Cari Blog Ini

Selasa, 10 Maret 2026

Jangan Putus Asa

Jangan Putus Asa
Penulis: Sumarjiyati
Di malam- ganjil pertama di bulan Ramadhan yaitu di malam ke 21 alhmdulilah seusai salat tarawih berjamaah di masjid saya langsung membaca Al-Quran. Ayat demi ayat di baca dengan penuh hikmat.
Ketenangan dapat saya rasakan. Seuntai doa saya panjatkan dengan khusuk. Betapa diri merasa begitu lemah kecil dan banyak kekurangan. Tiada daya dan kekuatan tanpa pertolongan Allah Swt. Sebagai manusia banyak hal yang ingin saya kerjakan terkadang waktu yang ada merasa sangat kurang. Kalau tidak bisa mengatur waktu dan memprioritaskan mana yang harus di selesaiakan terlebih dulu, maka kecemasan pun datang mengampiri.  Dan berkat pertolongan Allah lah saya bisa selesaikan semua. 

Bersyukur atas segala rahmad dan kasih sayangNya alhmdulilah badan sehat sehingga di beri kesempatan untuk berjumpa Ramadhan di sepuluh malam terakhir. Tak terasa puasa sudah memasuki hari ke 21. Malam yang kita nanti-nanti yaitu malam lailatul qodar yaitu malam yang lebih baik dari seribu bulan, siapa yang tak ingin berjumpa dengannya.  Pada malam ini malaikat turun ke bumi untuk turut mengamini doa-doa kita.

Setiap manusia tentu tak luput dari salah dan dosa. Begitu pula diri ini yang begitu lemah, kadang tak bersyukur dengan yang ada, kadang terlena dengan hal dunia dan banyak keslahan lainnya yang saya lakukan. Di kesempatan malam ini  alhmdulialh Allah memberikan kesempatan  untuk meminta, memohon dan memujiNya dan  lebih dekat padaNya dengan menyebut asma indah yang di miliki Allah Swt. Bismilah memohon dengan penuh harap agar Alalh memberikan  segala kasih sayang dan ampunanNya. 

Ramadhan mengingatkan kita bahwa pintu ampunanNya selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin kembali. Peebaiki langkah, kuatkan niat dan jangan menyerah karena selama kita mau kembali kepadaNya harapan dan rahmad Allah selalu menanti.
Ya Allah ya Rabb engkau maha pemaaf dan Engkau mencintai orang yang meminta maaf karenanya ya Rabb maafkanlah aku.

Day-17
#CHIRA

Minggu, 08 Maret 2026

Indah dengan Ahklak

Indah dengan Ahklak

Penulis: Sumarjiyati

Apa yang ada dalam hati akan terlintas dalam pikiran dan apa yang terlintas dalam pikiran akan terwujud dalam perbuatan. Di dalam hati yang baik maka akan tercermin sikap dan perbuatan yang baik pula. Terkadang kita suka berpikir, kok bis ya..sesorang melakukan itu? Kok tega ya.. sederet pertanyaan muncul jika kita tahu ada yang melakukna hal yang tak sewajarnya. 

Jangan heran karena semua perbuatan seseorang itu berawal dari hati dan pikiran masing-masing. Jika kita sibuk dengan pikiran negatif tentang orang lain, maka kapan kita akan sibuk dengan perilaku positif kita sendiri.

Sekarang berhenti untuk memikirkan dan menilai pebuatan orang lain yang tak sesuai dengan apa yang kita pikirkan. Sibukkan diri dengan hal positip dan tunjukkan pada sikap dna perilaku kita yang mulia. Ramadhan bukan tentang.  siapa Yang paling banyak terlihat banyak beribadah tapi tentang siapa yang paling lembut menjaga sikapnya.

Hilangkan sikap merasa diri lebih baik amal ibadahnya dari pada orang lain. Boleh jadi justru karena kita merasa paling baik ibadahnya, justru malah hilang nilai amal kebaikan kita karena diri berbangga hati atau ujub.
Puas Ramadhan mengajarkan kita untuk hidup sederhana dan tidak berlebih-lebihan termasuk dalam hal makan, pakain dan sikap.

Semoga puasa Ramadhan yang kita laksanakan di terima di sisiNya dan berdamapak positif pada diri kita. Salam sehat tetap semangat hingga kita bisa mencapai kemenangan. Aamiin

Day-14
#CHIRA2026

Jumat, 06 Maret 2026

Dekat dengan Al-Quran di Tengah Sibuknya Kehidupan

Dekat dengan Al-Quran di Tengah Sibuknya Kehidupan
Waktu bergulir seperti roda yang begitu cepat, seabrek aktivitas seolah membuat 24 jam waktu yang ada terasa masih kurang. Di awal waktu pagi di waktu sahur sederet agenda sudah tertata rapi. Satu persatu agenda di jalankan. Mulai dari rapikan rumah sebelum meninggalkan rumah untuk bekerja itu adalah hal rutin yang di jalankan, bahkan di luar agenda yang tertera. Rasanya masih mengganjal jika hal itu tidak di lakukan. Setelah subuh pun sebelum beraktivitas lainnya harus kita biasakan untuk membaca Al-Quran. Tidak harus banyak, karena amalan yang di cintai Allah adalah yang konsisten walaupun itu sedikit. Apalagi kita tahu di bulan penuh berkah ini setiap amal kebaikan akan di lipat gandakan pahalanya. Sayang jika kita hanya sekedarnya saja dalam beribadah atau berbuat kebaikan.

Al-Quran sebagai Cahaya kehidupan, dekat dengan Al-Quran akan membawa  kedamaian hati. Seberapun banyak pekerjaan atau sesibuk apapun aktivitas. Kita akan selalu mendapat ketenangan. Allah akan selalu membimbing langkah kita. Di siang hari setelah sebagian agenda telah di jalankan, ada waktu kita untuk istirahat. Tenaga dan pikiran yang kita curahkan harus kita istirahatkan jika ingin kerja kita tetap optimal dan berkah. Jangan memaksa diri untuk semua pekerjaan harus segera kelar. Diri dan tubuh kita butuh ruang dan waktu untuk bisa memulihkan tenaga dan pikiran. Nha bersama Al-Quran kita baca sebentar itu dapat me-refrees diri kita. 

Setelah badan dan pikiran merasa lebih nyaman, kita akan melanjutkan pekerjaan. Badan segar hati riang pekerjaan lancar. MasyaAllah betapa Allah sayang kepada kita yang selalu ingin mendekatNya. Limpahan Rahmad untuk kita manusia yang lemah perlu kita syukuri. Hal yang awalnya menumpuk di pikiran kita satu persatu bisa terurai dengan bimbinganNya. Terimaksih Ya Rabb… atas segala Rahmad dan kasihMu. 

Salam sehat salam Ramadhan selamat menyambut Nuzulul Quran, semoga kita senantiasa dekat dengan Al-Quran sehingga hidup kita  mendapatkan keberkahan hingga kita selamat sampai JannahNya. Aamiin


#CHIRA2026

Kamis, 29 Januari 2026

Siap Diri Menuju Pramuka Garuda

                                                           KARANG PAMITRAN

GERAKAN PRAMUKA KWARTIR RANTING PALIYAN

                                                                 Siap Diri Menuju  Pramuka Garuda




Kamis, 29 Januari 2026 Kwaran Ranting Paliyan melaksanakan kegiatan karang pamitran. Kegiatan ini  mengusung tema “Siap Diri Menuju Pramuka Garuda”. Karang Pamitran di ikuti 40 peserta 20 kamabigus dan 20 pembina  pramuka sekwaran Paliyan. Kegiatan di mulai di mulai pukul 07.30 sampai pukul 14,15 WIB. Acara di buka dengan berdoa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Ketua Kwaran Ranting Paliyan Kak Suradinyanto, S,Pd. MM dalam sambutanya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak serta merta , namun atas inisiatif dari bulan Desember ketika ada kunjungan dari pengurus Kwarcab ke Kwaran Paliyan.

Pramuka Garuda merupakan Impian besar bagi seluruh pengurus dan Pembina Pramuka Kwaran Paliyan. Sebagai bentuk semangat Kwaran paliyan telah membentuk grup menuju Pramuka Garuda. Ka Kwaran Paliyan juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kak Winarto yang telah memotivasi kepada seluruh Pembina dan pengurus Kwaran Paliyan, Ucapan terimaksih kepada seluruh Pembina Pramuka untuk semangatnya mengantarkan anggota baik siaga atau penggalang menuju Pramuka Garuda.

 


Kak Hanafiah selaku Korwil Bidik Kapanewon Paliyan menyampaikan apresiasi kepada Ka Kwaran dan juga para Pembina dan kamabigus  karena telah semangt mengikuti kegiatan Karang Pamitran ini. Hal ini dapat merupak ajang silaturahmi dan untuk mempererat  kekerabatan Pembina pramuka selain itu juga  sebagia wahana untyuk berbagi pengalaman, meningkatkan penmgetahuan, ketrampilan dan kecakapan sehingga para Pembina bisa memberikannya kepada anggota pramuka binaan masing-masing di gudepnya. Sehingga harapannya dapat bermanfaat untuk kegiatan kepramukaan. Yang terepenting juga dapat mengantarkan mencapai pramuka garuda.

 

 Materi pertama di sampaikan oleh Kak Winarto tentang Pencapaian Pramuka Garuda. Dalam materi ini Kak Win menyampaikan terkait dengan apa itu pramuka garuda? Bagaimana kita menyiapkan panggota pramuka sampai mencapai tingkatan tertinggi daalm pramuka yaitu Pramuka Garuda. Beliau juga berpesan untuk jangan pernah lelah berbuat baik. Semangat  dampingi anggota pramukannya hingga sampai pada Pramuka Garuda.

Materi SKU, SKK, SPG di sampaikan oleh narasumber kedua yaitu Kak Tri kundari. Beliau menyampaikan materi sangat berguna untuk bisa menganyarkan anggota ptamuka ke tingkatn tertinggi pramuka yaitu Pamuka garuda.

Angggota pramuka harus menyelesaikan SKU(syarat kecakpan umum dan SKK(syarat kecakapan khusus)  serta SPG (syarat Pramuka Garuda).

Mengapa SKU di gunakan sebagai syarat Pramuka Garuda, karena SKU merupakan kurikukum yang digunakan dalam kepramukaan yang mencakup kompetensi dasar. Ada lima  aspek dalam SKU yaitu Spiritual, Emosional, Sosial, Intelektual dam fisik. Terdapat 100 butir  untuk siaga yaitu siaga mula 34 siaga bantu  33 dan siaga tata 33. Setiap tingkatan di tandai dengan  TKU (Tanda Kecakapan Umum. Berupa satu dua tiga atau janur.

Bagaiman SKU bisa terlampau? Kita harus membuat pemetaan materi agar setiap semester bisa di programkan sehingga semua nbutir dalm SKU bisa terlampaui.

Sebagai Pembina kita harus berkolaborasi dengan wali  karena ada beberapa butir yang bisa terpenuhi jika kita pembina bisa berkolaborasi dangan  wali. Setelah tingakatan dalam siaga terlampaui maka harus ada pelanikan. Ketika ada pelantikan anggota pramuka, maka hal itu dapat memotivasi temannya agar bisa maju . Besar harapan kakak Pembina di Kawaran Paliyan

Selanjutnya  anggota pramuika harus menguasai 5 bidang dalam SKK.

Materi terakhir di sampaikan Kak Iriana terkait dengan materi Penyiapan Portofolio Pramuka

Garuda. Apa saja yang harus di isi dan di lenkapai di portopolio anggota pramuka. Mulai dari kartu anggota, surat keterangan. penomeran suarat serta dokumen-dokumen yang harus di lengkapi.

Alhamdulilah kegiatan Karang Pamitran di kwaran Paliyan berjalan dengan lancar. Semoga materi bermanfaat bagi pembina dan khususnya nanati dapat di terapakn kepada anggota.

Salam pramuka

Gunungkidul, 2026

 

Jangan Putus Asa

Jangan Putus Asa Penulis: Sumarjiyati Di malam- ganjil pertama di bulan Ramadhan yaitu di malam ke 21 alhmdulilah seusai salat t...