakukan yang kita tulis. 

Gunungkidul, 19 November 2025

Kamis, 09 Oktober 2025

Musabaqoh Tilawatil Quran Tingkat Kapanewon Paliyan 2025

Musabaqoh Tilawatil Quran Tingkat Kapanewon Paliyan 2025
Berdasarkan surat Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul Nomor: B/400.3.6.3/6.3/621/2025 perihal Edaran MTQ jennjang SD dan SMP dan juga  Keputusan rapat koordinasi KKKS SD, MKKS SD, MKKS SMP Pokja Paliyan dan KKG PAI Korwilbidik Kapanewon Paliyan maka Kapanewon Paliyan menyelenggarakan seleksi lomba MTQ Tk Kapanewon Paliyan di hari Kamis, 9 Oktober 2025 bertempat di SMPN I Paliyan. Peserta seleksi berjumlah siswa SD 239 dengan rincian peserta laki-laki sebanyak 105 orang dan peserta perempuyan 134 orang. Sedangkan untuk SMP sebanyak 57 dengan rincian peserta laki-laki 30 dan peserta Perempuan 27. 

Tujuan kegiatan ini adalah pertama untuk membina kompetensi, minat dan bakat siswa SD dan SMP di Kapanewon Paliyan dalam bidang agama Islam. Kedua memberikan apresiasi kompetensi, minat dan bakat kepada siswa-siswa SD dan dan SMP di Kapanewon dalam bidang Agama Islam. Ketiga memilih atau menyeleksi dan mendapatkan calon-calon wakil peserta MTQ jenjang SD, SMP Tingkat Kabupaten Gunungkidul dari Kapanewon Paliyan.
Jenis cabang lomba yang di lombakan yaitu 8 jenis cabang lomba untuk jenjang SD  ( MTQ jenjang SD,  Puitisasi, MTtQ, MHQ Adzan pidato, CCA, dan  seni Lukis Islami) dan 9  jenis cabang lomba SMP (MTQ jenjnag SD,  Puitisasi, MTtQ, MHQ Adzan pidato, CCA, MSQ, kaligrafi dan kutbah Jumat). Untuk Dewan Yuri Adalah guru-guru SD dan SMP yang berkompeten dalam bidangnya. Setiap cabang di  nilai oleh 3 (tiga) orang yuri antar jenjang sekolah. Setiap cabang lomba di ambil 3 kejuaraan dan juara satu berhak untuk maju mewakili ke Tingkat Kabupaten. Sumber kegiatan MTQ kapanewon Paliyan tahun 2025 berasala dari sumbangan seluruh siswa mMuslim, guru dan karyawan ASN Muslim SD dan SMP di kapanewon paliyan.

Dalam amanahnya Bapak Panewu Kapanewon Paliyan menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas teelaksannya seleksi MTQ di Kapanewon Paliyan. Musuh terbesar kita saat ini Adalah handphone. Di harapakn dengan adanya seleksi MTQ ini dapat menumbuhkan semngat mempelajari Al-Quran dan di amalkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi anak-anak generasi bangsa yang taat beragama serta mampu menebarkan nilai-nilai agama dalam Masyarakat.  Semoga pelaksanaan seleksi ini bisa mendapatkan calon atau wakil kafilah terebaik untuk maju ke kabupaten Gunungkidul. 

Seleksi tepat di mulai pukul 08.00 WIB setelah selesai upacar pembukaan. Seleksi selesi pukul 12.30 WIB. Kafilah yang mendapatkan juara langsung mendapatkan tropy dan sertifikat. 

Alhamdulilah dari SDN Mulusan paliyan mendapatkan 5 tropy dari kejuaraan MTQ Putra juara 2, MHQ putra juara 1 (havid), Adzan juara 2(Naufal), Pidato putra Juara 1 (uzzam) serta saritilawah juara 1 yang di bawakan oleh Ananda Elsa. Untuk CCA, Melukis Islami (putra dan putri), MTQ Putri, Pidato Putri, MtTQ Putri. 

Dalam perlombaan pasti ada kalah ada menag bagi yang kalah jangan bersedih hati jadikan kekalahan untuk cambuk agar lebih giat lagi dan sebagi pengalaman. InsyaAllah di alin kesempatan masih bisa untuk mendapatkan juara. Bagi yang menang tidak boleh sombong dan tetap frendah hati serta mengamalkan  nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Tetap se,mnagt persiapkan diri untuk maju mewakili Kapanewon Paliyan dan persiapkan lebih baik untuk maju ke Kabupaten.
Salam sehat salam sukses untuuk kita semua. Salam literasi tetap semangat dan terus berkarya.

Gunungkidul, 9 oktober 2025

Rabu, 03 September 2025

Prosais

 

PROSAIS


Alhamdulilah puji Syukur atas segala rahmad dan nikmat yang Tuhan Allah Swt berikan kepada kita. Salah satu bentuk Syukur yang Allah berikan kepada kita Adalah dengan memanfaatkan kesempatan ini dengan belajar. Dalam kesempatan ini di grup Aula BB Rulit kita akan belajar tentang prosais dari naras sumber yaitu Kak Erniyati. Beliau Adalah Vounder Bentala Literasi.

Prosais adalah puisi yang tidak di tulis dalam format larik atau baris tetapi lebih menggunakan paragraf.

Prosais di gunakan oleh seseorang untuk mengekspresikan perjalanan dan suasana batin yang sublim dengan nilai rasa.

Dalam penulisan prosais tetap mengutamakan unsus keindahan kata atau diksi. Jadi tetap saja kita harus memilih kata-kata yang indah.

Selain diksi kita juga bisa menggunakan majas di dalam penulisan prosais ini.

Contoh Prosais

Antara di meja kayu itu, aku menulis. Tangan kiriku menggenggam pena.


Kak Erni juga menyampaikan catatan tentang Kumpulan Diksi dan juga jenis-jenis-jenis majas yang dapat digunakan senbagi referensi untuk membuat prosais.

Berikut Kumpulan diksi indah dan juga macam-macam majas:

🖊️ Kumpulan Diksi Indah 🖊️

A

Abap : Bunga / Kembang Api

Abhati : Cahaya Agung

Adorasi : Pengorbanan

Afsun : Pesona

Agah : Tatap

Ajun : Maksud

Akara : Bayang

Aksa : Jauh (KBBI) / mata

Aksama : Ampunan

Alap : Bagus

Amaraloka : Dunia cinta kasih

Ambivalen : Mencintai dan membenci pada orang yang sama

Ambu : Aroma

Anak Dara : Anak perempuan yang sudh mencapai usia remaja dan belum kimpoi

Anala : Api

Anca : RIntangan

Abacai : Hacur (minang), abai

Ancala : Gunung (KBBI)

Andam Karam : Lenyap

Angggara : Buas, liar

Anila : Angin

Anindita : Sempurna

Anindya : Cantik Jelita

Anitya : Tidak Kekal

Apatis : Acuh tidak acuh

Arkais : Berhubungan  dengan masa lalu atau cerita kuno, tidak lazim dipakai lagi

Arkian : Sesudah itu; kemudian dari itu

Arumi : Harum, wangi 

Arunika : Fajar atau matahari terbit 

Astu : Puji, alem, sembah

Atma : Jiwa, arwah, sukma

Ayut : Bersetubuh, bersenggama

B

Bagaskara : Matahari

Baka : Abadi, awet, kekal, lestari, qadim

Baswara : Berkilau, bercahaya

Bekile : Makan yang dilakukan secara bersama-sama

Belungsang : Bentak / Hardik

Bena : Menarik / Ombak dan banjir

Benawat : Sombong

Berahi : Perasaan cinta antara 2 orang berlainan jenis

Bhama : Nafsu

Bilur : Luka panjang pada kullit (Seperti kena cambuk)

Birai : Dinding berukuran rendah di tepi jembatan atau tangga

Bongko : Mati (Jawa Kasar)

Buhul : Ikatan / simpul

C

Candala : Rendah, hina, nista ; kata sifat (KBBI) / rendah diri 'nggak pede' ; kata kerja (KBBI)

Candramawa : Hitam bercampur putih / Bulu kucing (KBBI) / Kebijakan

Ceraki : Pedagang bahan obat / jamu

Citta :  Maksud hati, pikiran

Cumbana : Mencium

Cumbanarasa : Kenikmatan bersenggama

D

Dahayu : Cantik, molek, elok

Daksa : Badan (KBBI)

Dama : Cinta Kasih 

Dampo : Sapaan orang tua yang mengadopsi anaknya (Saudara)

Dayita : Kekasih

Dersik : Desir, bunyi angin (KBBI)

Dewana : Tergila-gila

Diksi : Pilihan kata yang tepat atau selaras

Diperdom : Dimaki dengan kata makian "Perdom"

Dore : Lumpur yang sangat cair, dalam dan dapat enghisap objek yang jatuh ke dalamny (lumpur hisap)

E

Efemeral : Tidak kekal hanya bersifat sesaat

Eminser : Potongan yang sangat tipis dari daging, buah atau sayur

Eonoia : Pemikiran yang indah dan baik  

F

Faktisius : Nggak asli, tiruan, imitasi

Fiat : Persetujuan yang diberikan secara penuh atau sah dan biasanya digunakan dalam kontek formal

G

Galaksi : Gugusan bintang

Galau : Berat otak, bingung, kacau karut, karuut

Gamang : Merasa takut, ngeri, serta khawatir ketika melihat ke bawah

Gata : Telah pergi

Gelabah : Sedih / gelisah

Gemintang : Peta bintang, rasi bintang

Geni : Api

Geniwara : Ritual berpuasa dengan makanan yang dimasak dengan api

Genosida : Pembunuhan besar-besaran secara berencana terhadap suatu bangsa atau daerah

Genta : Lonceng besar

Gorilya : Pencuri, maling, pencolong 

H

Halai-balai : Kusut, tidak keruh, terlantar

Harsa : Gembira / bahagia, kegembiraan

Hasta Karya : Kerajinan tangan / swakarya

Hidu : Mencium aroma / bau

Hirap : Hilang (KBBI) 

Hirta : Lumpur yang sangat halus, bewarna kuning atau kehijauan dan sering ditemukan menempel pada pipa air

Holokaus : Penghancuran / pembuhan sistematis di seluruh wilayah kekuasaan nazi

I

Idrak : Dalam keadaaan merasaka, mencapai, mengetahui, mengsafi (sesuatu) yang diperoleh melalui pancaindera, akal dan batin

Ina : Matahari pagi atau fajar

Indurasmi : Sinar rembulan 

J

Jamanikaa : Tirai atau tabir

Janardana : Menggairahkan

Japri : Jalur privat, jalur pribadi

Jeremba : Mengulurkan tangan (untuk mencapai sesuatu), menggapai

K

Kalbu : Hati

Kalis : Suci, bersih, murni

Kama : Dipuja 

Kampa : Getaran

Kampana : Mempunyai getaran

Kenes : Anak kecil yang lincah dan terus aktif/genit

Ketaksaan : Keraguan tentang makna, ambiguitas

Kimpoidra :  Rajanya pujangga 

Kirana : Sinarnya cantik dan molek 

Kiwari : Modern, kin dan kontemporer

Klandestin : Secara diam-diam atau rahasia

Kulacino : Bekas air di meja akibat gelas dingin atau basah

L

Lajnah : Panitia / komisi

Laknat : Kutuk, seranah, serapah ,sumpah

Lakuna : Ruang kosong / bagian yang hilang 

Ligar : Berligar-ligar / berputar-putar

Lintang : Bintang

Lokawigna : Pengganggu dunia

M

Madah : Kata-kata pujian / berpanjang-panjangan

Mala : Sengsara

Mangata : Bayangan bulan di air yang terbentuk seperti jalan

Mangkus : Efektif, berhasil guna

Masygul : Bersusah hati karena suatu sebab; sedih; murung

Matrik : Batas / pembatas

Mega : Awan

Megar : Mekar (Jawa)

Membacang : Menahan

Meraki : Melakukan sesuatu dengan cinta, kreativitas dan sepenuh jiwa

Mudita : Perasaan bahagia melihat kebahagiaan orang lain

N

Nabastala : Langit 

Nayanika : Mata yang indah dan memancarkan daya tarik

Nirmala : Tanpa cacat, cela, bersih dan tidak bernoda

Nuraga : Empati dan berbagi rasa 

P

Padika : Syair

Padikaku : Metode

Padma : Teratai merah

Padmarini : Indah serta tajam

Pahang : Tangkai bunga

Pair jantungku : Detak jantungku tidak normal

Paksa : Sayap / separuh bulan

Palapa : Memikat serta menarik hati

Palawa : Bersemi

Panasea : Obat untuk semua penyakit / kesulitan

Pancarona : Bermacam warna / Panca warna ( KBBI)

Payoda : Awan / Awan yang menghasilkan air

Pedar : Benci, antipati, berang, bingit

Perdom : Kata untuk memaki

Petrikor : Aroma tanah saat terkena hujan

Pilau : Perahu

Pilon : Tidak tahu apa-apa

R

Rahara : Perempuan yang usisa yang selayaknya menikah

Rahsa : Rasa / Rahasia

Rajaswala : Penuh nafsu

Recaka : Bernafas

Rimpuh : Sudah tua sekali

Risak : Mengusik / mengganggu 

Rodra : Kejam

Romansa : Novel / atau kisah prosa lainnya yang berciri khas tindakan kepahlawanan, kehebatan dan keromantisan dengan latar belakang historis atau imajiner

Rucira :  Cemerlang

Ruciragati : Luwes

Rucita : Gemerlap

Rudira : Darah

Rudita : Ditangisi

Rundung : Mengganggu, mengusik terus-menerus, menyusahkan

S

Saban : Tiap-tiap

Sabana : Padang rumput yang ada pohonnya

Sangkil : Efektif,efesiesn, beradaya guna

Sarayu : Hembusan angin / angin

Savana : Tidak baku dari sabana

Sawala : Debat

Sehari : Sebahu, sebau, sehaluan, sepakat, sependirian, sepikiran dan seragam

Semenjana : Menengah, sedang yang biasa merujuk pada kasta

Sempena : Berkah (KBBI)

Senandika : Percakapan tokoh dengan dirinya sendiri

Sepai : Berpecah menjadi kecil dan berserak kemana-mana

Seracik : Seiris

Serendipiti : Menemukan sesuatu yanng menyenangkan saat tidak bermaksud mencarinya

Shyam : Kegelapan malam

Suar : Nyala api (cahaya) untuk tanda

Subtil : Halus, lembut

Sumarah : Menyerah pada keadaan, pasrah

Suryakanta : Kaca pembesar

Swakarya : Hasil karya sendiri

Swastaita : Matahari terbenam / sore hari

Swastamita  : Pemandangan indah matahari terbenam

T

Takaluf : Mengutamakan formalitas sampai menyulitkan diri sendiri

Taklif : Menyerahkan beban (tugas kewajiban) yang sangat berat

Terdayuh : Sedih

Tergamang : Merasa kesunyian

Teyan : Donasi / menyumbang

Tirta Airmata : Air kehidupan

U

Ufuk : Kaki langit 

Ugem : Berpegang (teguh) 

V

Visus : Ketajaman penglihatan / jernihnya pandangan (biasa digunakan dalam kedokteran) 

W

Wasana : Kekuatan bawa sadar yang memengaruhi karakter

Weharima : Kerja sama, gotong royong

Wekel : Rajin dan sunggguh-sungguh; tekun

Wiyata : Pengajaran / Pelajaran

Majas

Majas adalah salah satu bentuk gaya bahasa yang digunakan dalam kalimat agar semakin hidup dan menarik. Umumnya majas digunakan dalam penulisan karya sastra, baik lisan maupun tulisan.

Wie akan sepil beberapa jenis-jenis majas. Yub, karena majas itu banyak sekali jenisnya jadi yang dibawah ini 👇 Wie rangkum yang sering dipakai. Mungkin, bagi kakak-kakak yang penasaran dengan jenis-jenis majas lainnya. Boleh searching di google atau media lainnya.

Jenis-Jenis Majas

👑 Personifikasi

Majas personifikasi adalah salah satu gaya bahasa, yang menciptakan perumpamaan benda mati dengan sifat menyerupai manusia. Contoh majas personifikasi yang sering didengar misalnya “Angin, sampaikanlah salamku padanya."

👑 Metafora

Majas metafora adalah majas yang menggunakan perbandingan dua objek berbeda, namun memiliki kemiripan. Contoh majas metafora: Perusahaan itu bangkrut karena ulah tikus berdasi. Jangan sembarangan, kabarnya Agung Sejati itu keturunan darah biru.

👑 Hiperbola

Majas hiperbola adalah majas yang menggunakan ungkapan yang berlebihan dan tidak masuk akal. Contoh: Dentuman itu menggelegar membelah angkasa.

👑 Pleonasme

Majas pleonasme adalah majas yang menambahkan keterangan pada kalimat yang sudah jelas (sebenarnya tidak diperlukan). Contoh: Dia sudah turun ke bawah setengah jam yang lalu. Baru saja ia naik ke lantai atas.

👑 Paralelisme

Paralelisme adalah majas yang mengulang kata di setiap baris yang sama dalam satu bait di dalam penggunaan puisi. Contoh: Kau berkertas putih. Kau bertinta hitam.

👑 Repetisi

Majas repetisi adalah majas yang memuat pengulangan berkali-kali terhadap kata atau kelompok yang sama untuk menegaskan maksud atau tujuan dalam suatu kalimat. Contoh majas repetisi adalah sebagai berikut: Untuk mencapai cita-citamu itu, satu hal yang harus kau ingat adalah belajar, belajar, dan terus belajar.

👑 Sarkasme

Sarkasme dapat berupa penghinaan dan celaan yang mengekspresikan rasa kesal dan marah dengan menggunakan kata-kata kasar. Majas ini dapat melukai perasaan seseorang dengan kepahitan diksi yang digunakan dan hujatan yang getir. Contoh majas sarkasme: Putih benar wajahmu, sampai bisa disendoki bedaknya.

👑 Simile

Menurut KBBI, majas simile adalah pertautan yang membandingkan dua hal yang secara hakiki berbeda, tetapi kemudian dianggap mengandung arti yang hampir serupa, serta dinyatakan dengan eksplisit dengan menggunakan kata seperti, bagai, laksana, dan lain sebagainya. Contoh majas simile: membandingkan seorang wanita yang terlihat cantik, dengan keindahan pada bunga-bunga di taman.

👑 Satire

Majas satire adalah majas yang digunakan oleh si penulis untuk mengungkapkan atau menyampaikan kritikan, sindiran, gagasan atau penolakan kepada orang lain dengan cara yang lebih halus dan biasanya dibalut dengan komedi. Contoh majas satire: Hei, paru-parumu sekarang terbuat dari batu ya? Sudah sakit begini masih saja kau merokok!

👑 Metonimia

Majas metonimia adalah majas yang menggunakan merek dagang untuk menggambarkan suatu hal di dalam kalimat untuk menggantikan kata benda atau jasa yang digunakan. Contoh majas metonimia: Ayah selalu menikmati secangkir kapal api setiap pagi.

👑 Alegori

Majas alegori adalah majas yang menyatakan ungkapan kiasan atau penggambaran. Contoh: Hidup itu seperti roda berputar, kadang di atas, kadang pula di bawah.

 Demikian sharing dari Kak Erniuyati. Semoga bermanfaat dan teruslah untuk berkarya.

Salam sehat salam literasi.

Guunkidul, 4 September 2025

KEGIATAN KARANG PAMITRAN TINGKAT DAERAH TAHUN 2026

  KEGIATAN KARANG PAMITRAN TINGKAT DAERAH TAHUN 2026 Sabtu, 12 September 2026, kegiatan karang pamitran tingkat ...